Profil Avi Dichter, Menteri Israel Ditegur Netanyahu Gara-gara Sebut Gaza New Nakba

Rifan Aditya

Selasa, 14 November 2023 | 11:43 WIB
Profil Avi Dichter, Menteri Israel Ditegur Netanyahu Gara-gara Sebut Gaza New Nakba
Profil Avi Dichter (Instagram)

Suara.com - Usai memberikan pernyataan tentang New Nakba 2023, Menteri Pertanian Israel Avi Dichter diberi peringatan oleh Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu. Simak profil Avi Dichter yang menjadi sorotan paska wawancara dengan Channel 12. 

Teguran keras dari PM Benjamin Netananyahu berlangsung setelah Avi Dichter ditanya oleh Channel 12 mengenai perbandingan situasi di Gaza saat ini dengan peristiwa Nakba di tahun 1948.

Avi merespon pertanyaan itu dengan menyebut Gaza Nakba 2023. Usai memberikan pernyataan kepada Channel 12, Avi kena teguran. Lantas bagaimana profil Avi Dichter itu sendiri?

Profil Avi Dichter 

Diketahui dari berbagai media bahwasanya Avi merupakan Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Israel, menjabat sejak tahun 2022.

Sebelum menjadi Menteri Pertanian, ia menjabat sebagai Menteri Keamanan dalam negeri periode tahun 2006-2009. Pernah juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan Front Dalam Negeri periode 2012-2013.

Avi Dichter merupakan anggota parlemen Knesset dari partai sayap kanan Israel bernama Likud. Avi bergabung dengan partai tersebut sejak tahun 2015. Sebelumnya ia merupakan anggota Partai kadima, tetapi meninggalkannya dan bergabung dengan Likud. 

Orang tua dan perjalanan hidup Avi Dichter 

Orang tua Avi Dichter adalah penyintas peristiewa Holocaust yang kemudian bergabung dengan gerakan pemuda Zionist, Hashomer Hatzairsaat masih remaja. 

baca juga

Di tahun 1971, Avi bergabung dalam Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan berhasil menyelesaikan pelatihan sebagai salah satu pasukan elit Sayeret Matkal. 

Tahun 1978, Avi Dichter bertugas di jalur Gaza, hingga sepuluh tahun kemudian ia bertugas memimpin unit Komando Selatan dalam peristiwa intifada pertama. 

Setelah itu, Dichter ditunjuk sebagai Kepala Divisi Keamanan Otoritas Sekuritas Israel (ISA) pada 1996. Sebelum menjabat sebagai direktur ISA, pada tahun 2000, Dichter terlebih dahulu menjabat sebagai wakilnya selama setahun. Kemudian, di tahun 2005, Dichter pensiun sebagai direktur ISA. 

Arti kata Nakba

Nakba, dalam bahasa Arab berarti "bencana," mengacu pada pemindahan massal dan pembersihan etnis Palestina selama perang Arab-Israel 1948.

Palestina dianggap sebagai masyarakat multi-etnis sampai ketegangan antara orang-orang Arab dan Yahudi meningkat sebagai akibat dari kedua orang Yahudi bermigrasi untuk melarikan diri dari penganiayaan di Eropa, serta gerakan Zionis berusaha untuk mendirikan etnostate Yahudi di Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tentara Israel Tuding Tempelan Ini Jadi Jadwal Shift Hamas, Ternyata Cuma Kalender

Tentara Israel Tuding Tempelan Ini Jadi Jadwal Shift Hamas, Ternyata Cuma Kalender

News | Selasa, 14 November 2023 | 11:39 WIB

Jokowi Desak AS Upayakan Gencatan Senjata Israel, Bagaimana Reaksi Joe Biden?

Jokowi Desak AS Upayakan Gencatan Senjata Israel, Bagaimana Reaksi Joe Biden?

News | Selasa, 14 November 2023 | 11:34 WIB

Profil Dr Moshe Yatom, Psikiater Netanyahu Diduga Bunuh Diri, Kena Mental Gara-gara Ulah Pasiennya Sendiri?

Profil Dr Moshe Yatom, Psikiater Netanyahu Diduga Bunuh Diri, Kena Mental Gara-gara Ulah Pasiennya Sendiri?

News | Selasa, 14 November 2023 | 11:08 WIB

Fatwa MUI Haramkan Produk Israel: Banyak Warga Dukung, Tapi Masih Bingung

Fatwa MUI Haramkan Produk Israel: Banyak Warga Dukung, Tapi Masih Bingung

News | Selasa, 14 November 2023 | 10:40 WIB

PBB Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang, Bagaimana Aturan Perang dan Maknanya?

PBB Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang, Bagaimana Aturan Perang dan Maknanya?

Video | Selasa, 14 November 2023 | 11:00 WIB

Terkini

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:48 WIB