Suara PSI Melonjak, Andy Budiman: Hasil Survei Litbang Media Terkemuka Kami Tembus 4,4 Persen

Wakos Reza Gautama

Senin, 04 Maret 2024 | 21:18 WIB
Suara PSI Melonjak, Andy Budiman: Hasil Survei Litbang Media Terkemuka Kami Tembus 4,4 Persen
Ilustrasi Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman. Andy Budiman yakin PSI lolos ke parlemen. [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia atau PSI menjadi perbincangan di publik setelah adanya lonjakan suara yang terjadi dalam waktu cepat. 

Berdasarkan data di situs KPU pada Kamis (29/2/2024) pukul 10.00 WIB, suara PSI masih berada di angka 2,86 persen atau 2.171.907 suara.

Lalu tiba-tiba pada Sabtu (2/3/2024) pukul 15.00 WIB, suara PSI melonjak menjadi 3,13 persen atau 2.402.268 suara.

Lonjakan suara PSI mendekati ambang batas parlemen ini menimbulkan kecurigaan sejumlah pihak akan adanya potensi kecurangan.

Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman sendiri mengaku optimistis partainya bisa menembus angka 4 persen.  Rasa optimis Andy ini didasarkan pada hasil survei lembaga litbang salah satu media terbesar.

"Kita optimis ada peluang untuk lolos ke Senayan di atas 4 persen. Dasarnya survei salah satu litbang media terkemuka yang tidak dipublish hasilnya karena satu dan lain hal memperlihatkan elektabilitas PSI sesaat sebelum hari Pemilu itu 4,4 persen," ujar Andy Budiman di Youtube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia.

Andy mengaku tidak tahu mengapa litbang media itu tidak mempublikasikan hasil surveinya. Tapi yang jelas kata dia, hasil survei litbang media itu menyatakan PSI berada di 4,4 persen.

Zulfan Lindan penasaran mengenai lembaga litbang media yang dimaksud Andy apakah media Kompas. Namun Andy tidak mau menjawabnya.

"Saya tahu tapi karena litbang atau lembaga tersebut tidak mau membuka hasil surveinya tentu saya tidak bisa sebutkan lembaganya, tapi kami mendapatkan bocoran mengenai hasil survei tersebut itu posisi PSI di 4,4 persen," tuturnya.

baca juga

Keyakinan Andy selanjutnya adalah melihat hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei. Ia mengatakan SMRC menyatakan suara PSI 2,82 persen, LSI 2,9 persen, Charta Politika 2,95 persen dengan tingkat margin of error 1-1,5 persen.

"Karena kalau bicara tentang profil partai seperti PSI, seperti teman-teman polsster mereka bilang biasanya pasti ke atas bukan ke bawah dari margin of eror. Sehingga kami optimistis peluang ke Senayan terbuka," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahmad Sahroni Sebut Suara PSI Melonjak sampai 7 Persen: Selamat Menikmati

Ahmad Sahroni Sebut Suara PSI Melonjak sampai 7 Persen: Selamat Menikmati

News | Senin, 04 Maret 2024 | 18:37 WIB

Suara PSI Tiba-tiba Melonjak di Sulsel, Ada yang Curang?

Suara PSI Tiba-tiba Melonjak di Sulsel, Ada yang Curang?

News | Senin, 04 Maret 2024 | 18:24 WIB

Kepercayaan Publik Semakin Hilang Gegara Melejitnya Suara PSI, Formappi: KPU Jangan Normatif!

Kepercayaan Publik Semakin Hilang Gegara Melejitnya Suara PSI, Formappi: KPU Jangan Normatif!

News | Senin, 04 Maret 2024 | 18:08 WIB

Diungkap Warganet! Suara PSI di Sirekap Lebih Banyak dari Model C Hasil di 66 TPS

Diungkap Warganet! Suara PSI di Sirekap Lebih Banyak dari Model C Hasil di 66 TPS

Kotak Suara | Senin, 04 Maret 2024 | 17:51 WIB

Bantah Ada Penggelembungan Suara PSI, KPU Tegaskan Rekapitulasi Belum Selesai

Bantah Ada Penggelembungan Suara PSI, KPU Tegaskan Rekapitulasi Belum Selesai

Kotak Suara | Senin, 04 Maret 2024 | 17:45 WIB

Terkini

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB