Apa Itu Food Estate? Program Perkebunan Pemerintah Mau Diperluas Jutaan Hektar

Rifan Aditya

Minggu, 20 Agustus 2023 | 09:35 WIB
Apa Itu Food Estate? Program Perkebunan Pemerintah Mau Diperluas Jutaan Hektar
Ilustrasi aoa itu Food Estate (freepick)

Suara.com - Pemerintah Indonesia mengatakan akan memperluas program "food estate" nasional dengan membangun jutaan hektar perkebunan tanaman baru di Sumatra dan Papua. Lantas apa itu food estate?

Pemerintah Indonesia menggandakan rencana untuk membangun perkebunan pertanian skala besar di seluruh negeri, dalam sebuah langkah yang mengancam deforestasi yang meluas dan pencabutan hak petani kecil. 

Presiden Joko Widodo mengumumkan perluasan "program food estate" pada 23 September sebagai bagian dari langkah-langkah untuk mengamankan pasokan pangan domestik dan mengakhiri ketergantungan Indonesia pada tanaman pangan impor. Di antara daerah yang diharapkan menjadi pusat pertanian adalah provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Selatan di barat negara itu, dan Nusa Tenggara Timur dan Papua di timur.

Pengumuman itu muncul ketika pemerintah bersiap untuk mulai menanam tahun ini di lokasi proyek food estate nasional saat ini di provinsi Kalimantan Tengah. Widodo mengatakan pemerintah akan fokus pada pembangunan perkebunan di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara terlebih dahulu, sebelum memperluas ke daerah lain.

Di Kalimantan Tengah, pemerintah telah mengidentifikasi 165.000 hektar (407.700 are) lahan pertanian potensial di kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas. Sebagian besar perkebunan baru ini akan berada di lahan gambut yang ditargetkan untuk inisiatif yang sama, Mega Rice Project (MRP), pada pertengahan 1990-an.

Pemerintah saat itu dengan cepat meninggalkan MRP setelah lahan gambut miskin nutrisi terbukti terlalu tak bisa menjadi lahan tanam padi, tanaman yang membutuhkan jenis tanah mineral yang biasa ditemukan di pulau Jawa dan Bali untuk berkembang.

Lima perusahaan, termasuk PT Indofood Sukses Makmur dan PT Calbee Wings Food, telah menyatakan minat mereka untuk mengambil bagian dalam program food estate ini. Hampir 80 persen dari 1.000 hektar (2.500 hektar) lahan yang diharapkan dapat mulai ditanam tahun ini di Sumatera Utara akan dikelola oleh perusahaan agribisnis dan pemerintah.

Pemerintah juga mencari investor di luar negeri dalam program ini. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan sudah ada minat dari Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Qatar, dan China.

Demikian itu yang dapat disimpulkan dari apa itu food estate.

baca juga

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Penampakan Kawasan Walini yang Bakal Dibangun Patung Soekarno, Warlok Pro Kontra

Begini Penampakan Kawasan Walini yang Bakal Dibangun Patung Soekarno, Warlok Pro Kontra

Jabar | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 16:15 WIB

Daftar Lokasi Proyek Food Estate yang Disebut Kejahatan Lingkungan: Sumut sampai Papua

Daftar Lokasi Proyek Food Estate yang Disebut Kejahatan Lingkungan: Sumut sampai Papua

News | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 20:06 WIB

Jokowi Merespons Kritik PDIP Soal Program Food Estate: Tak Semudah Yang Dibayangkan

Jokowi Merespons Kritik PDIP Soal Program Food Estate: Tak Semudah Yang Dibayangkan

News | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 18:34 WIB

Beda Puan dan Hasto PDIP soal Program Food Estate Jokowi Adalah Kejahatan Lingkungan

Beda Puan dan Hasto PDIP soal Program Food Estate Jokowi Adalah Kejahatan Lingkungan

News | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 16:33 WIB

Terkini

Pekan Ini! Hasil Lab Forensik Sutrimo Keluar, Akankah Polisi Tetapkan Tersangka?

Pekan Ini! Hasil Lab Forensik Sutrimo Keluar, Akankah Polisi Tetapkan Tersangka?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:57 WIB

GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik

GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik

Jogja | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:57 WIB

Kecanduan Judi Slot, Pria di Pacitan Gask Emas Rp350 Juta Milik Lansia Saat Ditinggal Kondangan

Kecanduan Judi Slot, Pria di Pacitan Gask Emas Rp350 Juta Milik Lansia Saat Ditinggal Kondangan

Jatim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:54 WIB

5 Aturan Feng Shui untuk Rumah Posisi Hook di Perumahan Modern agar Hoki dan Harmonis

5 Aturan Feng Shui untuk Rumah Posisi Hook di Perumahan Modern agar Hoki dan Harmonis

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:53 WIB

4 Shio yang Diprediksi Akan Hidup Lebih Baik Mulai 25 Agustus 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Diprediksi Akan Hidup Lebih Baik Mulai 25 Agustus 2026, Siapa Saja?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:52 WIB

80,6 Persen Orang Indonesia Terhubung Internet, UMKM Ditantang Naik Kelas

80,6 Persen Orang Indonesia Terhubung Internet, UMKM Ditantang Naik Kelas

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti Jadi Juara Festival Pacu Jalur 2026

Alam Cahayo Tuah Nagori Cerenti Jadi Juara Festival Pacu Jalur 2026

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:46 WIB

BUMN RI Pamer Inovasi Bata Interlock di Danantara Housing Expo, Apa Hebatnya?

BUMN RI Pamer Inovasi Bata Interlock di Danantara Housing Expo, Apa Hebatnya?

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Misi Darurat di Jantung Way Kambas: Tim Alfa TNI Terjun Jinakkan Api

Misi Darurat di Jantung Way Kambas: Tim Alfa TNI Terjun Jinakkan Api

Lampung | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Risiko Hipotermia dan Kekerasan Terhadap Anak di Pengungsian Gempa NTT

Risiko Hipotermia dan Kekerasan Terhadap Anak di Pengungsian Gempa NTT

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:36 WIB

×