Nelangsanya Ade Armando Dapat Sanksi Pertama dari Ketum PSI Kaesang; Astagfirullah! Kok Tega Banget!

Chandra Iswinarno

Jum'at, 06 Oktober 2023 | 22:40 WIB
Nelangsanya Ade Armando Dapat Sanksi Pertama dari Ketum PSI Kaesang; Astagfirullah! Kok Tega Banget!
Kader PSI Ade Armando mendapat sanksi dari Ketum Kaesang Pangarep. [Dok.Istimewa]

Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando kembali menyita perhatian. Kali ini bukan soal pernyataan politisnya yang 'menyerang' tetapi lantaran mendapat sanksi dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.

Sebelumnya, Kaesang saat bertemu dengan Puan Maharani menyatakan permintaan maaf bila ada kader PSI yang menyinggung PDIP.

Permintaan maaf tersebut ternyata langsung ditindaklanjuti dengan memberi sanksi kepada sejumlah kader. Salah satunya Ade Armando.

Pernyataan tersebut disampaikan Kaesang saat berada di Yogyakarta ketika bertemu dengan Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir pada Jumat (6/10/2023).

Kaesang mengungkapkan telah menjatuhkan sanksi pertama kepada Ade Armando. Sanksi tersebut yakni meminta Ade Armando mentraktir kader PSI di DPP.

"Untuk sementara kita suruh Bang Ade Armando untuk traktir kita d DPP, itu sanksi pertama. Ya, jangan sampai ada sanksi ke dua," katanya di depan awak media.

Menanggapi hal tersebut, Ade Armando kemudian membuat cuitan dengan mencantumkan salah satu link berita dari media online. Ia menuliskan ketekerjutan dan mengatakan hukuman yang dijatuhkan kepadanya merupakan hal yang berat.

"Astagfirullah! Mas Kaesang kok tega banget! Apakah hukumannya harus seberat ini hanya gara-gara saya menyerang PDIP," tulis Ade Armando melalui akun Twitter (atau X) pribadinya @adearmando61, Jumat (6/10/2023).

Tentunya cuitan tersebut bukan sesuatu yang serius. Ade sendiri sebelumnya mengaku tunduk terhadap Ketum PSI karena sebagai anggota hanya bisa melakukan tugasnya.

baca juga

Tak perlu waktu lama, cuitan tersebut lantas memicu berbagai reaksi sindiran hingga gurauan dari netizen.

"Keren sanksinya anak muda banget, disuruh traktir," komen salah satu warganet.

Sementara netizen lainnya pun mencoba menghitung berapa orang yang akan ditraktir Ade Armando di DPP PSI.

"Traktir 8 orang sih paling cuma habis 800 rebu, gas Bang Ade," tulis akun tersebut.

Tak hanya itu, netizen lainnya malah ikutan mengejek dengan candaan.

"Sukurin lu Bang, disuruh traktir, emang enak," tulis akun lainnya.

Kontributor : Ayuni Sarah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Sebut Kaesang Pimpin PSI, Tapi Berada dalam Bayang-bayang Keluarga PDIP

Pengamat Sebut Kaesang Pimpin PSI, Tapi Berada dalam Bayang-bayang Keluarga PDIP

News | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 20:48 WIB

Aksi Kaesang Pangarep Tenteng Tas Boneka Ternyata Sudah Jadi Tren di Inggris, Punya Manfaat untuk Kesehatan Mental

Aksi Kaesang Pangarep Tenteng Tas Boneka Ternyata Sudah Jadi Tren di Inggris, Punya Manfaat untuk Kesehatan Mental

Jogja | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 16:00 WIB

Bertemu Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Kaesang Diberi Tiga Wejangan Ini

Bertemu Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Kaesang Diberi Tiga Wejangan Ini

Jogja | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 13:51 WIB

Terkini

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:02 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB