4 Hal yang Terbongkar dari Rekonstruksi Kasus Bripda IDF: Pelaku Sempat Mau Kabur

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 08 Agustus 2023 | 12:16 WIB
4 Hal yang Terbongkar dari Rekonstruksi Kasus Bripda IDF: Pelaku Sempat Mau Kabur
Potret Bripda Ignatius. [Instagram]

Suara.com - Kepolisian menggelar rekonstruksi tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage (IDF) pada Senin (7/8/2023). Diketahui anggota Densus 88 itu meregang nyawa akibat tertembak senjata ilegal oleh rekan dan seniornya sesama polisi yakni Bripda IMS dan Bripka IG. 

Rekonstruksi yang digelar tertutup itu melibatkan berbagai pihak. Ada 75 adegan reka ulang yang ditampilkan dan diperagakan oleh kedua tersangka secara langsung, yakni Bripda IMS dan Bripka IG serta saksi-saksi di lokasi kejadian. Simak beberapa hal yang terbongkar dari rekonstruksi kasus Bripda IDF berikut ini.

1. Adegan Minum Keras

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan tersangka dan saksi-saksi di lokasi kejadian dihadirkan dalam rekonstruksi. Semua 75 adegan dilakukan secara rinci, termasuk mereka meminum minuman keras (miras) dalam satu gelas dan dilakukan secara bergantian.

"Kami sampaikan 75 adegan ini dilaksanakan ataupun diperagakan secara rinci. Tadi ada yang menanyakan tentang minuman, memang diperagakan secara rinci siapa yang menuangkan, siapa yang meminum dan memang diminum secara bergantian satu gelas diputar," tutur Kasat Yohannes.

2. Kronologi Tersangka Tunjukkan Senjata pada Korban

Dalam rekonstruksi juga terlihat jelas bahwa tersangka yang mengeluarkan senjata api. Seperti diketahui dalam kasus tewasnya Bripda IDF ini, pelaku Bripda IMS sebagai penembak dan Bripka IG sebagai pemilik senjata.

"Jelas memang yang bersangkutan mengeluarkan senjata. Kemudian berniat ingin menunjukkan senjata pada korban saat korban datang di akhir dari peristiwa," jelas Kasat Yohannes.

"Jadi awalnya korban tidak ada di lokasi. Kemudian korban menelepon teman satu angkatannya di kamar TKP. Sehingga korban bergabung bersama satu tersangka dan dua saksi lainnya," sambung Yohanes.

baca juga

3. Masih Belum Dipastikan Ada Atau Tidak Unsur Kesengajaan

Namun ketika ditanya terkait ada tidaknya unsur kesengajaaan dalam peristiwa tewasnya Bripda IDF, polisi belum bisa memastikan. Hanya saja mereka menyebut fakta tersebut nantinya akan terungkap pada pembuktian dalam persidangan. Namun sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya permasalahan antara korban dengan tersangka.

"Dalam fakta-fakta penyidikan hingga saat ini berdasarkan keterangan saksi juga tersangka, juga rekonstruksi ini, sampai saat ini kami belum menemukan permasalahan antara tersangka dan korban," ucap Kasat Yohannes.

4. Pelaku Sempat Mau Kabur

Sebelumnya pelaku sempat melarikan diri seperti diungkap oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Barat Kombes Pol Surawan. Hal itu juga terlihat dalam proses rekonstruksi.

"Fakta-fakta bagaimana kejadian dari mulai para tersangka maupun saksi berkumpul di kamar kemudian korban datang ke kamar, lalu tersangka ditangkap oleh rekan rekannya karena akan melarikan diri. Tersangka sempat mau lari keluar asrama tapi diamankan oleh rekan- rekan," jelasnya.

Kasus Polisi Tembak Polisi

Dalam kasus ini, Bripka IG dan Bripda IMS telah ditetapkan sebagai tersangka tewasnya Bripda IDF. Keduanya juga telah menjalani sidang etik Polri dengan putusan dipecat dari anggota Polri atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Kedua tersangka pun menyatakan banding terkait putusan sidang etik tersebut,

Sementara itu kasus hukum masih berjalan dan ditangani oleh Polres Bogor bersama Polda Jawa Barat.  Bripda IDF tewas tertembak pada Minggu (23/7/2023) pukul 01.40 WIB di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Bogor.

Pelaku penembakan yakni Bripda IMS menggunakan senjata rakitan milik Bripka IG. Ketika itu Bripda IMS sedang mabuk sehingga membuat senjata api meletus dan mengenai bagian leher korban.

Namun kuasa hukum keluarga Bripda IDF, Jajang mengatakan pihak keluarga korban menduga mendiang sengaja dibunuh bukan tertembak tak sengaja. Pasalnya Bripda IDF disebut sering menolak ajakan negatif dari senior di kesatuanya. Bahkan seniornya itu diduga kerap memaksa korban untuk menenggak minuman keras.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Keluarga Minta Kasus Bripda IDF Ditarik ke Bareskrim, Ada Apa dengan Polres Bogor?

Alasan Keluarga Minta Kasus Bripda IDF Ditarik ke Bareskrim, Ada Apa dengan Polres Bogor?

Bogor | Sabtu, 05 Agustus 2023 | 11:44 WIB

Keluarga Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage Minta Kasus Kematian Anaknya Diambil Alih Bareskrim Polri

Keluarga Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage Minta Kasus Kematian Anaknya Diambil Alih Bareskrim Polri

News | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 22:31 WIB

Anggota Densus Bripka Ignatius Tewas Tertembak Seniornya, Bripda IMS Resmi Dipecat Gegara Pamer Senpi Ilegal

Anggota Densus Bripka Ignatius Tewas Tertembak Seniornya, Bripda IMS Resmi Dipecat Gegara Pamer Senpi Ilegal

News | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 18:24 WIB

Terselip 'Kode Tirai Biru' di Kasus Bripda Ignatius, Ternyata Ini Artinya

Terselip 'Kode Tirai Biru' di Kasus Bripda Ignatius, Ternyata Ini Artinya

Video | Kamis, 03 Agustus 2023 | 19:05 WIB

Keluarga Ungkap 5 Unsur Menguatkan Bripda IDF Sengaja Dibunuh Rekan Sesama Polisi

Keluarga Ungkap 5 Unsur Menguatkan Bripda IDF Sengaja Dibunuh Rekan Sesama Polisi

News | Kamis, 03 Agustus 2023 | 08:37 WIB

Terkini

645 Rumah Khusus Tahap V Diserahkan, Brantas Abipraya Dukung Eks Pejuang Timor-Timur

645 Rumah Khusus Tahap V Diserahkan, Brantas Abipraya Dukung Eks Pejuang Timor-Timur

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:11 WIB

5 Tips Melindungi Data Pribadi saat Terhubung ke Wi-Fi Publik

5 Tips Melindungi Data Pribadi saat Terhubung ke Wi-Fi Publik

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:10 WIB

6 Rice Cooker Maspion Terbaik, dari yang Mungil hingga Jumbo 6 Liter untuk Nasi Pulen

6 Rice Cooker Maspion Terbaik, dari yang Mungil hingga Jumbo 6 Liter untuk Nasi Pulen

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:06 WIB

Suara Rakyat Lima Tahun Sekali, setelah Itu Siapa yang Berkuasa?

Suara Rakyat Lima Tahun Sekali, setelah Itu Siapa yang Berkuasa?

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:05 WIB

BRI KKB National Expo 2026 Raih Rekor MURI, Hadirkan Promo Kredit Kendaraan

BRI KKB National Expo 2026 Raih Rekor MURI, Hadirkan Promo Kredit Kendaraan

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Kata Damai AS - Iran Main Jauh, Donald Trump Putus Komunikasi soal Selat Hormuz

Kata Damai AS - Iran Main Jauh, Donald Trump Putus Komunikasi soal Selat Hormuz

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Zona Merah Hukum Adat: Mendesak Perlindungan Kesakralan Mama Papua di Tengah Konflik

Zona Merah Hukum Adat: Mendesak Perlindungan Kesakralan Mama Papua di Tengah Konflik

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:59 WIB

BRI Raih Rekor MURI Melalui Kolaborasi Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Tanah Air

BRI Raih Rekor MURI Melalui Kolaborasi Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Tanah Air

Sumbar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Bau? Ternyata Bukan Cuma karena Beras

Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Bau? Ternyata Bukan Cuma karena Beras

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:53 WIB

BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi

BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi

Jogja | Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:52 WIB

×