Aku telah buta selama ini dan telah memberi kalian semua harapan palsu. Dunia ini kejam. Ingat itu. Aku mencintai kalian. Tapi aku tak bisa melakukannya lagi sejak aku berhenti berharap. Sudah terlambat sekarang.
Jika seluruh dunia mempertanyakan, aku tak melihat ada harapan. Aku ingin bertahan di sana
Dear paman
Terima kasih telah membukakan mataku untuk melihat dunia yang kejam ini. Tetapi bocah bodoh dan rapuh yang kamu cintai ini tak bisa berkawan dengan kenyataan. Aku memilih kabur. Maaf aku pengecut. Aku tak cerdas aku tak bijaksana. Kamu melihatku salah. Aku melihat tak ada masa depan dan juga kesuksesan.
Dear sahabat
Kalian begitu kuat dan berani. Aku berharap bisa seperti kalian. Tapi kalian tahu, aku lemah. Tak punya motivasi. Aku berharap kalian bahagia selamanya. Aku tahu kalian bisa. Maafkan aku. Aku sayang kalian.
Bila setiap orang pernah menjumpaiku. Bila aku salah, bunuh saja aku. Untuk dunia. Ya, kamu telah menumbuhkan kegagalan, generasi lemah.
Hidup segan mati tak mau? Aku memilih untuk mati.
Dari dua surat wasiat tersebut, tampaknya CA tewas karena bunuh diri dan bukan karena dibunuh. Meski demikian sampai saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab kematian.
Kronologi Kematian
Kematian CA mahasiswi Unair diketahui pertama kali oleh satpam di apartemen tempat tinggal CA. CA ditemukan tak bernyawa dengan posisi duduk di mobil di area parkir Apartemen Royal Bisnis, Tambak Oso, Sidoarjo.
Saat ditemukan, korban dalam posisi duduk di belakang kemudi dengan kepala terbungkus plastik dan pada bagian leher terdapat plastik yang ada lakbannya. Dalam mobil tersebut juga ditemukan surat wasiat dan tabung berisi helium.
Tabung tersebut memiliki slang yang salah satun ujungya dimasukkan dalam plastik yang digunakan untuk menutup kepala korban. Untuk penyebab kematiannya, polisi masih menunggu hasil autopsi.
Rekaman CCTV
Berikut adalah detik-detik sebelum CA tewas dalam mobil yang terekam kamera CCTV. Dalam CCTV tersebut, tampak CA keluar apartemen pada Sabtu (4/11) sore. Pada saat itu, CA mengenakan kaus putih, celana cargo warna cokelat, memakai tas, dan sandal.
Dalam CCTV juga tampak bahwa CA sendirian keluar apartemen. Dalam rekaman CCTV juga tampak ia sedang menunggu lift sambil mondar-mandir dengan memainkan handphone. Lalu, tampak CA keluar apartemen menggunakan mobilnya.
Namun dalam CCTV tidak ditemukan kemana CA keluar. Tiba-tiba pada Minggu (5/11), CA ditemukan telah tewas dalam mobil dengan kepala terbungkus plastik di area parker apartemen.
Pernyataan Kampus dan Keluarga
Mengenai kabar kematian CA, Murni Lamid selaku Dekan FKH Unair menyampaikan bahwa CA sedang menjalankan program koas pendidikan dokter hewan. CA merupakan mahasiswa yang baik di kampus. Murni berserta warga FKH merasa sangat terpukul mendengar kematian CA.
Untuk pihak keluarga CA, mereka merasakan kesediiahan yang teramat dalam atas kepergian CA. Isak tangis pun pecah di tempat persemayaman.
Gunawan selaku ayah CA menyampaikan bahwa pihak keluarga ingin meluruskan cerita terkait kematian CA katanya adalah korban pembunuhan. Pihak keluarga meyakini bahwa CA murni meninggal karena bunuh diri.
Hal tersebut didukung dengan adanya surat wasiat dalam mobil yang mana dalam surat tersebut menjelaskan kondisi dan keadaan CA. Selain itu, dalam surat tersebut juga ia pamit pada pihak keluarga juga teman-temannya.
Demikian ulasan mengenai puzzle kematian mahasiswi Unair yang belakangan ini sedang menjadi perbinganan hangat. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi