Profil Suella Braverman, Mendagri Inggris Dipecat Gara-gara Anti Unjuk Rasa Pro-Palestina

Rifan Aditya

Rabu, 15 November 2023 | 10:55 WIB
Profil Suella Braverman, Mendagri Inggris Dipecat Gara-gara Anti Unjuk Rasa Pro-Palestina
profil Suella Braverman (instagram)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Suella Braverman dipecat oleh Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak dikarenakan Suella menuduh polisi terlalu lunak kepada pengunjuk rasa pro-Palestina. Sejak berita ini beredar, orang-orang jadi ingin mengetahui lebih dalam mengenai siapa Suella Braverman

Suella Braverman dicopot dari jabatannya sebagai Mendagri karena memicu kontroversi selama masa jabatannya. Ia mengambil sikap keras terhadap imigrasi dan sering terlibat dalam isu perang budaya yang berpotensi memecah belah pada pemilih. Profil Suella Braverman pun kerap menjadi sorotan publik.

Kehidupan awal

Suella Braverman lahir dengan nama Sue-Ellen Fernandes, pada bulan April 1980. Para guru di sekolah mempersingkat namanya menjadi Suella.

Ia menjadi siswa berprestasi dan juga memperlihatkan pada sekitarnya bahwa dia bisa menjadi pemimpin. Dia mengubah namanya menjadi Suella Braverman, setelah menikah dengan eksekutif bisnis Afrika Selatan Rael Braverman pada 2019.

Kedua orang tuanya berasal dari India, dan bersatu di London, setelah ayahnya melarikan diri dari Kenya dan ibunya bermigrasi dari Mauritius untuk menjadi perawat.

Dia pernah secara terbuka kepada media menceritakan bagaimana perjalanan dan tekanan yang diterima orang tuanya sebagai imigran. Semua itu mempengaruhi jalan hidupnya.

Kondisi dan tekanan yang selalu dirasakan orang tuanya membuatnya belajar hukum di Universitas Cambridge. Di sana ia menjadi ketua Asosiasi Konservatif universitas.

Lulus dari Cambridge, ia belajar selama dua tahun di Paris, memperoleh gelar pascasarjana dalam hukum Eropa dan Prancis di Universitas Panthéon-Sorbonne. Suella Braverman mengembangkan rasa cinta mendalam pada karya-karya Marcel Proust dan lagu-lagu penyanyi Belgia Jacques Brel.

baca juga

Karir politik

Karier hukum Suella Braverman membawanya berpindah-pindah dari Inggris ke AS. Dia berhasil lulus ujian sebagai pengacara di London dan New York. Pada saat yang sama dia juga tertarik pada politik. 

Suella mendapatkan pekerjaan sebagai pengacara untuk pemerintah, tetapi tidak lolos sebagai kandidat anggota parlemen untuk mewakili kaum buruh di Leicester East pada tahun 2005.

Dalam pemilihan 2015 ia terpilih sebagai anggota parlemen dan dengan cepat melambungkan namanya sendiri karena pandangan kontroversialnya mengenai Uni Eropa, imigrasi, hukum dan ketertiban.

Sebagai pendukung kuat Brexit, ia mengetuai Eurosceptic European Research Group (ERG), setelah Inggris meninggalkan Uni Eropa. 

Dalam huru-hara setelah referendum 2016, Suella melenggang menduduki kantor kementerian sebagai menteri junior di Departemen untuk Exiting the European Union (DExEU). 

Dia mengundurkan diri dari peran itu 10 bulan kemudian, bersama bosnya di DExEU Dominic Raab, sebagai protes atas kesepakatan Brexit Theresa May, yang dia sebut "pengkhianatan".

Suella Braverman kembali ke pemerintahan ketika dia ditunjuk sebagai jaksa agung oleh Boris Johnson. Sebagai kepala penasihat hukum pemerintah, dia dikritik oleh banyak pengacara karena mendukung RUU Pasar Internal – yang menetapkan aturan bea cukai dan perdagangan pasca-Brexit – yang melanggar hukum internasional dengan "cara yang spesifik dan terbatas".

Dia juga membuat sejarah pada tahun 2021 sebagai menteri kabinet pertama yang mengambil cuti hamil, setelah disahkannya undang-undang baru.

Sekarang kepergiannya dari kementerian dalam negeri menandai akhir dari periode penuh gejolak di pemerintahan, tetapi tidak mungkin mengakhiri ambisi kepemimpinan Suella Braverman.

Biografi singkat

Suella Braverman adalah Sekretaris Negara untuk Departemen Dalam Negeri antara 25 Oktober 2022 dan 13 November 2023. Dia sebelumnya memegang peran yang sama antara 6 September 2022 dan 19 Oktober 2022.

Pernah menjabat sebagai Jaksa Agung antara 13 Februari 2020 dan 6 September 2022. Dia juga menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Parlemen di Departemen untuk Keluar dari Uni Eropa dari Januari hingga November 2018.

Suella terpilih sebagai anggota parlemen Konservatif untuk Fareham pada Mei 2015. Demikian itu yang bisa disampaikan mengenai siapa Suella Braverman.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Suella Braverman: Mendagri Inggris Dipecat Buntut Komentarnya Soal Demo Pro-Palestina

Profil Suella Braverman: Mendagri Inggris Dipecat Buntut Komentarnya Soal Demo Pro-Palestina

Lifestyle | Selasa, 14 November 2023 | 18:27 WIB

Sepak Terjang Karier Suella Braverman, Mendagri Inggris Pilih Resign Usai Salah Kirim Surel

Sepak Terjang Karier Suella Braverman, Mendagri Inggris Pilih Resign Usai Salah Kirim Surel

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 16:08 WIB

Terkini

Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga

Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal

Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:20 WIB

BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel

BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:13 WIB

QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis

QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel

Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman

Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam

Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Sempat Damai, Tawuran Bukit Duri Pecah Lagi: Lurah Sebut Ada Provokasi Warga Luar

Sempat Damai, Tawuran Bukit Duri Pecah Lagi: Lurah Sebut Ada Provokasi Warga Luar

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 21:00 WIB

×