Profil PSHT: Organisasi Silat yang Terlibat Tawuran di Tamsis Jogja

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 05 Juni 2023 | 16:56 WIB
Profil PSHT: Organisasi Silat yang Terlibat Tawuran di Tamsis Jogja
Ilustrasi PSHT - Profil PSHT: Organisasi Silat yang Terlibat Tawuran di Tamsis Jogja (pexels)

Suara.com - Nama organisasi PSHT tentu tidak lagi asing di telinga Anda. Persaudaraan Setia Hati Terate kembali menjadi sorotan usai terjadinya aksi bentrok di Jalan Tamansiswa, Kemanten Umbulharjo, Yogyakarta. Sekilas mengenai profil PSHT Jogja bisa Anda cermati di artikel ini.

Secara organisasional, PSHT sendiri merupakan bagian dari Ikatan Pencak Silat Seluruh indonesia atau IPSI. Telah berdiri sejak tahun 1922, berikut penjelasan mengenai profil terkait dengan organisasi yang cukup terkenal ini.

Profil PSHT Jogja

Berdiri sejak tahun 1922, organisasi ini diinisiasi oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo, yang merupakan murid dari Ki Ageng Surodiwiryo. Yang belakangan disebut adalah pendiri Persaudaraan Setia Hati di Winongo, Madiun.

Perguruan pencak silat ini memiliki lebih dari 7 juta anggota, dan tersebar di 236 kabupaten dan kota di seluruh indonesia. Anggota dari PSHT kemudian disebut dengan ‘warga’, sehingga cukup mudah dikenali ketika organisasi ini melakukan aktivitas di sebuah daerah.

Anggota dari PSHT kemudian diajarkan ilmu bela diri, serta kerohanian atau budi luhur. Dilansir dari situs resmi PSHT, setidaknya terdapat tiga ajaran yang berkaitan dengan hati, serta hubungan kepada sesama manusia dan Tuhan.

Ketiga ajaran tersebut adalah sebagai berikut:

1. Ajaran Setia Hati

Ajaran ini terkait dengan upaya mendekatkan hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam semesta.

baca juga

2. Ajaran Budi Luhur

Ajaran ini diarahkan untuk mengembangkan perpaduan kekuatan pikiran, perasaan, dan tekad setiap siswa maupun warga agar mampu memberikan manfaat yang lebih baik lagi keluarga dan masyarakat dari keluhuran budi pekertinya.

3. Gerakan Budi Luhur

Pada ajaran ini, PSHT terus berupaya ikut ‘memayu hayuning bawono’  dalam upaya mewujudkan masyarakat nyaman, adil, makmur, dan sejahtera lahir batin.

Kontroversi yang Dibuat

PSHT terlibat tawuran dengan kelompok suporter PSIM, Brajamusti di Jalan Tamansiswa, Yogyakarta pada Minggu (4/6/2023) malam. Insiden tersebut membuat kawasan ramai wisatawan itu mencekam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tawuran Pecah di Jalan Tamansiswa, Pedagang Pentol Santai Layani Pembeli jadi Sorotan

Tawuran Pecah di Jalan Tamansiswa, Pedagang Pentol Santai Layani Pembeli jadi Sorotan

Joglo | Senin, 05 Juni 2023 | 16:12 WIB

6 Fakta Tawuran Antarkelompok di Jogja, Warga Was-was

6 Fakta Tawuran Antarkelompok di Jogja, Warga Was-was

News | Senin, 05 Juni 2023 | 15:55 WIB

Tawuran Antarkelompok, Koleksi Bersejarah Museum Tamansiswa Dirusak Massa

Tawuran Antarkelompok, Koleksi Bersejarah Museum Tamansiswa Dirusak Massa

Jogja | Senin, 05 Juni 2023 | 15:55 WIB

Insiden Tawuran di Jalan Tamansiswa Kota Jogja, PSHT dan Brajamusti Minta Maaf

Insiden Tawuran di Jalan Tamansiswa Kota Jogja, PSHT dan Brajamusti Minta Maaf

Jogja | Senin, 05 Juni 2023 | 14:40 WIB

Buntut Tawuran di Jalan Tamansiswa Kota Jogja, 352 Orang dari Luar Jogja dan sekitarnya Diamankan

Buntut Tawuran di Jalan Tamansiswa Kota Jogja, 352 Orang dari Luar Jogja dan sekitarnya Diamankan

Jogja | Senin, 05 Juni 2023 | 14:15 WIB

Polisi Sebut Tak Ada Korban Jiwa saat Tawuran di Kota Yogyakarta, Baru Sembilan Orang Dilaporkan Luka-luka

Polisi Sebut Tak Ada Korban Jiwa saat Tawuran di Kota Yogyakarta, Baru Sembilan Orang Dilaporkan Luka-luka

Jogja | Senin, 05 Juni 2023 | 13:25 WIB

Terkini

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

×