Sebut Jokowi Bisa Jadi Ketum Golkar Tak Perlu Bicara Aturan, Idrus Marham Singgung JK Dukung Anies

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 23 Maret 2024 | 11:15 WIB
Sebut Jokowi Bisa Jadi Ketum Golkar Tak Perlu Bicara Aturan, Idrus Marham Singgung JK Dukung Anies
Ketua Dewan Pembina Bappilu DPP Partai Golkar, Idrus Marham. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua Dewan Pembina Bappilu DPP Partai Golkar, Idrus Marham, mengatakan Presiden Jokowi bisa saja menjadi Ketua Umum Partai Golkar atau Ketua Dewan Pembina. Menurutnya, kekinian Golkar tak perlu lagi bicara soal aturan.

Idrus awalnya menyampaikan Airlangga Hartarto memang diakui memiliki prestasi dengan membawa Golkar naik suaranya di Pemilu 2024. Namun soal siapa yang akan mengisi kursi ketua umum ke depan masih panjang dinamikanya.

“Tapi kan di Golkar kan tahu sendiri, bagaimana dinamika itu berlangsung dan masih banyak orang yang mencalonkan. Misalnya masih ada Pak Bamsoet, Pak Agus (Gumiwang), Pak Bahlil, dan lain-lain. Jadi ini kan masih secara realitas dukungan dari bawah Pak Airlangga misalkan. Tapi ini kan dinamikanya masih panjang,” kata Idrus di Kawasan Jakarta Selatan, Jumat (22/3/2024) malam.

Berkaca dari pernyataan Airlangga soal Jokowi akan di tempatkan di posisi terhormat jika gabung Golkar, kata dia, maka posisinya bisa menjadi Ketua Umum atau Ketua Dewan Pembina. Menurutnya, hal itu tinggal diatur mekanismenya.

“Nah Ketua Dewan Pembina bisa nanti masalah kewenangan diatur sedemikian rupa,” tuturnya.

Ia lantas mencontohkan bagaimana aturan partai bisa ditabrak dalam tanda kutip. Hal itu seperti yang dilakukan oleh Jusuf Kalla dimana dirinya pernah menjadi Cawapres dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di 2004 kemudian menjadi Cawapres Jokowi di 2014.

Padahal, kata dia, kala itu partai sudah memiliki sikap politiknya di Pilpres tersebut. Terlebih juga setelah bersebrangan dengan sikap partai, JK justru kembali, dengan menduduki posisi ketua umum.

Untuk itu, kata dia, kekinian jangan lagi bicara soal aturan partai. Ia menyinggung, orang bicara aturan hanya demi kepentingan.

“Pertanyaan saya dari dulu adakah kedisplinan? Sudah nggak ada lagi kedisplinan partai. Jadi kita jangan lagi bicara aturan. Karena kadang-kadang orang bicara aturan kalau menyangkut kepentingannya. Setelah itu sekarang berhadapan lagi, JK dukung Anies. Di sini Golkar Prabowo,” katanya.

Terlebih menurutnya, juga kasus bergabungnya Ridwan Kamil yang langsung diberikan jabatan sebagai Wakil Ketua Umum Partai.

“Kalau di dalam aturan AD/ART pasal 18, untuk jadi pengurus itu harus menjadi 5 tahun anggota. untuk jadi ketum 5 tahun jadi pengurus. Nah pak RK sudah 5 tahun gak? Ya tidak. Kalau tidak ya bagaimana?,” tuturnya.

“Dan karena itu maka sekali lagi bahwa Munas (musyawarah nasional) ke depan ini harus jadi momentum untuk evaluasi semua itu. Kita evaluasi itu lalu kita jadikan sebagai momentum kebangkitan Golkar dalam rangka penataan,” sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Omongan Lawas Anies: Mereka yang Kalah Pemilu Keukeuh Ingin Menang

Viral Omongan Lawas Anies: Mereka yang Kalah Pemilu Keukeuh Ingin Menang

News | Sabtu, 23 Maret 2024 | 09:27 WIB

Rumput GBK Jadi Sorotan di Laga Timnas Indonesia vs Vietnam, Presiden Jokowi Sampai Turun Tangan

Rumput GBK Jadi Sorotan di Laga Timnas Indonesia vs Vietnam, Presiden Jokowi Sampai Turun Tangan

Bola | Sabtu, 23 Maret 2024 | 06:00 WIB

Menteri Bahlil Dicibir Usai Ejek Sandiaga Uno Depan Jokowi Gegera PPP Gagal ke Senayan: Cari Muka Biar Raja Sayang!

Menteri Bahlil Dicibir Usai Ejek Sandiaga Uno Depan Jokowi Gegera PPP Gagal ke Senayan: Cari Muka Biar Raja Sayang!

News | Sabtu, 23 Maret 2024 | 04:10 WIB

Beda Perlakukan NasDem Sambut Anies Dan Prabowo: Tanpa Karpet Merah, Tanpa Surya Paloh

Beda Perlakukan NasDem Sambut Anies Dan Prabowo: Tanpa Karpet Merah, Tanpa Surya Paloh

Kotak Suara | Sabtu, 23 Maret 2024 | 03:05 WIB

Terkini

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:54 WIB

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:44 WIB

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:43 WIB

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:24 WIB

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:20 WIB

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:18 WIB

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:12 WIB

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:10 WIB

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:05 WIB

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo  Trump, Menkomdigi Buka Suara

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:04 WIB