Api Abadi Mrapen, Ini Fakta Unik dan Kaitannya dengan Upacara Waisak 2023

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 02 Juni 2023 | 14:59 WIB
Api Abadi Mrapen, Ini Fakta Unik dan Kaitannya dengan Upacara Waisak 2023
Api Abadi Mrapen/jatengnyamleng.com

Suara.com - Api Abadi Mrapen, menjadi salah satu daya tarik wisata yang sarat dengan makna dan mitos yang ada di area Grobogan, Jawa Tengah. Pembahasan mengenai api abadi ini menjadi hangat karena dalam rangka perayaan Waisak, umat Buddha di Jawa Tengah mengambil api dari sumber ini.

Nah untuk mengenalnya lebih dekat, bahasan terkait fakta menarik, asal-usul, serta kaitannya dengan upacara Waisak dapat Anda lihat di artikel singkat berikut ini.

Fakta Menarik Api Abadi Mrapen

Anggota BPBD mengecek kondisi situs Api Abadi Mrapen yang padam di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (2/10/2020). [ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho]
Anggota BPBD mengecek kondisi situs Api Abadi Mrapen yang padam di Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (2/10/2020). [ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho]

Ada beberapa fakta menarik yang layak Anda ketahui terkait Api Abadi Mrapen ini.

  • Sumber obor pagelaran olahraga. Api abadi ini sering digunakan dalam kegiatan olahraga baik nasional maupun internasional. Misalnya saja seperti Pesta Olahraga Internasional Ganefo I tahun 1963, kemudian ASIAN Games 2018, hingga Pekan Olahraga Nasional.
  • Legenda kemunculannya, dikabarkan berasal dari tongkat Sunan Kalijaga yang ditancapkan ke tanah saat beliau mencari sumber air untuk prajuritnya. Alih-alih air jernih, justru mengeluarkan api dari bekas tancapan tersebut.
  • Lokasinya dekat dengan kolam air hangat. Tidak jauh dari titik api abadi ini terdapat kolam air hangat yang selalu mengeluarkan gelembung seperti air mendidih. Kolam ini disebut dengan Sendang Dudo.
  • Padam total pada tahun 2020 lalu. Api ini padam pada Minggu, 4 Oktober 2020 lalu untuk pertama kalinya dalam sejarah.
  • Digunakan oleh umat Buddha dalam rangka upacara hari raya Waisak setiap tahun. Akan dilakukan prosesi pengambilan api di sini, dan kemudian disemayamkan di Candi Mendut.

Asal-Usul dari Api Abadi Ini

Jika berbicara mengenai asal-usul dari Api Abadi Mrapen ini, dapat dilihat pada salah satu fakta menarik di atas, yakni terkait dengan Sunan Kalijaga. Dipercaya, sumber api ini muncul ketika Sunan Kalijaga beserta rombongan beristirahat di sebuah tempat yang kini disebut dengan Desa Manggarmas.

Di sana beliau menancapkan tongkatnya untuk mencari sumber mata air agar dapat digunakan oleh rombongan yang dibawanya. Alih-alih mendapatkan mata air, Sunan Kalijaga justru mendapati api membuncah dari bekas tusukan tongkatnya.

Baru kemudian di bekas tusukan ke dua di tanah, air jernih muncul, dan kini dikenal sebagai Sendang Dudo.

Kegunaannya untuk Upacara Waisak

Sejumlah perwakilan umat Budha mengambil Api Dhamma menggunakan obor dari sumber Api Abadi Mrapen, di desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (27/5).
Sejumlah perwakilan umat Budha mengambil Api Dhamma menggunakan obor dari sumber Api Abadi Mrapen, di desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (27/5).

Dalam upacara Waisak, umat Buddha akan mengambil Api Dharma yang diperlukan dalam prosesnya. Diketahui dalam ritual ini ritual Puja Bakti akan dilaksanakan oleh masing-masing Majelis Agama Buddha, dan sejumlah Bhikkhu akan menyalakan lilin lima warna di latar yang masing-masing melambangkan nilai tertentu.

Setelah itu Api Abadi Mrapen akan diambil menggunakan obor, dan dibawa dengan mobil bak terbuka untuk disemayamkan di Candi Mendut.

Itu tadi sekilas mengenai Api Abadi Mrapen. Semoga berguna untuk Anda, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa itu Api Dharma Waisak? Api Abadi dari Mrapen Grobogan bagi Umat Buddha

Apa itu Api Dharma Waisak? Api Abadi dari Mrapen Grobogan bagi Umat Buddha

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 14:40 WIB

Mengenal Apa Itu Pindapatta, Tradisi Menjelang Waisak 2023

Mengenal Apa Itu Pindapatta, Tradisi Menjelang Waisak 2023

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 14:33 WIB

Diskon Tempat Liburan Selama Bulan Juni, Cocok Untuk Long Weekend

Diskon Tempat Liburan Selama Bulan Juni, Cocok Untuk Long Weekend

| Jum'at, 02 Juni 2023 | 13:44 WIB

Link Live Streaming Pengambilan Api Dharma Waisak 2023 Mrapen Grobogan

Link Live Streaming Pengambilan Api Dharma Waisak 2023 Mrapen Grobogan

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 10:29 WIB

Apakah Tanggal 2 Juni Libur atau Cuti Bersama? Cek Aturan Pemerintah dan Instansi Swasta

Apakah Tanggal 2 Juni Libur atau Cuti Bersama? Cek Aturan Pemerintah dan Instansi Swasta

News | Jum'at, 02 Juni 2023 | 09:56 WIB

Terkini

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:58 WIB

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:48 WIB

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:33 WIB

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:23 WIB

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:04 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB