Terverifikasi Hoaks, Video Bernarasi TKA China Hajar Warga di Sulawesi Tengah Tidak Benar

Dany Garjito, Dita Alvinasari

Kamis, 02 November 2023 | 13:59 WIB
Terverifikasi Hoaks, Video Bernarasi TKA China Hajar Warga di Sulawesi Tengah Tidak Benar
CEK FAKTA: Beredar Video TKA China Hajar Warga di Sulawesi Tengah (X)

Suara.com - Beredar di media sosial video sekumpulan orang yang dinarasikan sebagai TKA asal China menghajar seorang penduduk pribumi di Sulawesi Tengah. Video ini diunggah oleh akun X @/knpiharis pada Rabu (2/11/2023).

"Saya mendapatkan sebuah video viral tentang situasi di Kabuparen Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah adanya sejumlah TKA China (Tiongkok) yang sudah berani menghakimi penduduk pribumi hingga parah. Tolong Polri untuk segera bergerak mengecek keaslian ideo ini @ListyoSigitP," tulis pengunggah video, dikutip Kamis (2/11/2023).

Melalui video berdurasi 1 menit 33 detik tersebut, terlihat segerombolan orang yang diklaim berasal dari China tengah mengelilingi seorang pria berkaus biru yang tergeletak di atas jalan.

Kepala pria berkaus biru itu tampak ditendang dan bahkan diinjak oleh para pria yang diduga TKA China. Bukan itu saja, tubuh pria berkaus biru itu juga beberapa kali dipukul menggunakan tongkat hitam panjang oleh segerombolan orang tersebut.

Hingga kini, video ini telah ditonton lebih dari 257 ribu kali. Ratusan komentar juga telah membanjiri unggahan ini. Tak sedikit warganet yang mempercayai klaim yang ditulis pengunggah video ini.

Lantas, benarkan klaim tersebut?

Penelusuran

Berdasarkan penelusuran Suara.com, video yang diklaim berisi detik-detik sekelompok TKA China menghajar penduduk pribumi di Sulawesi Tengah adalah tidak benar.

Dikutip dari komentar Humas Polda Sulawesi Tengah di unggahan akun X @/knpiharis, pihaknya membantah jika kejadian tersebut terjadi di Sulawesi Tengah.

baca juga

"Terima kasih informasinya. Sehubungan video viral tentang TKA China yang berani menghakimi penduduk pribumi terjadi di Morowali Provinsi Sulteng, Itu tidak benar adanya dan kejadian berada ditempat lain," komentar @/humaspolsulteng.

Selain itu, berdasarkan penelusuran, kejadian tersebut terjadi di Malaysia pada 5 Oktober 2023 lalu. Dikutip dari kanal berita Malaysia, pria yang dipukul dalam video tersebut adalah pelaku dalam kasus pencurian. 

Kesimpulan

Jadi, klaim yang mengatakan video itu menunjukkan TKA China sedang mengakimi penduduk pribumi di Sulawesi Tengah adalah hoaks.

Harap berhati-hati dalam menyebarkan informasi di era digital ini dan selalu melakukan cek fakta sebelum membagikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Buat Konten Klitih di TikTok, Pelajar Gunungkidul Diciduk Polisi

Gegara Buat Konten Klitih di TikTok, Pelajar Gunungkidul Diciduk Polisi

Jogja | Rabu, 01 November 2023 | 09:03 WIB

Produksi Beras Sulawesi Tengah Melimpah, Tangguh Hadapi El Nino

Produksi Beras Sulawesi Tengah Melimpah, Tangguh Hadapi El Nino

Sulsel | Minggu, 29 Oktober 2023 | 14:52 WIB

Banyak Hoaks Pemilu 2024, Kominfo Gandeng Meta hingga Google

Banyak Hoaks Pemilu 2024, Kominfo Gandeng Meta hingga Google

Tekno | Minggu, 29 Oktober 2023 | 11:26 WIB

Hoaks Pemilu 2024 Meningkat 10 Kali Lipat, Kominfo: Terbanyak di Facebook

Hoaks Pemilu 2024 Meningkat 10 Kali Lipat, Kominfo: Terbanyak di Facebook

Tekno | Minggu, 29 Oktober 2023 | 10:31 WIB

Sebar Hoaks, Boasa Simanjuntak Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Sebar Hoaks, Boasa Simanjuntak Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Sumut | Jum'at, 27 Oktober 2023 | 11:00 WIB

Polisi Buru Penyebar Hoaks Peristiwa Bunuh Diri Massal di STIKES Panakkukang Makassar

Polisi Buru Penyebar Hoaks Peristiwa Bunuh Diri Massal di STIKES Panakkukang Makassar

Sulsel | Kamis, 26 Oktober 2023 | 20:00 WIB

Terkini

Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB

Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:32 WIB

Skenario Sang Jenderal: Runtuhnya Tembok Kebohongan Ferdy Sambo

Skenario Sang Jenderal: Runtuhnya Tembok Kebohongan Ferdy Sambo

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:30 WIB

Pramono Anung Ancam Pecat ASN yang Terbukti Jadi Calo Rekrutmen Damkar

Pramono Anung Ancam Pecat ASN yang Terbukti Jadi Calo Rekrutmen Damkar

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:23 WIB

Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi

Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:20 WIB

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:19 WIB

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 18:17 WIB

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Health | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

×