Kekerasan Haiti, Crazy Rich Tewas Dibunuh: Hanya Tuhan yang Bisa Selamatkan Kami

Galih Prasetyo

Selasa, 19 Maret 2024 | 16:50 WIB
Kekerasan Haiti, Crazy Rich Tewas Dibunuh: Hanya Tuhan yang Bisa Selamatkan Kami
Kerusuhan antar-geng di Haiti. (Foto: AFP)

Suara.com - Kekerasan di negara Haiti kian hari makin menjadi. Pada akhir Februari 2024, geng-geng bersenjata mulai menguasai kota Port-au-Prince dan bandara internasional negara itu.

Geng-geng bersenjata mulai menguasai jalanan pasca PM Ariel Henry berkunjung ke luar negeri pada 29 Februari 2024. Henry dilaporkan berada di Kenya untuk membahas kesepakatan pengerahan tentara asing masuk ke negaranya untuk perang melawan gengster bersenjata.

Laporan jurnalis Will Grant seperti dilansir dari BBC menyebutkan bahwa kekerasan di jalan-jalan kota Haiti terus meningkat sejak akhir Februari hingga pekan ketiga Maret 2024.

Penduduk di wilayah Petionville, kawasan kaya di kota Port-au-Prince tengah panik lantararn kekerasan bersenjata menyasar orang-orang kaya alias crazy rich negara tersebut.

"Lebih dari selusin mayat yang dipenuhi dengan peluru tergeletak di jalan-jalan korban amukan geng bersenjata," tulis laporan Will Grant, seperti dikutip Selasa (19/3).

Selain aksi pembunuhan yang dilakukan oleh anggota geng, di pagi hari waktu setempat, rumah seorang hakim juga diserang. Ini ibarat pesan dari gangster untuk para elit politik jika ingin mengambil kekuasaan dari kelompok kriminal ini.

Direktur eksekutif UNICEF, Catherine Russel mengibaratkan kondisi di jalan-jalan Haiti ibarat kondisi di film Mad Max, sangat mengerikan dan orang bebas melanggar hukum sesukanya.

PBB juga memprediksi bahwa sejumlah rumah sakit di Haiti terpaksa ditutup dan kondisi tersebut membuat rentan 3000 perempuan hamil di sana.

Salah satu perempuan hamil yang saat ini tengah dirawat di rumah sakit Cap Haitien mengaku sangat takut dengan kondisi sekarang. Ia ingin segera keluar dari Haiti namun terbentur masalah uang.

baca juga

"Tetapi saya dan suami saya tidak mempunyai uang untuk melarikan diri," ucap wanita tersebut.

Haiti telah lama terperosok ke dalam krisis sosial dan politik sejak Presiden Jovenel Moise dibunuh pada 7 Juli 2021.

Negara itu mencatat peningkatan aktivitas kelompok kriminal yang belum pernah terjadi sebelumnya, sementara situasi kemanusiaan memburuk akibat sejumlah bencana alam.

PM Henry pada Selasa menyatakan setuju untuk mundur dari jabatannya menyusul pertemuan para pemimpin negara-negara Karibia di Jamaika.

Ia mengatakan pemerintahannya akan mundur setelah dewan transisi didirikan di Haiti.

Perundingan itu, yang digelar Konferensi Kepala Pemerintahan Komunitas Karibia (CARICOM) dan melibatkan para pemangku kepentingan di Haiti, bertujuan mempercepat transisi politik di negara tersebut, yang dikuasai geng-geng bersenjata setelah presidennya dibunuh hampir dua tahun lalu.

Dewan presidensial transisi akan terdiri dari tujuh anggota yang mewakili berbagai gerakan Haiti dengan hak untuk memilih dan dua pengamat tanpa hak memilih, menurut deklarasi yang dirancang para perwakilan dari Haiti, negara-negara anggota Komunitas Karibia, Amerika Serikat, Kanada, Prancis, dan Brazil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyalon Wali Kota Crazy Rich Cilegon Buka Ruang Bicarakan Kota Baja, Bagaimana Responnya?

Nyalon Wali Kota Crazy Rich Cilegon Buka Ruang Bicarakan Kota Baja, Bagaimana Responnya?

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 16:21 WIB

Ibu Youtuber Andy Sugar Mualaf, Berawal Saat Hidupnya Hancur Ditinggal Suami

Ibu Youtuber Andy Sugar Mualaf, Berawal Saat Hidupnya Hancur Ditinggal Suami

Entertainment | Selasa, 19 Maret 2024 | 15:57 WIB

Netralitas Jokowi di Pilpres 2024 Disoal Komite PBB, Airlangga Ketum Golkar Ungkit Nama Joe Biden

Netralitas Jokowi di Pilpres 2024 Disoal Komite PBB, Airlangga Ketum Golkar Ungkit Nama Joe Biden

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 13:21 WIB

Delegasi Senegal Soroti Netralitas Jokowi di Sidang Komite HAM PBB, PAN: Intinya Pilpres Berjalan Baik

Delegasi Senegal Soroti Netralitas Jokowi di Sidang Komite HAM PBB, PAN: Intinya Pilpres Berjalan Baik

News | Senin, 18 Maret 2024 | 15:18 WIB

Profil dan Rekam Jejak Bacre Waly Ndiaye, Komite HAM PBB yang Kritik Netralitas Jokowi

Profil dan Rekam Jejak Bacre Waly Ndiaye, Komite HAM PBB yang Kritik Netralitas Jokowi

News | Senin, 18 Maret 2024 | 12:46 WIB

Terkini

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

×