Kentang Mustofa, Makanan Kesukaan Presiden Soekarno Jadi Menu Penyambut Jemaah Haji di Mekkah

Erick Tanjung

Selasa, 13 Juni 2023 | 22:04 WIB
Kentang Mustofa, Makanan Kesukaan Presiden Soekarno Jadi Menu Penyambut Jemaah Haji di Mekkah
Petugas PPIH sedang melakukan pengawasan pada "Kentang Mustofa" di salah satu Katering di Makkah. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Jemaah haji Indonesia mulai berdatangan ke Mekkah, Arab Saudi. Tercatat sampai hari ini sudah ada sekitar 95.000 jemaah di Kota Mekkah. Mereka ditempatkan pada sejumlah hotel bintang tiga atau setarafnya.

Para jamaah haji mendapat layanan katering tiga kali makan setiap hari. Menu makanan bervariasi setiap harinya, dengan sajian khas lauk pauk Nusantara.

Proses masakan dilakukan oleh perusahaan katering Arab Saudi yang sudah lolos uji kelayakan baik dari kesiapan perusahaan, bahan baku masakan, peralatan memasak, uji hiegenitas dan juga tenaga memasaknya atau koki.

Para pengawas katering Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bergantian melakukan inspeksi dan pengawasan proses memasak makanan yang akan disajikan kepada jemaah haji, baik di pagi hari, siang hari ataupun malam hari.

"Pengawasan proses memasak makanan rutin kami lakukan untuk memastikan kelayakan," kata Petugas PPIH Daker Makkah dari ASN Kemenag RI, Fikriya Maliha dalam keterangannya yang diterima Suara.com, Selasa (13/6/2023).

Penyajian diberikan dalam kemasan box yang sudah lolos uji standar hygenitas. Pada kemasan, tertera keterangan batas mengkonsumsi untuk makan pagi pukul 11.00 siang, makan siang pukul 17.00, dan makan malam pukul 23.00 Waktu Arab Saudi.

Kentang Mustofa

Salah satu menu makanan selamat datang untuk jemaah haji tahun ini baik di Makkah maupun Madinah adalah Kentang Mustofa. Olahan kentang garing khas Nusantara yang sangat terkenal di tanah air.

Kentang mustofa merupakan hidangan yang terbuat dari kentang hasil serutan yang digoreng hingga mengering, kemudian ditambahkan bumbu balado dan cabai. Kentang mustofa ini menjadi salah satu menu makanan kesukaan presiden pertama Republik Indonesia Soekarno.

baca juga

Chef kepresidenan yang mengolah kentang ini bernama Opo Mustofa, chef asli Arab yang selalu menyajikannya dengan ciamik. Alhasil kentang kering ini menjadi menu utama istana, favorit presiden dan sangat terkenal.

Sesuai petunjuk Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, pelayanan dan penyambutan para tamu Allah selalu diupayakan semaksimal mungkin dengan fasilitas yang sebaik-baiknya, termasuk pada menu awal kedatangan yang disambut dengan menu favorit presiden.

"Para jamaah haji adalah seperti raja, jadi sudah selayaknya mendapat makanan khas istana," ujar Fikriya.

Tentu makanan yang lezat dan sehat akan membuat suasana hati yang bahagia, sehingga para jamaah haji dapat beribadah dengan khusyu', tenang dan lancar, dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pimpinan Ponpes Al Zaytun Sebut Indonesia Merupakan Tanah Suci, Muslim Tak Perlu Mati di Mekkah

Pimpinan Ponpes Al Zaytun Sebut Indonesia Merupakan Tanah Suci, Muslim Tak Perlu Mati di Mekkah

Metro | Selasa, 13 Juni 2023 | 14:34 WIB

Pimpinan Ponpes Al Zaytun Sebut Mekkah Bukan Tanah Suci, Ternyata Tempat Ini Menurutnya

Pimpinan Ponpes Al Zaytun Sebut Mekkah Bukan Tanah Suci, Ternyata Tempat Ini Menurutnya

Bandung | Selasa, 13 Juni 2023 | 14:05 WIB

Merasa Buru-buru, Raffi Ahmad Akhirnya Umumkan Batal Berhaji

Merasa Buru-buru, Raffi Ahmad Akhirnya Umumkan Batal Berhaji

Bestie | Selasa, 13 Juni 2023 | 10:23 WIB

Terkini

Impor Tumbuh Tinggi Harus Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Produktivitas dan Ekspor

Impor Tumbuh Tinggi Harus Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Produktivitas dan Ekspor

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Pergantian Kapolri Dinilai Terlambat, Guru Besar UII Sebut Prabowo Lamban Respons Aspirasi Publik

Pergantian Kapolri Dinilai Terlambat, Guru Besar UII Sebut Prabowo Lamban Respons Aspirasi Publik

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:19 WIB

5 Serum Ekstrak Ginseng untuk Mengencangkan Kulit, Wajah Jadi Awet Muda di Usia 45 Tahun

5 Serum Ekstrak Ginseng untuk Mengencangkan Kulit, Wajah Jadi Awet Muda di Usia 45 Tahun

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Arrmanatha Ungkap Detik-Detik Dipanggil ke Istana hingga Dilantik Jadi Menlu

Arrmanatha Ungkap Detik-Detik Dipanggil ke Istana hingga Dilantik Jadi Menlu

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Lepas Jabatan Kapolri, Listyo Sigit Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

Lepas Jabatan Kapolri, Listyo Sigit Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Sidang Korupsi Haji: Terungkap Ada 'Jatah' THR hingga Uang Terima Kasih Rp100 Juta untuk Pejabat!

Sidang Korupsi Haji: Terungkap Ada 'Jatah' THR hingga Uang Terima Kasih Rp100 Juta untuk Pejabat!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Mengupas Sengketa Ijazah Gibran: Potensi Bencana Ketatanegaraan di Balik Putusan MK

Mengupas Sengketa Ijazah Gibran: Potensi Bencana Ketatanegaraan di Balik Putusan MK

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:09 WIB

MMA Indonesia Umumkan Daftar Pendek SMARTIES Indonesia 2026 Awards

MMA Indonesia Umumkan Daftar Pendek SMARTIES Indonesia 2026 Awards

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi

Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi

Kaltim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Kulit Auto Adem dan Lembap! 6 Cica Sheet Mask Korea untuk Redakan Kemerahan

Kulit Auto Adem dan Lembap! 6 Cica Sheet Mask Korea untuk Redakan Kemerahan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:04 WIB

×