Apa Penyebab Kendaraan Mogok di Rel Kereta Api? Ini Penjelasannya!

Aulia Hafisa

Kamis, 20 Juli 2023 | 13:33 WIB
Apa Penyebab Kendaraan Mogok di Rel Kereta Api? Ini Penjelasannya!
IlustrasiRel Kereta Api (Pikist)

Suara.com - Sebuah truk terhantam kereta api Brantas rute Jakarta Pasarsenen-Blitar di perlintasan Jalan Madukoro Raya, Semarang, Jawa Tengah, pada hari Selasa (18/7/2023) malam. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan bahwa kecelakaan dipicu oleh truk yang mogok pada saat melintasi rel kereta api. Kemudian, kereta api menabrak truk yang berhenti di tengah rel hingga truk terseret beberapa meter hingga menyebabkan ledakan api.

Lantas, banyak yang penasaran dan ingin tahu, kira-kira apa penyebab kendaraan mogok di rel kereta api?

Penyebab Kendaraan Mogok di Rel Kereta Api

Sebetulnya ada banyak faktor yang menyebabkan kendaraan mogok di rel kereta api. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Adanya medan magnet dari kabel penghantar arus listrik

Penyebab pertama kendaraan mogok di rel kereta api adalah karena kabel penghantar arus listrik. Ternyata di rel kereta api terdapat emisi elektromagnetik, di mana ada kabel penghantar arus yang tidak kompatibel dengan mesin mobil yang terpasang di rel kereta api. Apalagi jika ada kereta yang akan melintas di jarak sekitar 600 meter, maka arus listrik itu akan menghantarkan medan magnet yang tinggi. Medan magnet tersebut pada akhirnya akan membuat putaran mesin tiba-tiba mati karena ECU yang menjadi penggerak mobil berhenti bekerja.

2. Adanya medan magnet dari lokomotif

Kemudian, penyebab kedua adalah karena adanya medan magnet yang dihantarkan dinamo lokomotif ke rel kereta. Kondisi ini bisa saja terjadi bahkan dalam radius satu kilometer. Itulah alasan, kenapa palang pintu rel kereta tertutup meskipun kereta belum terlihat. 

3. Putaran dinamo kendaraan mati

baca juga

Kendaraan yang melaju di rel kereta dengan kecepatan rendah dan menggunakan gigi mesin di putaran rendah menjadi putaran mesin dinamo dan koil bisa mati. Ini juga disebabkan oleh adanya medan magnet dari lokomotif.

4. Kondisi psikis pengendara

Siapa saja pasti panik saat kendaraan mogok di rel kereta api. Nah, ini juga menjadi salah satu faktor yang membuat pengendara sulit untuk menyalakan mesin kendaraan. 

Itulah beberapa penyebab kendaraan mogok di rel kereta api yang perlu diketahui. Untuk menghindari mesin kendaraan mati saat melitas rel, pastikan Anda menggunakan gigi rendah 1 atau 2 jika menggunakan mobil manual. Sebelum melintas, pastikan di seberang rel sudah muat untuk satu mobil, dengan tujuan untuk menghindari mobil berhenti lama di atas rel supaya pengemudi tidak panik. 

Selain itu, pastikan Anda selalu mematuhi rambu-rambu saat melintasi rel kereta api.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Truk Kontainer Nyaris Tertabrak KA Logawa di Jember, Nekat Terobos Palang Pintu

Kronologi Truk Kontainer Nyaris Tertabrak KA Logawa di Jember, Nekat Terobos Palang Pintu

Jatim | Kamis, 20 Juli 2023 | 13:30 WIB

Kronologi Kecelakaan KA Brantas di Semarang, Truk Tiba-tiba Mogok

Kronologi Kecelakaan KA Brantas di Semarang, Truk Tiba-tiba Mogok

News | Kamis, 20 Juli 2023 | 09:15 WIB

Fakta Tabrakan KA Brantas vs Truk di Semarang: Penumpang Kaget hingga Masinis Selamatkan Diri

Fakta Tabrakan KA Brantas vs Truk di Semarang: Penumpang Kaget hingga Masinis Selamatkan Diri

Video | Kamis, 20 Juli 2023 | 08:00 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×