Cerita Israel Ambil Organ Tubuh Warga Palestina Tanpa Izin: dari Kulit hingga Katup Jantung

Ruth Meliana

Minggu, 05 November 2023 | 12:34 WIB
Cerita Israel Ambil Organ Tubuh Warga Palestina Tanpa Izin: dari Kulit hingga Katup Jantung
Seorang pria mengevakuasi korban anak-anak setelah serangan Israel di kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza, Palestina, Kamis (2/11/2023). [Mahmud HAMS/AFP]

Suara.com - Kejahatan yang dilakukan Israel pada Palestina telah menimbulkan amarah dan seruan kebencian dari berbagai pihak di seluruh dunia. Serangan yang dilakukan secara mengerikan oleh Israel telah menewaskan lebih dari 9000 orang dengan 40 persen dari korban merupakan kalangan anak-anak.

Dalam kondisi perang yang semakin panas itu muncul kembali aib lama mengenai Israel yang telah melakukan praktek ilegal dengan mengambil organ warga palestina yang menjadi tahanan mereka. Simak cerita Israel ambil organ tubuh warga Palestina berikut ini.

Cerita Israel Ambil Organ Tubuh Warga Palestina

Menyadur dari The Guardiran, Israel mengakui bahwa para ahli patologi mereka telah mengambil organ-organ dari warga Palestina dan lainnya yang telah meninggal. Pengambilan organ itu dilakukan tanpa persetujuan dari keluarga mereka.

Namun praktek tersebut diklaim berakhir pada tahun 1990-an. Pengakuan ini disampaikan oleh Dr Yehuda Hiss, mantan kepala institut forensik Abu Kabir di dekat Tel Aviv, Israel.

Pengakuan tersebut muncul menyusul pemberitaan surat kabar Swedia, Aftonbladet yang menyebut Israel membunuh rakyat Palestina untuk mengambil organ-organ tubuh mereka. Berita itu pun telah dibantah Israel bahkan menganggap bahwa Swedia "antisemit" atau anti-Yahudi.

Namun fakta mengejutkan muncul dari wawancara tahun 2000 oleh seorang akademisi AS, Nancy Sheppard-Hughe, profesor anthropologi di University of California-Berkeley. Wawancara itu dirilis di tengah Israel dan Swedia bersitegang atas pemberitaan harian Aftonbladet.

Stasiun televisi Channel 2 memberitakan bahwa tahun 1990-an para spesialis di institut Abu Kabir mengambil kornea mata, kulit, katup jantung dan tulang-tulang dari jasad-jasad prajurit Israel, warga Israel, warga Palestina dan para pekerja asing. Pengambilan organ itu seringkali tanpa izin dari keluarga mereka.

Israel Benarkan Ambil Organ Tubuh Warga Palestina

baca juga

Pada stasiun TV itu, militer Israel mengkonfirmasi terjadinya praktek tersebut. Namun mereka menegaskan bahwa praktek itu tak terjadi lagi. 

"Aktivitas ini berakhir satu dekade lalu dan tidak terjadi lagi. Kami mulai mengambil kornea, tak ada izin yang diminta dari keluarga," ujar dr Hiss.

Walau demikian tak ada bukti bahwa Israel telah membunuh rakyat Palestina untuk diambil organ-organ mereka, seperti yang diberitakan Aftonbladet.

Media Swedia itu mengutip keterangan warga Palestina yang mengatakan para pria muda dari Tepi Barat dan Jalur Gaza ditahan pasukan Israel dan tubuh mereka dikembalikan ke keluarga dengan kondisi adanya organ yang hilang.

Pemerintah Israel mendesak pemerintah Swedia mengecam artikel Aftonbladet tersebut. Namun Swedia menolak dengan alasan akan melanggar kebebasan berbicara di negeri tersebut.

Hiss kemudian dicopot dari jabatannya pada tahun 2004, ketika pemberitaan  tentang pengambilan organ warga Palestina pertama kali dilaporkan. Namun dia masih bekerja di institut forensik.

Sementara itu Kementerian Kesehatan Israel mengatakan pengambilan organ tubuh kini dilakukan dengan izin.

"Pedoman saat itu tidak jelas. Selama 10 tahun terakhir, Abu Kabir telah bekerja berdasarkan etika dan hukum Yahudi," katanya dalam sebuah pernyataan di Channel 2. 

Diketahui bahwa Israel memiliki Bank Skin terbesar di dunia yang digunakan untuk pengobatan medis seperti kanker, luka bakar dan masih banyak lagi.

Pengakuan mengejutkan datang dari pihak Israel yang mengkonfirmasi sebagian besar organ yang disimpan bukan dari pihak warga Israel. Mereka mengatakan kebanyakan organ yang tersimpan di dalam Bank tersebut berasal warga negara Palestina.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Aksi Bela Palestina di Monas, Ini Sederet Tokoh dan Artis yang Ikut Hadir

7 Fakta Aksi Bela Palestina di Monas, Ini Sederet Tokoh dan Artis yang Ikut Hadir

Lifestyle | Minggu, 05 November 2023 | 12:27 WIB

Pesan Tegas Anies ke Negara Lain: Buka Perbatasan Palestina dan Blokade Diplomasi dengan Israel

Pesan Tegas Anies ke Negara Lain: Buka Perbatasan Palestina dan Blokade Diplomasi dengan Israel

Kotak Suara | Minggu, 05 November 2023 | 12:25 WIB

Di Tengah-tengah Ribuan Massa, Menag Yaqut Ajak Masyarakat Shalat Gaib Untuk Palestina

Di Tengah-tengah Ribuan Massa, Menag Yaqut Ajak Masyarakat Shalat Gaib Untuk Palestina

News | Minggu, 05 November 2023 | 12:16 WIB

Aksi Wartafunky Bela Palestina Lewat Karya Seni: Jual Mural Untuk Donasi

Aksi Wartafunky Bela Palestina Lewat Karya Seni: Jual Mural Untuk Donasi

Lifestyle | Minggu, 05 November 2023 | 12:11 WIB

Puji Menko Muhadjir Fasih Bersholawat Saat Aksi Bela Palestina, Din Syamsudin: Jangan-jangan Menag Gus Yaqut Kalah

Puji Menko Muhadjir Fasih Bersholawat Saat Aksi Bela Palestina, Din Syamsudin: Jangan-jangan Menag Gus Yaqut Kalah

News | Minggu, 05 November 2023 | 12:00 WIB

Menteri Keuangan Israel: Kami Akan Kendalikan Gaza Setelah Perang

Menteri Keuangan Israel: Kami Akan Kendalikan Gaza Setelah Perang

Bisnis | Minggu, 05 November 2023 | 11:50 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×