Menengok Kesaksian Ahli Psikiater di Sidang Mario Dandy, Bikin Pihak David Mencak-mencak

Ruth Meliana

Rabu, 02 Agustus 2023 | 13:40 WIB
Menengok Kesaksian Ahli Psikiater di Sidang Mario Dandy, Bikin Pihak David Mencak-mencak
Terdakwa Mario Dandy (tengah) berbicara dengan tim kuasa hukum saat sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (6/6/2023). [ANTARA FOTO/Fauza].

Suara.com - Dalam sidang kasus penganiayaan terhadap David Ozora pada Selasa (1/8/2023) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Mario Dandy Satriyo membawa dua saksi ahli. Salah satunya, ahli psikiater forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Natalia Widiasih Raharjanti.

Saksi-saksi itu dihadirkan untuk membantu meringankan hukuman Mario selaku terdakwa. Namun, keterangan Natalia dinilai tak kredibel hingga membuat pihak korban mencak-mencak. Berikut kelima fakta seputar ahli psikiater forensik ini.

Dinilai Tak Kredibel

Kuasa hukum David Ozora, yakni Melissa Anggraeni menilai bahwa Natalia tidak kredibel. Menurut pandangan pihaknya, ahli psikiatri forensik itu tidak memiliki kapasitas untuk melakukan sebuah analisa. Tepatnya terkait delik perencanaan.

"Saya tanggapi ahli pertama dari psikiatri forensik, sepemahaman kami dia tak memiliki kapasitas menganalisa, terkait delik perencanaan," ujar Melissa kepada wartawan, Rabu (2/8/2023).

Melissa mengatakan, keterangan dari ahli psikiatri forensik patut dipertanyakan. Sebab, ia menyampaikan pandangan soal delik perencanaan tanpa diagnosa apapun terlebih dahulu. Untuk itu, pihaknya memilih mengabaikan ucapan Natalia.

Sebut Umpatan Bukan Tolak Ukur Penganiayaan Berencana

Natalia menuturkan bahwa umpatan Mario Dandy sebelum menganiaya David tidak bisa dijadikan tolok ukur terdakwa untuk melakukan kekerasan terencana. Menurutnya, pikiran seseorang juga perlu diperhatikan. Misal, sempat direndahkan atau tidak.

"'Gue pukul nih, gue habisi', apakah itu sudah cukup premeditatif (terencana)?" tanya kuasa hukum Mario Dandy, Andreas Nahot Silitonga.

baca juga

"Tadi bicara teori season making (kekerasan terencana) tak cukup cuma motif, tapi juga harus lihat faktor kedua namanya waktu. Kita punya pikiran, kita merasa didzalimi atau harga diri direndahkan," ujar Natalia.

Ungkap Ciri Kekerasan Terencana

Tak hanya itu, Natalia pun menerangkan bagaimana kekerasan bisa bersifat impulsif atau terencana. Menurutnya, kekerasan terencana menunjukkan emosi pelaku terkontrol secara baik hingga dilakukan dengan cara menyusun aspek yang spesifik.

"Kalau yang premeditated (terencana), biasanya proaktif dan terencana secara sistematik, terkontrol dengan baik. Perbedaannya (juga) saat orang tersebut menyusun secara spesifik," ungkap Natalia.

Aktif Praktek di RSCM

Natalia merupakan ahli psikiatri forensik yang aktif membuka praktek di RSCM. Ia diketahui menyelesaikan seluruh jenjang pendidikannya di Universitas Indonesia (UI) dari tahun 1997-2011. Ia juga kerap mengikuti banyak pelatihan tentang kejiwaan.

Selain itu, Natalia bahkan dipercaya menjadi Kepala Divisi Psikiatri Forensik di Departemen/KSM Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran (FK) UI-RSCM. Lalu, ia pun turut mengisi jabatan Ketua Prodi Pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa FK UI.

Sebut Pola Asuh Berpengaruh pada Kekerasan

Natalia menjelaskan jika kekerasan dapat dipengaruhi oleh faktor pola asuh dari lingkungan keluarga. Selain itu, bisa juga dengan belajar dari tokoh-tokoh berpengaruh lainnya.

Aksi ini pun kerap datang dari tingkat kedewasaan dan IQ yang rendah.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Pengakuan Menjengkelkan Mario Dandy: Freekick Kepala David, Hakim sampai Gregetan

7 Pengakuan Menjengkelkan Mario Dandy: Freekick Kepala David, Hakim sampai Gregetan

News | Rabu, 02 Agustus 2023 | 13:12 WIB

Kerap Muncul di Kasus Besar, Ini Sosok Jamin Ginting yang Kini Jadi Saksi Ringankan Mario Dandy

Kerap Muncul di Kasus Besar, Ini Sosok Jamin Ginting yang Kini Jadi Saksi Ringankan Mario Dandy

News | Rabu, 02 Agustus 2023 | 11:46 WIB

Aniaya David, Mario Dandy Sebut 'Tak Sangka Lakukan Perbuatan Sehebat Itu'

Aniaya David, Mario Dandy Sebut 'Tak Sangka Lakukan Perbuatan Sehebat Itu'

Your Say | Rabu, 02 Agustus 2023 | 09:08 WIB

Kemiripan Kasus Anak Ketua DPRD Ambon dan Mario Dandy: Duo Anak Pejabat Aniaya Remaja

Kemiripan Kasus Anak Ketua DPRD Ambon dan Mario Dandy: Duo Anak Pejabat Aniaya Remaja

News | Selasa, 01 Agustus 2023 | 19:55 WIB

Mario Dandy Jelaskan Alasan Suruh David Ozora Sikap Tobat dan Push Up: Kesal! Bayangin Dia Tarik-tarik AG

Mario Dandy Jelaskan Alasan Suruh David Ozora Sikap Tobat dan Push Up: Kesal! Bayangin Dia Tarik-tarik AG

News | Selasa, 01 Agustus 2023 | 17:12 WIB

Mario Dandy Jelaskan soal Ancaman 'Panggil Brimob' Saat Temui David Ozora

Mario Dandy Jelaskan soal Ancaman 'Panggil Brimob' Saat Temui David Ozora

News | Selasa, 01 Agustus 2023 | 16:51 WIB

Terkini

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

×