Pemprov DKI Sediakan Layanan Sanitasi Berkelanjutan untuk Warga Jakarta

Fabiola Febrinastri, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 30 November 2023 | 18:19 WIB
Pemprov DKI Sediakan Layanan Sanitasi Berkelanjutan untuk Warga Jakarta
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menggelar sosialisasi pelaksanaan Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zona 1 Paket V dan VI di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2023). [Dok. Beritajakarta]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk menyediakan layanan sanitasi berkelanjutan bagi warga Ibu Kota melalui berbagai inisiatif. Salah satunya melalui pembangunan Jakarta Sewerage Development Project (JSDP).

Proyek pembangunan Sistem Perpipaan Air Limbah (Sewerage System) beserta instalasi pengelolaan di Jakarta zona 1 telah dibagi menjadi enam paket. Pengerjaan paket I hingga IV ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sementara dua sisanya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.

Kepala Bidang Pengelolaan Air Limbah, Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi DKI Jakarta, Nelson mengatakan, pelaksanaan program JSDP Zona 1 paket V dan VI dibiayai secara multiyears sejak 2023 hingga 2026, dengan jangka waktu pengerjaan selama 1.460 hari.

Pembangunan pipa air limbah paket V sepanjang 18,6 kilometer melintasi sejumlah ruas jalan di sembilan kelurahan Jakarta Pusat dan tiga kelurahan di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

“Sementara, pemasangan pipa air limbah paket VI sepanjang13,8 kilometer yang melintasi sejumlah ruas jalan di tiga kelurahan Jakarta Utara dan empat kelurahan di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat," ujar Nelson.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membangun sistem perpipaan air limbah karena kondisi pencemaran limbah domestik yang semakin massif, sehingga menurunkan kadar kesehatan dan kenyamanan lingkungan.

"Pengelolaan air limbah di area JSDP zona 1 bertujuan mengurangi dampak buruk dari limbah domestik menjadi air yang ramah terhadap lingkungan, sehingga dapat meningkatkan lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar," kata Nelson.

Penjabat Gubernur Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartono mendukung percepatan pembangunan jaringan pipa air limbah JSDP ini. Ia meminta pengerjaannya tak hanya cepat, tapi juga berkualitas.

“Kita semua berharap, penyedia jasa dapat melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan standar mutu dan waktu yang telah ditentukan. Tentu lebih cepat, maka akan lebih baik,” ucap Heru.

baca juga

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin menjelaskan, sejumlah manfaat yang akan diperoleh warga Jakarta dari JSDP. Di antaranya peningkatan akses dan kualitas layanan sanitasi, pencegahan penyakit yang disebabkan kualitas air yang buruk, serta penyediaan sumber alternatif air bersih yang mendukung penurunan angka stunting.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mempercepat pelaksanaan pekerjaan fisik pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD) beserta pengawasannya.

Adanya SPALD ini bisa meningkatkan kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, dan melayani pembuangan air limbah domestik, sehingga masyarakat mendapatkan akses sanitasi yang layak.

Ika mengungkapkan, meskipun Jakarta merupakan kota besar, sebagian besar rumah tangga di DKI Jakarta yang belum memiliki tangki septik berada di permukiman kumuh padat penduduk, terutama di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, program layanan sanitasi berkelanjutan menjadi sangat penting bagi warga Ibu Kota.

Untuk mendukung hal ini, pihaknya juga menjalankan revitalisasi tangki septik. Program ini adalah kegiatan untuk menyediakan tangki septik rumah tangga yang berkualitas, berfungsi dengan baik, dan memenuhi baku mutu yang dilakukan dalam bentuk pembangunan.

"Target program revitalisasi tangki septik yaitu mempercepat layanan sanitasi onsite melalui perbaikan maupun pembangunan tangki septik yang ada di di Jakarta," ucap Ika.

Melalui program tangki septik, diharapkan masyarakat dapat merasakan sejumlah manfaat, seperti standar pelayanan minimal atas sanitasi layak, perbaikan kualitas sanitasi permukiman, dan pengurangan praktek Buang Air Besar Sembarangan (BABS). "Mencegah dan mengurangi pencemaran air tanah dan air permukaan yang diakibatkan pembuangan air limbah domestik," paparnya.

Sementara itu, pengamat tata kota Nirwono Yoga menegaskan, penyediaan layanan sanitasi bagi warga Jakarta sangat penting.  "Penyediaan air bersih dan sanitasi higienis wajib disediakan pemerintah. Ini sesuai amanah Undang-undang Dasar 1945 Pasal 28H ayat 1," tuturnya.

Yoga menilai, Jakarta sebagai kota besar dan padat penduduk belum terlihat serius dalam menyediakan sanitasi higienis dan instalasi pengolahan air limbah. Oleh karena itu, ia memberikan dukungan penuh terhadap program yang dijalankan oleh Heru dan jajarannya kali ini.

"Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sangat penting bagi kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas hidup masyarakat, mencegah stunting dan menjamin masa depan anak-anak yang sehat dan berkualitas," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat JakSehat, Pemprov DKI Layani Kesehatan Berkualitas dan Terintegrasi

Lewat JakSehat, Pemprov DKI Layani Kesehatan Berkualitas dan Terintegrasi

News | Rabu, 29 November 2023 | 16:15 WIB

Pemprov DKI Jakarta Pastikan Tidak Ambil Alih Gedung KNPI

Pemprov DKI Jakarta Pastikan Tidak Ambil Alih Gedung KNPI

News | Minggu, 26 November 2023 | 20:20 WIB

Target 100 Persen Layanan Air Bersih pada 2030, Pemprov DKI Tempuh Berbagai Upaya

Target 100 Persen Layanan Air Bersih pada 2030, Pemprov DKI Tempuh Berbagai Upaya

News | Senin, 20 November 2023 | 12:12 WIB

Gerak Cepat Pemprov DKI Tangani Aduan Warga Jakarta

Gerak Cepat Pemprov DKI Tangani Aduan Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 November 2023 | 15:57 WIB

Maju Mundur Tilang Uji Emisi di DKI Jakarta, Bikin Aturan Kok Plin Plan Pak?

Maju Mundur Tilang Uji Emisi di DKI Jakarta, Bikin Aturan Kok Plin Plan Pak?

Lifestyle | Jum'at, 03 November 2023 | 14:57 WIB

Pemprov DKI Juara Umum Anugerah Media Humas Tiga Kali Beruntun

Pemprov DKI Juara Umum Anugerah Media Humas Tiga Kali Beruntun

News | Kamis, 02 November 2023 | 16:33 WIB

Terkini

Ibu Rumah Tangga Terlibat Peredaran Narkoba di Bogor

Ibu Rumah Tangga Terlibat Peredaran Narkoba di Bogor

Bogor | Jum'at, 06 November 2026 | 15:55 WIB

Visa Presents Livin MARKT, Hadirkan Ratusan Creative Local Brand dengan Kemudahan Belanja

Visa Presents Livin MARKT, Hadirkan Ratusan Creative Local Brand dengan Kemudahan Belanja

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 15:55 WIB

Batal Lawan Yordania, Timnas Indonesia Cari Rival Baru, Hong Kong Masih Cuek Bebek

Batal Lawan Yordania, Timnas Indonesia Cari Rival Baru, Hong Kong Masih Cuek Bebek

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:53 WIB

Pegadaian Raih Dua Penghargaan Berkat Inovasi Digital dan Strategi Pemasaran Investasi Emas

Pegadaian Raih Dua Penghargaan Berkat Inovasi Digital dan Strategi Pemasaran Investasi Emas

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:52 WIB

Tuntaskan Masalah Klasik Pesisir, BPGMN Bidik Program Jambanisasi Warga Pantura

Tuntaskan Masalah Klasik Pesisir, BPGMN Bidik Program Jambanisasi Warga Pantura

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 15:51 WIB

Pasca Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, Ini Langkah 'Bersih-bersih' yang Ditempuh Istana

Pasca Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, Ini Langkah 'Bersih-bersih' yang Ditempuh Istana

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:45 WIB

Sinopsis Trinity, Serial tentang Ancaman Nuklir dan Konspirasi Global

Sinopsis Trinity, Serial tentang Ancaman Nuklir dan Konspirasi Global

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:45 WIB

Jelang El Clasico Lawan Persija Jakarta, Persebaya Surabaya Diterpa Kabar Buruk

Jelang El Clasico Lawan Persija Jakarta, Persebaya Surabaya Diterpa Kabar Buruk

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:43 WIB

Tak Ada Lagi Anak Jateng Gagal Kuliah karena Biaya, Pemprov Gandeng Stikom Sediakan Beasiswa

Tak Ada Lagi Anak Jateng Gagal Kuliah karena Biaya, Pemprov Gandeng Stikom Sediakan Beasiswa

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 15:42 WIB

Investor Masih Tahan Investasi, Rupiah Berakhir Loyo di Level Rp18.089/USD

Investor Masih Tahan Investasi, Rupiah Berakhir Loyo di Level Rp18.089/USD

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:41 WIB

×