Intip Biaya yang Harus Digelontorkan Buat Mondok di Ponpes Al Zaytun: Bayar Pakai Dolar

Ruth Meliana

Selasa, 27 Juni 2023 | 17:41 WIB
Intip Biaya yang Harus Digelontorkan Buat Mondok di Ponpes Al Zaytun: Bayar Pakai Dolar
Foto udara Ponpes Al-Zaytun (Dokumentasi Al-zaytun.sch.id)

Suara.com - Pondok Pesantren atau Ponpes Al Zaytun selain dikenal penuh kontroversi juga memiliki reputasi sebagai sekolah berbasis agama yang 'premium' alias biaya pendidikannya dibanderol dengan harga fantastis.

Beberapa jenjang pendidikan di Al Zaytun juga diketahui membanderol biaya pendidikan dengan mata uang dolar Amerika Serikat.

Diketahui meski Al Zaytun ramai disebutkan bakal ditutup, jumlah santri yang masuk mendaftarkan diri belajar di ponpes kontroversial tersebut tetap banyak.

Padahal, sejumlah aksi massa dari kalangan umat Islam seantero negeri telah menentang keberadaan Al Zaytun yang kerap dinilai melecehkan ajaran agama. Majelis Ulama Indonesia atau MUI juga telah menaruh Al Zaytun di radar mereka untuk diawasi.

Kini terpantau Al Zaytun masih melakukan pendaftaran ulang mulai Kamis (22/6/2023) hingga Selasa (27/6/2023) untuk berbagai jenjang pendidikan.

Orang tua santri yang mendaftar juga rela menggelontorkan uang untuk mendaftarkan anaknya di pesantren kontroversial itu.

Berikut daftar masuk dan uang pendidikan Al Zaytun yang dikutip dari laman resmi pp.al-zaytun.sch.id, Selasa (27/6/2023).

Biaya pendidikan tingkat SD atau MI

Calon santri yang hendak masuk ke tingkat Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah harus mengeluarkan biaya pendaftaran sebesar Rp 1 juta.

baca juga

Setelah mendaftar dan diterima, santri diwajibkan membayar biaya pendidikan sebesar Rp 650.000 yang harus dibayarkan setiap bulan atau sebesar Rp 3,9 juta setiap semester (per enam bulan).

Calon santri juga harus menyetorkan beberapa persyaratan lain berupa berkas seperti akte kelahiran, Kartu Keluarga (KK), ijazah dan dokumen lainnya.

Kala hidup di pesantren, santri juga membayar listrik Rp 25 ribu, perawatan asrama Rp 250 ribu, rincian perlengkapan kamar Rp 400 ribu hingga biaya seragam Rp 550 ribu sampai Rp 625 ribu.

Biaya pendidikan tingkat SMP atau MTS

Biaya pendaftaran tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau di Al Zaytun dalam bentuk Madrasah Tsanawiyah (MTS) dibanderol biaya pendaftaran sebesar Rp 1,5 juta.

Ada yang menjadi sorotan utama dalam biaya jenjang MTS yakni membanderol dengan mata uang asing yakni 3.500 USD atau sekira Rp 52,6 juta.

Biaya tersebut langsung dibayarkan untuk 6 tahun pembelajaran sekaligus.

Kendati demikian, orang tua santri bisa membayar dengan metode cicilan dua kali pembiayaan sebesar USD 2.275 atau sekira Rp 41,3 juta sekali bayar.

Biaya pendidikan tersebut belum mencakup biaya hidup atau fasilitas asrama. Santri diwajibkan membayar uang fasilitas meliputi biaya listrik, pemeliharaan asrama, seragam, dan penunjang lainnya yang ditotal mencapai Rp 4.229.000.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habib Bahar bin Smith Orasi, Tuntut Ponpes Al Zaytun Dibubarkan dan Panji Gumilang Dipenjara

Habib Bahar bin Smith Orasi, Tuntut Ponpes Al Zaytun Dibubarkan dan Panji Gumilang Dipenjara

Bandung | Selasa, 27 Juni 2023 | 16:53 WIB

CEK FAKTA: Mahfud MD akan Habisi Semua Petinggi Al Zaytun

CEK FAKTA: Mahfud MD akan Habisi Semua Petinggi Al Zaytun

Liberte | Selasa, 27 Juni 2023 | 16:53 WIB

Libur Panjang Tiba, Rupiah Berakhir Ceria

Libur Panjang Tiba, Rupiah Berakhir Ceria

Bisnis | Selasa, 27 Juni 2023 | 16:24 WIB

Habib Rizieq Minta Al Zaytun Segera Ditutup, UAS Ingin Panji Gumilang Ditangkap

Habib Rizieq Minta Al Zaytun Segera Ditutup, UAS Ingin Panji Gumilang Ditangkap

Sumatera | Selasa, 27 Juni 2023 | 16:06 WIB

Buntut Dugaan Penistaan Agama oleh Pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang Dilaporkan Ken Setiawan, Polisi Periksa Tiga Saksi

Buntut Dugaan Penistaan Agama oleh Pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang Dilaporkan Ken Setiawan, Polisi Periksa Tiga Saksi

Joglo | Selasa, 27 Juni 2023 | 16:00 WIB

CEK FAKTA: Tak Tersentuh Hukum, Orang Istana Jadi Bekingan Ponpes Al Zaytun

CEK FAKTA: Tak Tersentuh Hukum, Orang Istana Jadi Bekingan Ponpes Al Zaytun

Liberte | Selasa, 27 Juni 2023 | 15:45 WIB

Terkini

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

×