Di Hadapan Kader PDIP Sumsel, Ganjar Cerita Elektabilitas Rendah Bisa Menang di Pilkada Jateng

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 20 Mei 2023 | 17:39 WIB
Di Hadapan Kader PDIP Sumsel, Ganjar Cerita Elektabilitas Rendah Bisa Menang di Pilkada Jateng
Capres dari PDIP Ganjar Pranowo. (Foto dok. PDIP)

Suara.com - Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, bercerita soal bagaimana dirinya sebagai seseorang yang tak diperhitungkan saat Pilkada Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Ganjar dalam acara Konsolidasi PDIP Sumsel Pemenangan Pilpres 2024 bersama Ganjar Pranowo di GOR Dempo Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (20/5/2023)

Awalnya ia menyampaikan terima kasihnya usai mendapatkan tugas dan ditunjuk sebagai bakal calon presiden dari PDIP oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurutnya, setiap tugas yang diberikan oleh partai adalah ujian apakah kader benar-benar menjalankannya secara serius atau tidak.

"Maka izinkan dalam kesempatan ini kami ucapkan terima kasih kepada ketum kita ibu Megawati yang memberikan kesempatan penugasan kepada saya untuk menjadi capres dari PDIP," kata Ganjar.

Ia mengatakan, penugasannya sebagai bacapres bukan tugas yang mudah. Maka ia mengajak seluruh kader PDIP yang hadir agar berjalan bersama memenangkan dirinya di Pilpres 2024.

Ganjar lantas bercerita bagaimana ketika dirinya mendapatkan penugasan maju di Pilkada Jawa Tengah sebagai calon gubernur. Ia mengaku sama sekali tak bermimpi, terlebih kala itu Ganjar sedang menyiapkan diri untuk maju lagi sebagai calon anggota DPR.

Menurutnya, kala itu hanya memiliki modal elektabilitas yang rendah. Apalagi harus menghadapi incumbent purnawirawan TNI Bibit Waluyo.

"Tiba-tiba secara mendadak kami ditugaskan, saya ditugaskan untuk maju pemilihan gubernur di Jawa Tengah. Tahu nggak? Saat itu popularitas saya hanya 7 persen, elektabilitas saya hanya 3 persen. Dan harus men-challenge (menantang) seorang imcumbent yang punya pengalaman menjadi pangkostrad bintangnya tiga, incumbent,” tuturnya.

Meski menantang, Ganjar akhirnya dapat menang di Pilkada Jateng. Menuruynya semua itu berkat gotong royong dan kekompakan kader PDIP dan pendukungnya.

"Kalau saat itu PDI Perjuangan Jateng tidak kompak, tidak ada satupun rumus kemenangan itu,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia pun menyampaikan terima kasihnya terhadap sejumlah tokoh elit PDIP lainnya.

"Terima kasih saya berikutnya, saya belum lupa, pada saat mau diwawancara sama ibu, saya digandeng oleh seseorang, namanya Prananda Prabowo. Saya dirangkul, digeret masuk duduk di dalam, yang di dalamnya sudah komplit ada Ibu Mega, ada (Alm) Mas Tjahjo (mantan Sekjen PDIP), dan ada Mas Prananda. Ada kami diskusi pada saat itu. Oke kamu sosialisasi, tapi menunggu keputusan dari saya. Saya katakan ‘siap bu’,” tuturnya.

"Dan pada saat kami sosialisasi, kemudian terakhir agendanya diketok bahwa saya direkomendasi (jadi cagub Jateng). Di ruangan tadi ada satu orang, dan itu menjadi panglima tempur. Dan sosok ini darahnya juga dari bumi Sriwijaya, Palembang, yakni Mbak Puan Maharani," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ganjar juga menceritakan soal bagaimana kenanagannya bersama almarhum Taufiq Kiemas. Ganjar mengaku kerap kali dimarahi ketika bertemu dengan almarhum.

Namun Ganjar meyakini apa yang dilakukan oleh Taufiq Kiemas telah membentuk mentalnya. Dan akhirnya bisa memenangkan pertarungan sebagai underdog tersebut. Adapun hal itu menjadi kenanangan terakhir Ganjar bersama Taufiq Kiemas.

"Begitu saya direkomendasi, kami bertempur, kami menang, pertama yang saya lapori adalah Bapak Taufiq Kiemas," kata Ganjar.

"Njar, sini Njar. (Lalu Alm Taufiq berkata kepada wartawan) hai para wartawan, anak ini, dulu waktu mau maju (Pilgub Jateng), underdog dan dia bisa memenangkan. Begitu kata beliau. Wah saya dipeluk sama beliau dan saya diajak pesta makan nasi bungkus di ruang kerjanya. Itu luar biasa. Setelah itu kami berbincang dan saya dipeluk-peluk lalu saya difoto. Difotonya bertiga, ada Mas Taufiq, ada saya, ada mbak Puan," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

VIDEO! Bendera Israel Sengaja Dikibarkan Sambut 'Kampanye' Ganjar Pranowo di Manado, Pendukung Prabowo Subianto Beri Pujian

VIDEO! Bendera Israel Sengaja Dikibarkan Sambut 'Kampanye' Ganjar Pranowo di Manado, Pendukung Prabowo Subianto Beri Pujian

| Sabtu, 20 Mei 2023 | 17:18 WIB

Kaget, Relawan Jokowi dan Gibran Malah Gukung Prabowo Bukan Ganjar Pranowo

Kaget, Relawan Jokowi dan Gibran Malah Gukung Prabowo Bukan Ganjar Pranowo

| Sabtu, 20 Mei 2023 | 17:15 WIB

Elite PDIP Minta Kader Banteng Sumsel Ikuti Instruksi Megawati, Menangkan Ganjar Pranowo di Pilpres

Elite PDIP Minta Kader Banteng Sumsel Ikuti Instruksi Megawati, Menangkan Ganjar Pranowo di Pilpres

News | Sabtu, 20 Mei 2023 | 16:49 WIB

Disebut Pemberontak hingga Gembosi PDIP Usai Relawannya Dukung Prabowo Subianto, Gibran: Maaf Saya Salah

Disebut Pemberontak hingga Gembosi PDIP Usai Relawannya Dukung Prabowo Subianto, Gibran: Maaf Saya Salah

| Sabtu, 20 Mei 2023 | 16:47 WIB

Ganjar Pranowo Ngaku Suka Nonton Film Porno, Bahaya Nggak Sih Sebenarnya untuk Pria Dewasa?

Ganjar Pranowo Ngaku Suka Nonton Film Porno, Bahaya Nggak Sih Sebenarnya untuk Pria Dewasa?

Lifestyle | Sabtu, 20 Mei 2023 | 16:55 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB