Kisah 4 Anak Korban Pesawat Jatuh Ditemukan Selamat di Hutan Amazon, Bertahan Hidup 40 Hari

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 13 Juni 2023 | 10:51 WIB
Kisah 4 Anak Korban Pesawat Jatuh Ditemukan Selamat di Hutan Amazon, Bertahan Hidup 40 Hari
Ilustrasi Hutan Amazon (unsplash)

Suara.com - Kasus kecelakaan pesawat Cessna yang terjadi pada Senin, 1 Mei 2023 di daerah Hutan Amazon, sekitaran Kolombia Selatan kini membawa kabar baik. Sebanyak 4 orang anak yang menjadi korban dalam kecelakaan ini ditemukan selamat oleh tentara Kolombia di tengah hutan Amazon pada Jumat, (09/06/2023) kemarin.

Meskipun berada di tengah hutan dan minimnya pasokan makanan, namun anak-anak ini berhasil bertahan hidup hingga 40 hari lamanya. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana cara mereka bertahan hidup? Simak inilah 6 fakta selengkapnya.

1. Sang ibu sempat hidup 4 hari

Kejadian kecelakaan pesawat ini bermula ketika seorang wanita bernama Magdalena yang diketahui merupakan ibu dari 4 orang anak ini menumpang pesawat Cessna menuju San Jose del Guaviare, sebuah kota di Kolombia dari kampung halaman mereka di Araracuara, Kolombia Selatan.

Namun, pesawat tersebut mengalami kecelakaan pada Senin, (1/5/2023) dini hari. Pesawat yang ditumpangi 7 orang penumpang, termasuk 4 anak Magdalena ini pun terjatuh. Magdalena sempat hidup selama 4 hari pasca kecelakaan sebelum akhirnya meninggal dunia.

"Putri saya memberi tahu saya bahwa ibu mereka masih hidup selama empat hari pasca kecelakaan” ungkap Ranoque, suami dari Magdalena melalui keterangannya.

2. Magdalena tinggalkan pesan haru

Sebelum meninggal dunia, Magdalena pun sempat menyampaikan pesan haru kepada anak-anaknya melalui anak pertamanya Lesly Jacobo (13).

"Sebelum dia (Magdalena) meninggal, dia sempat berkata kepada anak-anak 'Kalian harus pergi (menyelamatkan diri). Kalian akan melihat pria seperti apa ayahmu dan dia akan menunjukkan cinta besar yang sama seperti yang telah aku tunjukkan padamu' begitu katanya," berikut pesan Magdalena yang disampaikan kepada anak anaknya melalui anak pertamanya, 

baca juga

3. Makan tepung singkong 

Kecelakaan pesawat di medan yang sulit dijangkau ini membuat emoat anak bernama Lesly Jacobo (13), Solecni Ranoque (9), Tien Noriel Ronoque (4), serta Christian Neryman ini harus berjuang untuk bertahan hidup.

Selama 40 hari tersebut, keempatnya berusaha memakan tepung singkong kasar yang memang dibawa sang ibu dari desa mereka ke kota tujuan mereka. Mereka yang berasal dari desa di hutan Amazon tersebut sudah memahami daerah tersebut, namun keterbatasan mereka membuat mereka sulit menemukan makanan.

4. Pemerintah Kolombia turunkan ratusan tim penyelamat

Usai insiden kecelakaan pesawat ini, pemerintah Kolombia langsung menerjunkan tim penyelamat yang terdiri dari 160 orang tentara serta 70 orang penduduk untuk mencari jejak korban kecelakaan pesawat ini.

Namun, para tim penyelamat kesulitan menemukan koordinat jatuhnya pesawat ini karena medan yang dihadapi adalah medan terjal dan hutan liar sehingga sulit dijangkau. Mereka sempat menyebarkan ribuan kertas di berbagai titik hutan untuk memberikan petunjuk kepada korban selamat.

5. Ditemukan bersama 3 jasad lain

Setelah 40 hari pencarian, tentara Kolombia pun menemukan titik terang dari penyelamatan korban selamat ini. Mereka berhasil menemukan koordinat tempat 4 anak ini berlindung pada Jumat, (09/06/2023) lalu.

Petugas ini pun langsung menurunkan personel dan menyelamatkan 4 anak yang menjadi korban ini. Mereka pun ditemukan bersama 3 jasad lainnya, yaitu ibu mereka, sang pilot, dan seorang tokoh lainnya.

6. Dilarikan ke rumah sakit ibu  kota

Penyelamatan ini pun berlangsung dramatis. Helikopter penyelamat 4 orang anak dan membawa 3 jasad penumpang lain ini pun akhirnya berhasil menerbangkan para korban ke rumah sakit ibukota di Bogota, Kolombia untuk memberikan perawatan intensif ke korban selamat.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mukjizat! Pesawatnya Jatuh, 4 Anak Ini Bertahan Hidup 40 Hari di Hutan Amazon

Mukjizat! Pesawatnya Jatuh, 4 Anak Ini Bertahan Hidup 40 Hari di Hutan Amazon

Video | Senin, 12 Juni 2023 | 20:40 WIB

Ajaib! Pesawat Jatuh, 4 Anak Bertahan Hidup 40 Hari di Hutan Amazon, Pilot-Sang Ibu Tewas

Ajaib! Pesawat Jatuh, 4 Anak Bertahan Hidup 40 Hari di Hutan Amazon, Pilot-Sang Ibu Tewas

Denpasar | Minggu, 11 Juni 2023 | 20:12 WIB

TNI AD Investigasi Penyebab Jatuhnya Helikopter di Ciwidey Bandung

TNI AD Investigasi Penyebab Jatuhnya Helikopter di Ciwidey Bandung

Sumatera | Minggu, 28 Mei 2023 | 19:30 WIB

Kadispenad Sebut Seluruh Kru Helikopter TNI yang Jatuh di Ciwidey Bandung Selamat

Kadispenad Sebut Seluruh Kru Helikopter TNI yang Jatuh di Ciwidey Bandung Selamat

Sumatera | Minggu, 28 Mei 2023 | 19:03 WIB

Helikopter yang Jatuh di Ciwidey Bandung Milik TNI AD

Helikopter yang Jatuh di Ciwidey Bandung Milik TNI AD

Sumatera | Minggu, 28 Mei 2023 | 18:51 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×