Puzzle Kematian Mahasiswi Unair: Surat Wasiat, Gelagat di Rekaman CCTV hingga Bunuh Diri dengan Helium

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 09 November 2023 | 11:55 WIB
Puzzle Kematian Mahasiswi Unair: Surat Wasiat, Gelagat di Rekaman CCTV hingga Bunuh Diri dengan Helium
Aparat kepolisian saat mendatangi TKP tewasnya mahasiswa FKH Unair di dalam mobil di halaman apartemen Jalan H. Anwar Hamzah Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (5/11/2023). ANTARA/HO-ADS

Suara.com - Baru-baru ini berita kematian mahasiswa Unair sedang jadi perbincangan hangat. Banyak yang bertanya-tanya apa penyebab kematiannya. Nah bagi yang ingin mengetahuinya, simak berikut ini ulasan puzzle kematian mahasiswi Unair yang dirangkum Suara.com.

Diberitakan, mahasiswi FKH (Fakultas Kedokteran Hewan) Unair (Universitas Airlangga) berinisial CA (21) ditemukan meninggal dunia dalam mobil di kawasan Sidoarjo. Dalam mobil tersebut juga ditemukan surat wasiat yang diduga Ia tulis sendiri sebelum tewas.

Penemuan mayat tersebut langsung membuat geger warga setempat dan bertanya-tanya mengenai penyebab kematiannya. Untuk penyebab kematiannya, saat ini sedang diselidiki oleh polisi.

Nah bagi yang ingin mengetahui perkembangan kasus kematian mahasiswa Unair, simak berikut ini ulasan puzzle kematian mahasiswi Unair yang dirangkum dari berbagai sumber.

Identitas Korban

Mahasiswa Unair yang ditemukan tewas dalam mobil diketahui benama  Bernadette Caroline Angelica (CA). CA (21) merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Univeristas Airlangga (Unair) berprestasi yang lulus dengan IPK 3,8.

Meski telah lulus, CA masih aktif ke kampus sebagai asdos (asisten dosen) di fakultasnya sekaligus menjalani program profesi untuk jadi seorang dokter. CA yang berasa dari Kediri ini merupakan sebagai anak kedua dari 3 bersaudara.

CA ini tidak tinggal bersama keluarganya, melainkan di apartemen di kawasan Surabaya bersama dengan adiknya. Untuk agamanya, CA diketahui menganut agama Kristen.

Surat Wasiat

Dalam mobil tempat CA meninggal dunia, ditemukannya juga dua surat wasiat yang mana wasiat tersebut ditujukan untuk ibu, kedua saudaranya, paman dan sahabatnya. Berikut ini bunyi surat wasiatnya dibagikan akun @komentatorpedas_official pada Selasa (7/11/2023).

Dear Mama

Terima kasih selama ini telah melindungiku. Tetapi sekarang perlindunganmu terasa sia-sia. Aku tak pernah membuat keputusanku sendiri dalam hidup ini. Sekarang inilah bagaimana aku menunjukkan kebebasanku.

Aku memilih apa yang aku pilih dalam hidup ini. Aku tak melihat masa depan untukku. Aku tahu bagaimana kau mencintaiku. Ini bukan salahmu. Aku tidak menyalahkanmu. Maaf aku tak bisa mencintaimu kembali. Maaf aku tak dapat melindungimu.

Dear saudara laki-laki dan perempuanku

Aku berharap kalian tak berakhir seperti aku. Kalian mungkin melihat aku sebagai anak yang cerdas. Aku nggak secerdas itu. Aku adalah seorang yang bodoh yang tak pernah melihat dunia sebenarnya.

Aku telah buta selama ini dan telah memberi kalian semua harapan palsu. Dunia ini kejam. Ingat itu. Aku mencintai kalian. Tapi aku tak bisa melakukannya lagi sejak aku berhenti berharap. Sudah terlambat sekarang.

Jika seluruh dunia mempertanyakan, aku tak melihat ada harapan. Aku ingin bertahan di sana

Dear paman

Terima kasih telah membukakan mataku untuk melihat dunia yang kejam ini. Tetapi bocah bodoh dan rapuh yang kamu cintai ini tak bisa berkawan dengan kenyataan. Aku memilih kabur. Maaf aku pengecut. Aku tak cerdas aku tak bijaksana. Kamu melihatku salah. Aku melihat tak ada masa depan dan juga kesuksesan.

Dear sahabat

Kalian begitu kuat dan berani. Aku berharap bisa seperti kalian. Tapi kalian tahu, aku lemah. Tak punya motivasi. Aku berharap kalian bahagia selamanya. Aku tahu kalian bisa. Maafkan aku. Aku sayang kalian.

Bila setiap orang pernah menjumpaiku. Bila aku salah, bunuh saja aku. Untuk dunia. Ya, kamu telah menumbuhkan kegagalan, generasi lemah.

Hidup segan mati tak mau? Aku memilih untuk mati.

Dari dua surat wasiat tersebut, tampaknya CA tewas karena bunuh diri dan bukan karena dibunuh. Meski demikian sampai saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab kematian.

Kronologi Kematian

Kematian CA mahasiswi Unair diketahui pertama kali oleh satpam di apartemen tempat tinggal CA. CA ditemukan tak bernyawa dengan posisi duduk di mobil  di area parkir Apartemen Royal Bisnis, Tambak Oso, Sidoarjo. 

Saat ditemukan, korban dalam posisi duduk di belakang kemudi dengan kepala terbungkus plastik dan pada bagian leher terdapat  plastik yang ada lakbannya. Dalam mobil tersebut juga ditemukan surat wasiat dan tabung berisi helium.

Tabung tersebut memiliki slang yang salah satun ujungya dimasukkan dalam plastik yang digunakan untuk menutup kepala korban. Untuk penyebab kematiannya, polisi masih menunggu hasil autopsi.

Rekaman CCTV

Berikut adalah detik-detik sebelum CA tewas dalam mobil yang terekam kamera CCTV. Dalam CCTV tersebut, tampak CA keluar apartemen pada Sabtu (4/11) sore. Pada saat itu, CA mengenakan kaus putih, celana cargo warna cokelat, memakai tas, dan sandal.

Dalam CCTV juga tampak bahwa CA sendirian keluar apartemen.  Dalam rekaman CCTV juga tampak ia sedang menunggu lift sambil mondar-mandir dengan memainkan handphone. Lalu,  tampak CA keluar apartemen menggunakan mobilnya.

Namun dalam CCTV tidak ditemukan kemana CA keluar. Tiba-tiba pada Minggu (5/11), CA ditemukan telah tewas dalam mobil dengan kepala terbungkus plastik di area parker apartemen.

Pernyataan Kampus dan Keluarga

Mengenai kabar kematian CA, Murni Lamid selaku Dekan FKH Unair menyampaikan bahwa CA sedang menjalankan program koas pendidikan dokter hewan. CA merupakan mahasiswa yang baik di kampus. Murni berserta warga FKH merasa sangat terpukul mendengar kematian CA.

Untuk pihak keluarga CA, mereka merasakan kesediiahan yang teramat dalam atas kepergian CA. Isak tangis pun pecah di tempat persemayaman.

Gunawan selaku ayah CA menyampaikan bahwa pihak keluarga ingin meluruskan cerita terkait kematian CA katanya adalah korban pembunuhan. Pihak keluarga meyakini bahwa CA murni meninggal karena bunuh diri.

Hal tersebut didukung dengan adanya surat wasiat  dalam mobil yang mana dalam surat tersebut menjelaskan kondisi dan keadaan CA.  Selain itu, dalam surat tersebut juga ia pamit pada pihak keluarga juga teman-temannya.

Demikian ulasan mengenai puzzle kematian mahasiswi Unair yang belakangan ini sedang menjadi perbinganan hangat. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Surat Wasiat Mahasiswa Unair Diduga Bunuh Diri, Kirim Pesan ke Ibu: Perlindunganmu Bikin Aku Tak Berguna

Viral Surat Wasiat Mahasiswa Unair Diduga Bunuh Diri, Kirim Pesan ke Ibu: Perlindunganmu Bikin Aku Tak Berguna

Entertainment | Selasa, 07 November 2023 | 21:35 WIB

7 Fakta di Balik Kematian Mahasiswi Kedokteran Unair: Ada Surat Wasiat, Barang-barang Lengkap

7 Fakta di Balik Kematian Mahasiswi Kedokteran Unair: Ada Surat Wasiat, Barang-barang Lengkap

Lifestyle | Senin, 06 November 2023 | 14:27 WIB

Mahasiswi FKH Unair Tewas Dalam Mobil Di Sidoarjo, Ditemukan 2 Carik Surat Berbahasa Inggris

Mahasiswi FKH Unair Tewas Dalam Mobil Di Sidoarjo, Ditemukan 2 Carik Surat Berbahasa Inggris

News | Senin, 06 November 2023 | 04:52 WIB

Terkini

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:57 WIB

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:46 WIB

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:13 WIB

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:07 WIB

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:58 WIB

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:43 WIB

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:31 WIB

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB