Kejanggalan Pelaku Penembakan Kantor MUI: Ada Transaksi Ratusan Juta di Rekeningnya

Ruth Meliana | Suara.com

Jum'at, 05 Mei 2023 | 16:09 WIB
Kejanggalan Pelaku Penembakan Kantor MUI: Ada Transaksi Ratusan Juta di Rekeningnya
Mustopa, pelaku penembakan kantor MUI dinyatakan meninggal dunia usai melakukan aksinya. (Dok. Ist)

Suara.com - Kejanggalan pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (2/5/2023) lalu mulai terendus. Diketahui pelaku yang bernama Mustopa itu meninggal dunia setelah melakukan aksinya.

Pelaku asal Lampung itu mendadak pingsan saat petugas berusaha melumpuhkannya. Ia kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah Mustopa kini masih ditangani oleh pihak Kepolisian Polres Jakarta Pusat untuk diotopsi. 

Polisi pun menemukan sejumlah fakta dan kejanggalan dari riwayat hidup Mustopa. Lalu, apa saja kejanggalan tersebut? Simak inilah selengkapnya.

Pernah jadi residivis

Polisi pun berhasil mendapatkan data-data soal Mustopa. Sosoknya ternyata pernah menjadi residivis di Lampung pada tahun 2016 karena merusak kantor Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung.

Hal ini pun memunculkan pertanyaan alasan Mustopa bisa bebas dari jeratan penjara usai melakukan tindak pidana. 

Sempat kirim surat ke Ketua MUI dan ngaku sebagai nabi

Tak hanya itu, MUI mengatakan bahwa Mustopa sempat mengirimkan surat ke Ketua MUI Pusat dan mengaku sebagai "orang yang diutus" atau nabi.

Namun, surat ini tidak begitu ditanggapi karena dianggap hanya surat "kaleng" dari orang yang iseng. 

Isi suratnya minta dipenjara seumur hidup

Usai penembakan terjadi, polisi pun menemukan sepucuk surat yang diduga ditulis oleh Mustopa. Di dalam surat tersebut, Mustipa meminta agar dirinya dipenjara seumur hidup atau dihukum mati jika keinginannya tak dapat terwujud.

Ada transaksi ratusan juta di rekening Mustopa

Penyelidikan pun juga dilakukan oleh PPATK yang memiliki hak untuk mengecek transaksi di rekening seseorang. Faktanya, ada transaksi hingga Rp 800 juta yang terjadi di rekening Mustopa.

Kejanggalan ini pun diungkap Ketua Kelompok Humas, M Natsir. Ia pun mengaku profesi Mustopa yang diketahui sebagai petani biasa membuat pihak PPATK curiga akan keberadaan dan asal uang sebesar Rp 800 juta ini.

"Kalau kita sesuaikan dengan profilnya, tidak sesuai ya (harta dan profesinya)" ungkap M Natsir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Sebut Mutasi Rp 800 Juta Rekening Mustopa NR dari Anak yang Kerja di Luar Negeri

Istri Sebut Mutasi Rp 800 Juta Rekening Mustopa NR dari Anak yang Kerja di Luar Negeri

Video | Jum'at, 05 Mei 2023 | 15:30 WIB

5 Fakta Transaksi Janggal Rp800 Juta Mustopa NR, Istri Bantah Uang Haram

5 Fakta Transaksi Janggal Rp800 Juta Mustopa NR, Istri Bantah Uang Haram

Bisnis | Jum'at, 05 Mei 2023 | 15:45 WIB

Istri Mustopa Ungkap Mutasi Rp 800 Juta di Rekening Suaminya Bersumber dari Tiga Anaknya yang Bekerja di Luar Negeri

Istri Mustopa Ungkap Mutasi Rp 800 Juta di Rekening Suaminya Bersumber dari Tiga Anaknya yang Bekerja di Luar Negeri

News | Jum'at, 05 Mei 2023 | 14:30 WIB

Gede Banget! PPATK Ungkap Jumlah Rekening Milik Tersangka Penembakan Kantor Pusat MUI, Berapa Nilainya?

Gede Banget! PPATK Ungkap Jumlah Rekening Milik Tersangka Penembakan Kantor Pusat MUI, Berapa Nilainya?

| Jum'at, 05 Mei 2023 | 12:45 WIB

Kasus Penembakan Kantor MUI Polisi Periksa 19 Saksi, Diantaranya dari Keluarga Mustopa

Kasus Penembakan Kantor MUI Polisi Periksa 19 Saksi, Diantaranya dari Keluarga Mustopa

Video | Jum'at, 05 Mei 2023 | 08:00 WIB

Penembakan di MUI, Komisi III: Usut Tuntas dan Percayakan Pada Kepolisian

Penembakan di MUI, Komisi III: Usut Tuntas dan Percayakan Pada Kepolisian

DPR | Jum'at, 05 Mei 2023 | 14:15 WIB

Terkini

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:33 WIB

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:23 WIB

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:04 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB