Antisipasi Gempa Susulan, Pemerintah Jepang Fungsikan Gedung Sekolah di Kanazawa Jadi Pusat Evakuasi

Chandra Iswinarno

Senin, 01 Januari 2024 | 22:26 WIB
Antisipasi Gempa Susulan, Pemerintah Jepang Fungsikan Gedung Sekolah di Kanazawa Jadi Pusat Evakuasi
Sejumlah kendaraan menunggu informasi lebih lanjut di pintu tol di Kota Oyabe, Prefektur Toyama, Jepang, 1 Januari 2024. [Xinhua/Sun Jialin/as]

Suara.com - Gedung sekolah yang ada di Kota Kanazawa, Prefektur Ishikawa dibuka oleh Pemerintah Jepang menjadi tempat pusat evakuasi warga terdampak gempa.

Langkah tersebut dilakukan untu mengantisipasi gempa susulan yang dimungkinkan terjadi di Jepang, Senin (1/1/2024). Hal tersebut diinstruksikan langung oleh Pemerintah Jepang.

"Saat ini, sekolah dasar dan menengah dibuka sebagai pusat evakuasi," seperti yang tertulis dalam imbauan resmi Pemerintah Jepang yang diakses di Tokyo.

Pemerintah Jepang sendiri mengambil langkah tersebut menyusul adanya prakiraan gempa susulan yang dimungkinkan terjadi sepanjang pekan ini.

"Gempa dengan magnitudo yang sama diperkirakan masih akan terjadi sepanjang pekan ini, dengan kekuatan yang lebih besar dalam waktu dekat ini," tulis imbauan tersebut.

46 Pusat Evakuasi

Sementara itu hingga Senin (1/1/2024) sekira jam 17.30 waktu setempat, Pemerintah Kota Kanazawa mengeluarkan data resmi yakni ada 46 pusat evakuasi yang menampung 1.300 pengungsi.

Selain itu, hingga kini, pemerintah terus meminta warga untuk mengecek pusat evakuasi terdekat.

Sebelumnya diberitakan, gempa bermagnitudo 7,6 dengan intensitas seismik 5+ mengguncang wilayah pantai Laut Jepang yang berpusat di Semenanjung Noto, Prefektur Ishikawa pada Senin (1/1) pukul 16.10 waktu setempat (14.10 WIB).

baca juga

Saat itu, muncul peringatan potensi tsunami dari pihak terkait. Kemudian pada jam 17.04 waktu setempat (15.04 WIB) tsunami setinggi 70 centimeter muncul di Pelabuhan Kanazawa dan terkonfirmasi menyebabkan kerusakan.

Selain di Prefektur Ishikawa, gempa dirasakan di Fukui, Nagano, Gifu, Tokyo, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Shizuoka, Aichi, Mie, Shiga, Kyoto, Osaka, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi, dan Akita.

Sementara itu, seorang WNI yang tinggal di Prefektur Tottori, Melly Suryanty merasakan guncangan gempa pada Senin sore.

"Kami yang di Tottori saja masih merasakan getarannya, bahkan sempat lari ke safe area," katanya.

Saat gempa berlangsung, ia mengaku sempat bertahan di titik kumpul selama 30 menit. Kemudian alarm peringatan tsunami terus berbunyi agar warga menjauhi bibir pantai.

Sementara itu berdasarkan sistem lapor diri di KBRI Tokyo, tercatat 3.791 WNI menetap di tiga prefektur terdampak gempa, yakni 1.315 WNI yang menetap di Prefektur Ishikawa; Toyama (1.344 orang) dan Niigata (1.132 orang).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Mencekam Gempa Jepang 1 Januari 2024, Sampai Picu Tsunami?

7 Fakta Mencekam Gempa Jepang 1 Januari 2024, Sampai Picu Tsunami?

News | Senin, 01 Januari 2024 | 20:20 WIB

WNI di Jepang Terdampak Gempa dan Tsunami Diminta Tetap Waspada, Begini Arahan Kemlu

WNI di Jepang Terdampak Gempa dan Tsunami Diminta Tetap Waspada, Begini Arahan Kemlu

News | Senin, 01 Januari 2024 | 20:13 WIB

WNI Terdampak Gempa Magnitudo 7,4 di Ishikawa Mengungsi ke Masjid

WNI Terdampak Gempa Magnitudo 7,4 di Ishikawa Mengungsi ke Masjid

News | Senin, 01 Januari 2024 | 19:46 WIB

Terkini

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

×