Polusi di Jakarta Kian Memprihatinkan, Warga Ibu Kota: Saya Sampai Sakit Tenggorokan

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Selasa, 15 Agustus 2023 | 19:34 WIB
Polusi di Jakarta Kian Memprihatinkan, Warga Ibu Kota: Saya Sampai Sakit Tenggorokan
Suasana Jakarta yang terlihat samar karena polusi udara difoto dari atas Gedung Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta, Selasa (25/7/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Polusi udara di Jakarta makin memprihatinkan, tak jarang warga yang memiliki imunitas rendah dan bekerja di luar rumah, langsung jatuh sakit akibat menghirup udara Jakarta.

Seorang warga DKI Jakarta, yang juga penjual martabak di kawasan Jalan Thamrin, Ardina (25) mengatakan, awalnya tidak begitu menyadari soal peningkatan polusi di DKI Jakarta.

Hingga akhirnya, ia menerima pesan dari pacarnya jika polusi di DKI makin memburuk. Kemudian, tak berselang lama, ia mulai merasakan sakit tenggorokan.

"Hari kamis kemarin tuh, saya sampai sakit tenggorokan. Terus langsung badan ngedrop," kata Ardina, saat ditemui Suara.com, di Thamrin 10, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/8/2023).

Ardina menambahkan, tak hanya itu, polusi udara di Jakarta juga terasa saat membersihkan muka di rumah menggunakan kapas. Kapas tersebut jadi nampak lebih kotor.

Warga DKI Jakarta juga merusakan polusi udara yang terjadi dalam beberapa waktu belakang di ibu kota. [Suara.com/Faqih]
Warga DKI Jakarta juga merusakan polusi udara yang terjadi dalam beberapa waktu belakang di ibu kota. [Suara.com/Faqih]

"Jadi kalau pulang kan suka bersihiin muka tuh. Buat hilangin make up. Nah pas itu, baru ketahuan, kok lebih kotor dari biasanya. Padahal tiap hari cuma di sini, nggak kemana-mana," jelasnya.

Tak hanya mukanya yang terasa lebih kotor. Meja di oulet martabaknya pun makin sering kotor.

Seharusnya, ia hanya membersihkan meja sekali dalam sehari. Seminggu terakhir ini, dirinya harus dua kali membersihkan meja sebanyak dua kali.

"Biasanya tuh sehari sekali bersihin meja. Tapi sekarang ini harus dua kali. Kadang habis bersihin langsung banyak pasirnya juga," tutupnya.

baca juga

Sebelumnya diberitakan pada Selasa (15/8/2023), Kota Jakarta menempati urutan kedua, kota penyandang udara paling buruk di dunia, dengan torehan US Aqi mencapai 174.

Sementara peringkat pertama ditempati oleh Dubai, dengan torehan US Aqi mencapai 177.

Merespons rendahnya kualitas udara di ibu kota, Presiden Joko Widodo juga telah merencanakan untuk melakukan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) kepada pekerja yang ada di Jakarta untuk menekan polusi udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Polusi Udara Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Polusi Jakarta Ganggu Kesehatan Jokowi?

Dampak Polusi Udara Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Polusi Jakarta Ganggu Kesehatan Jokowi?

Health | Selasa, 15 Agustus 2023 | 18:42 WIB

Penyebab Polusi Udara Jakarta Versi Menteri LHK: Bukan PLTU, Kendaraan Jadi Biang Kerok

Penyebab Polusi Udara Jakarta Versi Menteri LHK: Bukan PLTU, Kendaraan Jadi Biang Kerok

News | Selasa, 15 Agustus 2023 | 18:29 WIB

Rekam Jejak Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Sebut Polusi Jakarta Bukan karena PLTU

Rekam Jejak Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Sebut Polusi Jakarta Bukan karena PLTU

News | Selasa, 15 Agustus 2023 | 17:41 WIB

Terkini

42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan

42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Sulsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos

Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Surat untuk Hari yang Telah Berlalu

Surat untuk Hari yang Telah Berlalu

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:09 WIB

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×