Pelaku Penembakan Kantor MUI Tewas, Mustopa Pernah Mengaku Wakil Nabi dan Digebukin Satpol PP

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 02 Mei 2023 | 15:08 WIB
Pelaku Penembakan Kantor MUI Tewas, Mustopa Pernah Mengaku Wakil Nabi dan Digebukin Satpol PP
Suasana di TKP usai terjadinya penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta, Selasa (2/5/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Polisi telah mengungkap pelaku penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) bernama Mustopa, warga Desa Sukajaya, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Pelaku yang telah tewas itu berusia sekitar 60 tahun.

"Identitas pelakun sudah ada, inisialnya M (Mustopa). (Usia) Sekitar 60-an. KTP Lampung," ujar Komarudin di kantor MUI Pusat, Selasa (2/5/2023).

Sebelum ditangkap dengan keadaan tewas, Mustopa juga sebelumnya bikin geger karena mengaku sebagai nabi mewakili Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, seperti disadur dari lampung.suara.com - jaringan Suara.com, Mustopa pernah ditangkap aparat kepolisian Polsek Telukbetung Selatan karena memecahkan kaca ruangan Ketua DPRD Lampung pada 2016.

Aksi Mustopa memecahkan kaca ruangan Ketua DPRD Lampung itu diketahui petugas Satpol PP yang sedang jaga. Alhasil Mustopa babak belur dipukuli petugas Satpol PP.

Alasan Mustopa bertindak nekat karena keinginannya menyampaikan dirinya sebagai wakil Nabi Muhammad SAW tidak ditanggapi.

Saat itu ia menganggap dirinya wakil Nabi Muhammad SAW setelah mengklaim bertemu Rasulullah SAW di dalam mimpi di tahun 1982. Dalam mimpi itu, Nabi Muhammad SAW mengajarkannya mengaji.

Mustopa sempat mendatangi Kantor MUI Pesawaran menyampaikan bahwa dirinya adalah pengganti Nabi Muhammad SAW. Reaksi MUI ketika itu marah dan tidak percaya dengan perkataan Mustopa.

Tak berhenti sampai di situ, Mustopa pernah mendatangi kantor media massa meminta disiarkan bahwa dirinya adalah wakil Nabi Muhammad SAW. Namun keinginan Mustopa tidak digubris.

baca juga

Pelaku Meninggal

Sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin menyebut terduga pelaku penembakan di Kantor MUI telah tewas. Namun, motif hingga kronologis pasti daripada kejadian ini masih didalami.

"Pelaku sudah meninggal," kata Komarudin kepada wartawan, Selasa (2/5/2023).

Berdasar informasi awal, kata Komarudin, peristiwa penembakan ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Kekinian penyidik tengah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP dan memeriksa saksi-saksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Temukan Obat-obatan di Tas Penembak Kantor MUI yang Meninggal Saat Diringkus

Polisi Temukan Obat-obatan di Tas Penembak Kantor MUI yang Meninggal Saat Diringkus

News | Selasa, 02 Mei 2023 | 15:02 WIB

Sebelum Beraksi, Pelaku Penembakan Kantor MUI Sudah Pernah Tebar Ancaman

Sebelum Beraksi, Pelaku Penembakan Kantor MUI Sudah Pernah Tebar Ancaman

News | Selasa, 02 Mei 2023 | 14:52 WIB

Polisi Beberkan Pelaku Penembakan Kantor MUI; Inisial M, Usia 60 Tahunan, KTP Lampung

Polisi Beberkan Pelaku Penembakan Kantor MUI; Inisial M, Usia 60 Tahunan, KTP Lampung

News | Selasa, 02 Mei 2023 | 14:48 WIB

Aksi Koboy di Kantor MUI: Anggota DPR Duga Ada Upaya Rusak Kondusivitas Jelang Pilpres 2024

Aksi Koboy di Kantor MUI: Anggota DPR Duga Ada Upaya Rusak Kondusivitas Jelang Pilpres 2024

Linimasa | Selasa, 02 Mei 2023 | 14:47 WIB

Netizen Soroti Pria Bawa Penggaruk Air saat Pelaku Penembakan Kantor MUI Diringkus Polisi

Netizen Soroti Pria Bawa Penggaruk Air saat Pelaku Penembakan Kantor MUI Diringkus Polisi

Tasikmalaya | Selasa, 02 Mei 2023 | 14:40 WIB

Terkini

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 07:34 WIB

×