Romahurmuziy Akui Cawe-cawe Presiden Jokowi di Pemilu 2024: Branding Power-nya Lebih Kuat

Budi Arista Romadhoni

Senin, 26 Februari 2024 | 14:55 WIB
Romahurmuziy Akui Cawe-cawe Presiden Jokowi di Pemilu 2024: Branding Power-nya Lebih Kuat
Ketua Majelis Pertimbangan PPP, M Romahurmuziy alias Rommy. [suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Suara.com - Politisi PPP, Muhammad Romahurmuziy mengakui keunggulan peran Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu 2024.

Hal itu berbeda dengan Presiden yang ia usung Ganjar Pranowo. Menurutnya Ganjar sudah pasti kalah jika Presiden Jokowi ikut cawe-cawe.

Bahkan, di daerah yang disebut sebagai kandang banteng, Ganjar harus mengakui kekalahan.

"Pertama kita harus jujur mengakui, bahwa branding powernya pak jokowi lebih kuat daripada branding powernya Ganjar Pranowo, apapun pak Jokowi 9 tahun berkuasa secara Nasional, Ganjar Pranowo 10 tahun berkuasa tapi hanya Jawa Tengah," ujar Romahurmuziy dikutip di YouTube Total Politik pada Senin (26/2/2024).

Pria yang sering dipanggil Romi itu pengalaman Ganjar dengan Jokowi tentu jauh berbeda.

"Yang kedua, branding power seorang Presiden dengan Gubernur tentu berbeda, pasti kuat pak Jokowi," ujar Romi.

"Yang ketiga, bahwa yang maju sebagai wakilnya pak Prabowo anak Pak Jokowi. Sedangkan Ganjar atau pak Mahfud enggak ada juga ponakan pak Jokowi," tambahnya.

Selain tiga faktor itu, Romi juga mengungkapkan kebiajakan Presiden Jokowi jelang hari pemungutan suara juga menjadi pengaruh.

"Masak kita enggak percaya sih keputusan kenaikan gaji ASN diteken Presiden melalui kepres tgl 13 februari, h-1 pemilu dicairkan," ujarnya.

baca juga

Padahal, biasanya kenaikan gaji ASN dilakukan tidak secepat itu. Menurut Romi paling cepat adalah april, karena menunggu laporan SPT 31 maret.

"Kira-kira pengusaha sudah setor," ujarnya.

Romi menyebut kebijakan Presiden Jokowi bukan secara kebetulan. Melainkan sudah direncanakan.

"Tapi ini dicairkan h-1 pemilu, masak kita tidak menggangap itu desain. Di politik tidak ada yang kebetulan," ujarnya.

Sementara itu, Capres 03 Ganjar Pranowo masih tidak terima dengan hasil perolehan suara saat ini.

Ganjar mengusulkan hak angket dan hak interpelasi untuk Pemilu 2024 saat mengadakan rapat bersama Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud di Jakarta, pada 15 Februari 2024.

"Jika DPR tak siap dengan hak angket, saya mendorong penggunaan hak interpelasi DPR untuk mengkritisi kecurangan pada Pilpres 2024," kata Ganjar belum lama ini.

Hak angket merupakan hak DPR RI untuk menyelidiki pelaksanaan suatu undang-undang atau kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Hingga kini, usulan Ganjar itu disambut baik oleh PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun, partai politik lain pendukung pasangan calon nomor urut 2 Prabowo-Gibran, seperti Partai Golkar dan Partai Demokrat, serta partai-partai di barisan Koalisi Indonesia Maju menolak usulan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Respons Isu Jokowi Gabung Golkar: Baik, Bagus

Airlangga Respons Isu Jokowi Gabung Golkar: Baik, Bagus

News | Senin, 26 Februari 2024 | 14:48 WIB

Bukan Soal Pemilu Ulang, Romy Ungkap Tujuan Munculnya Hak Angket

Bukan Soal Pemilu Ulang, Romy Ungkap Tujuan Munculnya Hak Angket

News | Senin, 26 Februari 2024 | 14:38 WIB

Mahfud Md: Hak Angket Tak Bisa Batalkan Hasil Pemilu, Tapi Bisa Lengserkan Jokowi

Mahfud Md: Hak Angket Tak Bisa Batalkan Hasil Pemilu, Tapi Bisa Lengserkan Jokowi

News | Senin, 26 Februari 2024 | 14:30 WIB

Terkini

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:02 WIB

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

News | Senin, 02 November 2026 | 18:58 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:55 WIB

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:54 WIB

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 18:51 WIB

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:50 WIB

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

News | Senin, 02 November 2026 | 18:49 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

×