Pecah Kongsi! Bakal Depak Kader PDIP Dari Kabinet, Jokowi Tunjuk Menteri Baru Dari Demokrat?

Erick Tanjung

Selasa, 24 Oktober 2023 | 16:10 WIB
Pecah Kongsi! Bakal Depak Kader PDIP Dari Kabinet, Jokowi Tunjuk Menteri Baru Dari Demokrat?
Presiden Jokowi dan SBY di Istana Merdeka pada 2017 [BPMI Setpres]

Suara.com - Santer beredar isu Presiden Joko Widodo bakal memberikan kursi menteri pertanian ke partai Demokrat. Sinyal itu diperkuat dengan pertemuan Ketua Umum partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin kemarin.

Presiden Joko Widodo mengonfirmasi rencana perombakan atau reshuffle kabinet yang akan dilakukan pada pekan ini.

Jokowi belum mau menyebut hari apa dirinya akan melakukan reshuffle. Ia mengklaim rencana pergantian pemain di Kabinet Indonesia Maju itu masih dalam tahap persiapan.

Tetapi, dia menegaskan akan ada menteri baru untuk mengisi pos Kementerian Pertanian (Kementan).

"(Isi pos) menteri pertanian," kata Jokowi usai membuka seminar ekonomi di Jakarta, seperti dikutip Suara.com, Selasa (24/10/2023).

Saat ini kursi Mentan diisi oleh pelaksana tugas (plt) yakni Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi. Ia mengisi kursi mentan sementara waktu karena menteri sebelumnya, Syahrul Yasin Limpo mengundurkan diri karena menjadi tersangka kasus korupsi.

Ketika awak media menanyakan sosok calon mentan itu berasal dari Partai Demokrat, Jokowi enggan menjelaskan. Meski tidak menjawab, Kepala Negara mengangguk ketika disinggung nama partai Demokrat.

Bagaimana Nasib Menteri PDIP?

Ada isu soal PDIP yang santer beredar hingga menjadi topik perbincangan hangat. Para kader mereka yang menjabat sebagai menteri dikabarkan akan didepak dari Kabinet Indonesia Maju. Hal ini muncul usai Presiden Jokowi dinilai pindah haluan dari PDIP.

baca juga

Beberapa waktu lalu, Relawan Pro Jokowi (Projo) mengumumkan dukungannya kepada calon presiden Prabowo Subianto. Selain itu, anak bungsunya, Kaesang Pangarep juga memilih bergabung dengan PSI ketimbang PDIP hingga menjadi Ketum.

PSI sendiri tampaknya akan mendukung Prabowo. Kemudian, anak sulung Jokowi yang kini menjabat Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka pun digadang menjadi cawapres Prabowo. Ia bahkan sudah menerima dukungan dari Partai Golkar dan Partai Gelora.

Atas dasar itu, Jokowi dianggap pindah haluan dari PDIP dan muncul isu para kader partai banteng merah yang menjadi menteri akan dicabut. Saat ini, ada lima kader PDIP yang menjabat menteri di bawah pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Mereka adalah Yasonna Laoly (Menteri Hukum dan HAM (Menkumham)), Tri Rismaharini (Menteri Sosial), Abdullah Azwar Anas (Menpan RB), Gusti Ayu Bintang Darmawati (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), serta Pramono Anung Wibowo (Sekretaris Kabinet).

Tanggapan Puan Maharani

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani buka suara soal isu kader partainya yang bekerja untuk Jokowi bakal dicabut. Ia menampik hal tersebut dan mengatakan bahwa menteri merupakan hak prerogatif presiden. Jadi, jika masih dipercaya, maka tetap akan bertugas.

"Itu isu namanya," ujar Puan kepada wartawan usai hadiri acara Silaturahmi Bersama Gus dan Ning di Grand City, Surabaya, Sabtu (21/10).

"Menteri itu hak prerogatif dari presiden. Jadi, kalau presidennya masih percaya dan masih menugaskan menteri-menteri yang ada, ya semua menteri itu wajib untuk bisa menuntaskan dan membantu presiden dalam bekerja di kabinet," lanjutnya.

Arah Dukungan Jokowi

Puan Maharani juga sempat bicara soal arah dukungan Jokowi buntut relawan Projo yang mendukung Prabowo Subianto. Ia mengaku ingin tahu apakah sang presiden masih mendukung Ganjar Pranowo-Mahfud atau punya jagoan lain dalam Pilpres 2024 mendatang.

"Pertanyaannya harus ditanyakan Pak Jokowi bukan ke saya, jadi nanti ditanyakan ke Presiden kalau udah pulang masih dukung Pak Ganjar atau punya pilihan lain. Tolong tanyakan, saya juga ingin tahu," kata Puan di DPP PDIP, Jakarta, Rabu (18/10).

Jokowi pun menanggapi pertanyaan Puan terkait arah dukungannya pada Pilpres mendatang. Ia tak menyebut satu nama dan hanya menjawab akan mendukung semuanya demi kebaikan negara. Hal ini disampaikannya usai Apel Hari Santri 2023 di Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu (22/10).

"Dukung semuanya (soal capres) untuk kebaikan negara ini," ujar Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Video Megawati Lepas Paksa Gandengan Tangan Jokowi di Depan Ganjar Pranowo

Beredar Video Megawati Lepas Paksa Gandengan Tangan Jokowi di Depan Ganjar Pranowo

Hits | Selasa, 24 Oktober 2023 | 15:44 WIB

Mengenal Annisa Pohan, Alumni Gadis Sampul yang Kini Setia Dampingi Suami Jadi Ketum Partai Demokrat

Mengenal Annisa Pohan, Alumni Gadis Sampul yang Kini Setia Dampingi Suami Jadi Ketum Partai Demokrat

Entertainment | Selasa, 24 Oktober 2023 | 14:58 WIB

Habis Ketemu Jokowi, AHY Langsung Metik Apel, Pertanda Apa Nih?

Habis Ketemu Jokowi, AHY Langsung Metik Apel, Pertanda Apa Nih?

Kotak Suara | Selasa, 24 Oktober 2023 | 14:55 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×