Efek Mengerikan Bom Cluster dan Sejarahnya, Dipasok AS untuk Militer Ukraina

M Nurhadi

Senin, 10 Juli 2023 | 16:24 WIB
Efek Mengerikan Bom Cluster dan Sejarahnya, Dipasok AS untuk Militer Ukraina
Ilustrasi bom. (Shutterstock)

Suara.com - Konflik bersenjata antara Ukraina dan Rusia terus berlanjut dengan melibatkan negara adidaya Amerika Serikat. Kabar terbaru Presiden Joe Biden akan mengirimkan bom kluster ke Ukraina sebagai bantuan militer kendati efek bom cluster dan sejarahnya terbukti mendatangkan efek buruk. 

Salah satu yang memperingatkan dengan keras penggunaan bom tersebut adalah Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen. Penggunaan bom yang sama juga dilarang di 120 negara lain. Hun Sen menyampaikan peringatannya lantaran Kamboja pernah dijatuhi bom cluster oleh Amerika Serikat dalam perang 1970-an. Dampaknya, puluhan ribu orang cacat permanen dan meninggal dunia. 

Bom cluster merupakan senjata berbentuk tabung yang di dalamnya terdapat bom dengan ukuran lebih kecil atau submunisi. Bom cluster kemudian dijatuhkan dengan rudal atau peluncuran roket sesuai dengan area target. Saat meledak, pecahan peluru bisa menghancurkan gedung hingga kendaraan baja.

Efek bom cluster ini tentu saja tak main-main. Latar belakang inilah yang membuat ratusan negara di dunia turut menandatangani Convention on Cluster Munition (CCM) pelarangan bom cluster. Jika gagal meledak dalam operasi militer, bom cluster seperti ranjau sangat berbahaya bagi masyarakat sipil. 

Sejarah Penggunaan Bom Cluster

Bom cluster pertama kali digunakan secara operasional oleh Jerman dengan jenis Bom Cluster SD-2 atau Sprengbombe Dickwandig 2 kg yang biasa disebut Bom Butterfly dalam Perang Dunia II. 

Bom cluster diproduksi secara independen oleh Amerika Serikat, Rusia dan Italia serta memiliki beberapa jenis dan jumlah submunisinya. CBU 59 APAM Rockeye II adalah salah satu jenis bom cluster yang sering digunakan dalam peperangan.

CBU-59 APAM merupakan senjata antipersonil, antimaterial dikembangkan pada era 1970-an sebagai penyempurnaan dari Rockeye. Menggunakan dispenser yang sama dengan Rockeye, namun memiliki 717 bomblet yang lebih kecil BLU-77. Juga memiliki efek fragmentasi anti-personil dan efek bakar (incendiary) selain efek penembusan baja (armor-piercing). Selama perang teluk diperkirakan 186 bom CBU-59 dijatuhkan.

Sejak Februari 2005 Bom Cluster ditentang oleh banyak masyarakat dan ratusan kelompok, seperti Palang Merah dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) karena membahayakan warga sipil.

baca juga

Dalam catatan sejarah saat konflik Israel dan Lebanon pada tahun 2006, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperkirakan ada satu juta bom yang gagal meledak. Hal ini berimbas pada ancaman bahaya ratusan masyarakat sipil di Lebanon. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Kembali Menggila, Hujani Ukraina dengan Rudal

Rusia Kembali Menggila, Hujani Ukraina dengan Rudal

Tasikmalaya | Senin, 10 Juli 2023 | 14:33 WIB

Ancam Bom Polres Kudus, Pengamen Ditangkap Polisi, Motifnya Iseng

Ancam Bom Polres Kudus, Pengamen Ditangkap Polisi, Motifnya Iseng

Moots | Sabtu, 08 Juli 2023 | 16:48 WIB

Pengamen Iseng Kirim Chat ke Polisi Mau Bom Polres Kudus, Ujung-ujungnya Diringkus!

Pengamen Iseng Kirim Chat ke Polisi Mau Bom Polres Kudus, Ujung-ujungnya Diringkus!

News | Sabtu, 08 Juli 2023 | 13:28 WIB

Pengamen Kirim Ancaman Bom ke Polres Kudus Ditangkap

Pengamen Kirim Ancaman Bom ke Polres Kudus Ditangkap

Bestie | Sabtu, 08 Juli 2023 | 13:09 WIB

Pemilik Bom Ikan di Pariaman Ditangkap Polisi, Bom Rakitan dari Sibolga

Pemilik Bom Ikan di Pariaman Ditangkap Polisi, Bom Rakitan dari Sibolga

Sumbar | Jum'at, 07 Juli 2023 | 14:19 WIB

Bawa Ribuan Buah Detonator di Ransel Naik KMP, Pria Ini Ngaku Untuk Kebutuhan Hidup

Bawa Ribuan Buah Detonator di Ransel Naik KMP, Pria Ini Ngaku Untuk Kebutuhan Hidup

Bali | Kamis, 06 Juli 2023 | 08:03 WIB

Terkini

Akal-akalan Peredaran Tramadol Ilegal di Jatim, Dijual di Marketplace Jadi Sparepart

Akal-akalan Peredaran Tramadol Ilegal di Jatim, Dijual di Marketplace Jadi Sparepart

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:38 WIB

140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini

140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemkab Simalungun

Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemkab Simalungun

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

×