Houthi Yaman Ikut Serang Israel, Kemana Arab Saudi? Sikap Raja Salman Jadi Sorotan

Rifan Aditya

Rabu, 01 November 2023 | 16:24 WIB
Houthi Yaman Ikut Serang Israel, Kemana Arab Saudi? Sikap Raja Salman Jadi Sorotan
Raja Salman didampinngi putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman. [AFP] - Houthi Yaman Ikut Serang Israel, Kemana Arab Saudi? Sikap Raja Salman Jadi Sorotan

Suara.com - Pasukan milisi Houthi Yaman mulai melancarkan serangan melalui drone ke Israel di tengah serangan besar-besaran pasukan Zionis di Gaza pada Selasa (31/10/2023). Namun kemana Arab Saudi?

Sebelum itu, Israel diketahui telah menerima serangan dari kelompok Hizbullah Lebanon. Yaman menyatakan serangan olehnya itu sebagai balasan sebab Israel sudah menggempur habis wilayah Gaza.

"Drone-drone ini milik Yaman," kata Abdelaziz bin Habtour, Perdana Menteri Yaman versi Houthi, dikutip oleh Al Jazeera.

Kendaraan udara tak berawak itu sebelumnya ditembak dan jatuh di atas Laut Merah saat mendekati Israel. Sementara itu, Israel menyatakan pasukannya berhasil mencegah serangan drone dari Laut Merah.

Pencegahan pada serangan Houthi Yaman itu berhasil dilakukan dengan sistem pertahanan jarak jauh Arrow. Serangan Houthi ke wilayah Israel, terjadi saat Zionis ini melancarkan invasi darat ke daerah Gaza. 

Kemana Arab Saudi? 

Terlepas dari serangan Yaman yang membantu negara Palestina menghadapi Israel, negara dengan penduduk muslim terbanyak yakni Arab Saudi dinilai diam saja melihat konflik di Gaza terus memanas.

Padahal, diketahui bahwa konflik antara Israel dan Palestina ini sudah cukup lama, sejak abad ke-19 silam. Namun negara-negara Arab nampaknya enggan membantu Palestina. Walaupun tidak semua, tapi sebagian negara Arab terlihat diam saja.

Arab Saudi sebagai salah satu negara Islam paling dihormati, aksi nyata dan sikapnya selalu dinantikan umat Muslim yang berpihak kepada Palestina. Akan tetapi aksi konkrit Arab Saudi belum terlihat.

baca juga

Dikutip dari berbagai sumber, negara Arab diketahui belum dapat bersatu dan masih terbagi dalam beberapa bagian sehingga tidak ada kesepakatan konkrit untuk membantu Palestina menghadapi serangan Israel belakangan ini.

Menurut mereka serangan ke wilayah Israel untuk membantu Palestina dapat memperburuk konflik yang masih berlangsung. Namun, alasan lain yang simpang siur yakni Arab Saudi dinilai takut pada kekuatan pasukan sekutu Israel, Amerika Serikat. 

“Saya belum mengetahui negara Arab yang tidak menyatakan dukungan pada Palestina di tingkat retoris, dan akan sulit bagi mereka untuk mengatakan yang sebaliknya. Tapi yang mereka lakukan ini sangat berbeda," kata seorang sarjana politik Timur Tengah di Carnegie Endowment di Washington H.A. Hellyer. 

Selain itu, diketahui bahwa negara-negara Arab mulai menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel sejak beberapa tahun belakangan ini.

Sementara di sisi lain, para negara tetangga Palestina-Israel seperti Mesir dan Yordania menyatakan penolakan untuk menampung para pengungsi. Sebab dikhawatirkan akan memicu rusaknya perdamaian dunia.

Tindakan Arab Saudi

Baru-baru ini melalui media sosial Kerajaan Arab, Raja Salman bin Abdulaziz mengutuk keras tindakan Israel yang membunuh warga sipil di Gaza.

"Kerajaan Arab Saudi mengutuk keras tindakan tidak manusiawi yang dilakukan pasukan pendudukan Israel terhadap kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza yang terkepung, menyebabkan kematian dan cedera pada sejumlah besar warga sipil tak berdosa", dikutip dari Twitter, Rabu (1/11/2023).

Ia pun menyebut tindakan Israel termasuk dalam pelanggaran hukum kemanusiaan internasional.

"Kerajaan mengutuk dan menolak sepenuhnya aksi militer pendudukan Israel di wilayah yang padat penduduk dan ini terus mengulangi pelanggaran pada hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional," imbuhnya

Kerajaan Arab meminta agar operasi militer yang berhubungan dengan konflik Israel-Palestina segera dihentikan.

Selain itu, Menteri Pertahanan Kerajaan Arab Saudi rencananya bakal bertemu dengan sekutu Israel, yaitu Amerika Serikat. Pertemuan itu digelar setelah Israel menyebut "fase baru" perang melawan Hamas.

Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman pun telah berkomunikasi dengan Presiden Amerika Joe Biden. Ia mendesak agar dilakukan gencatan senjata antara Israel-Palestina.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digunakan Pejuang Palestina, Berikut Spesifikasi Rudal Almas Buatan Iran

Digunakan Pejuang Palestina, Berikut Spesifikasi Rudal Almas Buatan Iran

Your Say | Rabu, 01 November 2023 | 14:35 WIB

Arab Saudi Kandidat Tunggal Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Arab Saudi Kandidat Tunggal Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Sulsel | Rabu, 01 November 2023 | 13:44 WIB

Arab Saudi Diprediksi Bakal Larang Alkohol Diminum saat Piala Dunia 2034

Arab Saudi Diprediksi Bakal Larang Alkohol Diminum saat Piala Dunia 2034

Bola | Rabu, 01 November 2023 | 11:04 WIB

Cerita Jumana Emad Jurnalis Gaza yang Hamil 9 Bulan, Bagaimana Nasib Bayi yang Lahir di Tengah Perang?

Cerita Jumana Emad Jurnalis Gaza yang Hamil 9 Bulan, Bagaimana Nasib Bayi yang Lahir di Tengah Perang?

Video | Rabu, 01 November 2023 | 11:00 WIB

Terkini

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 06:01 WIB

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

×