5 Fakta Terbaru Perang Paramiliter di Sudan Pecah, Ribuan WNI Terjebak

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 20 April 2023 | 09:04 WIB
5 Fakta Terbaru Perang Paramiliter di Sudan Pecah, Ribuan WNI Terjebak
5 Fakta Perang Paramiliter Sudan Pecah, Belasan WNI Dievakuasi (BBC)

Suara.com - Perang antara militer dan paramiliter Sudan kembali pecah pada Sabtu, (15/04/2023) lalu. Perang saudara ini berlangsung sampai Selasa, (18/04/2023) hingga akhirnya paramiliter Sudan atau Rapid Support Forces (RFS) melakukan gencatan senjata dimulai sejak Rabu, (19/04/2023) pada pukul 16.00 waktu setempat. 

Hingga kini, militer Sudan masih berstatus siaga perang karena sewaktu waktu paramiliter dapat kembali mengangkat senjata untuk berperang lagi. Konflik saudara di Sudan ini pun mendapat perhatian dari berbagai negara, terutama negara yang memiliki hubungan bilateral dengan Sudan termasuk Indonesia.

Pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia pun hingga kini masih berkoordinasi dengan KBRI Khartoum di Sudan untuk mengetahui kondisi para WNI yang berada di Sudan dan sekitarnya. Lalu, bagaimana keadaan di Sudan dan apa tindakan Kemenlu untuk mengatasinya? Simak inilah 5 fakta selengkapnya.

1. Korban jiwa mencapai 270 jiwa dan 2000 orang jadi korban luka-luka

Pertempuran antara militer dan pasukan RSF yang terjadi sejak hari Minggu lalu menyebabkan setidaknya 270 orang menjadi korban jiwa dan 2000 orang lainnya menjadi korban luka-luka. Berbagai rumah sakit di Sudan dan sekitarnya pun tidak berhenti menerima pasien akibat perang ini dan sebagian rumah sakit masih krisis alat bantu kesehatan.

2. WNI sudah dievakuasi sejak Minggu

Pasca serangan pertama antara militer dan paramiliter Sudan, pihak KBRI Khartoum pun langsung melakukan evakuasi kepada WNI yang masih berada di daerah konflik agar diamankan menuju KBRI Khartoum dan mendapatkan perlindungan sebagai WNI di tanah konflik.

Evakuasi pun dilakukan di tengah-tengah gemuruh perang dan berhasil menyelamatkan 15 orang WNI yang terdiri dari anak anak dan orang dewasa.

3. Ribuan WNI lain masih terjebak dan kekurangan logistik

baca juga

Namun, upaya evakuasi KBRI kepada WNI di Sudan hingga kini belum rampung. Pasalnya, pihak Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan mengungkap bahwa masih ada ratusan pelajar WNI dan ribuan WNI yang terjebak di kota Khartoum.

"Kondisi di sini serba ketakutan. Kalau jumlah ada 850 pelajar Indonesia dan total WNI disini hampir 1000 orang. Kebanyakan tinggal di Kota Khartoum," ungkap Presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan, Arya Kurniantoro saat dihubungi pada Rabu, (19/04/2023) kemarin.

Tak hanya terjebak di tengah peperangan, para anggota PPI pun mengalami kekurangan logistik sehingga harus saling bahu membahu mengirimkan kebutuhan ke kediaman masing-masing.

"Kami kekurangan logistik, kena mental karena teman-teman kondisinya takut semua mendengar banyak baku tembak. Akhirnya kami gotong royong mengantarkan logistik seadanya," ungkap Arya.

Arya berharap pihak KBRI dapat cepat tanggap menggali informasi keberadaan para WNI dan melakukan evakuasi.

4. Kemenlu klaim sudah amankan WNI di Sudan

Menanggapi WNI yang terjebak di Sudan, juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah mengungkap pihak Kemenlu sudah mendapatkan data akurat jumlah WNI yang terdata berada di Sudan dan mengklaim semua WNI sudah berada di tempat yang lebih aman di daerah konflik setelah beberapa dari mereka berhasil dievakuasi ke KBRI Khartoum.

"WNI yang terdata di KBRI ada 1.209 orang. Sejauh ini, mereka sudah aman dan dipindahkan ke tempat yang lebih safe, khususnya ke KBRI yang sekarang menjadi safe house para WNI" ungkap Teuku.

5. Bantuan logistik disalurkan kepada WNI

Tak hanya itu, Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia (BHI) Kemlu, Judha Nugraha mengungkap bahwa KBRI Khartoum juga telah mendistribusikan bantuan logistik kepada para WNI yang terjebak di tengah perant.

"Bantuan logistik disalurkan kepada sekitar 200 WNI yang terdampak perang. Mayoritas dari mereka berstatus mahasiswa dan pekerja migran dari Indonesia," kata Judha dalam keterangannya pada Rabu, (19/04/2023) lalu.

Hingga kini, pihak Kemenlu RI masih berkoordinasi dengan KBRI Khartoum demi memastikan semua WNI dalam keadaan aman selama gencatan senjata.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Jokowi Marah Besar, Semua Anggota PDIP Terlibat Korupsi Rp 349 Triliun, Benarkah?

CEK FAKTA: Jokowi Marah Besar, Semua Anggota PDIP Terlibat Korupsi Rp 349 Triliun, Benarkah?

News | Kamis, 20 April 2023 | 08:08 WIB

CEK FAKTA: Sosok Ini Bongkar, Venna Melinda Cuma Akting!

CEK FAKTA: Sosok Ini Bongkar, Venna Melinda Cuma Akting!

Metro | Kamis, 20 April 2023 | 07:52 WIB

CEK FAKTA: Pemain Sepak Bola Calon Naturalisasi Justin Hubner Mengubah Keputusan, Sekarang Mau Masuk Timnas Indonesia

CEK FAKTA: Pemain Sepak Bola Calon Naturalisasi Justin Hubner Mengubah Keputusan, Sekarang Mau Masuk Timnas Indonesia

Metro | Kamis, 20 April 2023 | 07:26 WIB

CEK FAKTA: Istri Pedangdut Kondang Meninggal Dunia, Alami Kecelakaan Tragis saat Mudik Lebaran

CEK FAKTA: Istri Pedangdut Kondang Meninggal Dunia, Alami Kecelakaan Tragis saat Mudik Lebaran

Metro | Kamis, 20 April 2023 | 05:47 WIB

CEK FAKTA: Bos Persib Bandung Sebut Persija Lawan yang Lemah

CEK FAKTA: Bos Persib Bandung Sebut Persija Lawan yang Lemah

Bola | Rabu, 19 April 2023 | 20:32 WIB

CEK FAKTA: Kabar Tokoh Pendidikan Prof Arief Rachman Wafat

CEK FAKTA: Kabar Tokoh Pendidikan Prof Arief Rachman Wafat

News | Rabu, 19 April 2023 | 19:25 WIB

Terkini

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:18 WIB

Urutan Pakai Herborist Rose Sleeping Mask untuk Kulit Kering, Perlukah Moisturizer?

Urutan Pakai Herborist Rose Sleeping Mask untuk Kulit Kering, Perlukah Moisturizer?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:16 WIB

GIIAS Semarang Kenalkan Ragam Teknologi Mobil Listrik, Changan Bawa BEV dan REEV

GIIAS Semarang Kenalkan Ragam Teknologi Mobil Listrik, Changan Bawa BEV dan REEV

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 18:16 WIB

×