Terima Suap Rp34 Miliar, Eks Ketum PSSI-nya Cina Dibui Seumur Hidup

Galih Prasetyo

Selasa, 26 Maret 2024 | 18:03 WIB
Terima Suap Rp34 Miliar, Eks Ketum PSSI-nya Cina Dibui Seumur Hidup
Ilustrasi - korupsi. ANTARA/Shutterstock/am.

Suara.com - Kasus suap menyuap dalam sepak bola menjadi rahasia umum. Di sejumlah negara, kasus suap membawa pejabat federasi sepak bola harus berurusan dengan hukum seperti yang dialami oleh eks ketum PSSI-nya Cina Chen Xuyuan.

Mengutip dari laporan China Sports Vision, Chen Xuyuan pada hari ini Selasa 26 Maret 2024 waktu setempat dijatuhi vonis penjara seumur hidup oleh Pengadilan di Provinsi Hubei karena menerima suap.

Dari penelusuran, Chen Xuyuan menerima suap melalui istri dan anaknya. Praktik suap kepada Chen terungkap sudah terjadi sejak 2019 hingga 2021.

Chen Xuyuan terbukti di persidangan menerima suap dari salah satu klub Liga Super Cina, Hebei CFFC pada rentang waktu 2019 hingga 2021. Chen dikabarkan mendapat suap sebesar 2,2 juta dolar AS atau setara Rp34 miliar.

Melansir dari laporan The Guardian, Chen mendapatkan suap sebanyak itu sebagai imbalan atas bantuannya dalam hal kontrak pemain, opsi investasi satu klub hingga manajemen acara sepak bola Cina.

Kasus yang menimpa Chen ini sebelumnya menarik perhatian publik Cina lantaran menurut laporan media lokal setempat bahwa kasus ini menjadi salah satu penyelidikan anti korupsi terbesar di bidang olahraga dan dilakukan selama bertahun-tahun.

Chen sendiri pada tayangan film dokumenter di Cina sempat mengakui bahwa malam sebelum ia dilantikan menjadi ketum PSSI-nya Cina pada 2019 sempat mendapat tas yang berisi 300ribu Yuan atau setara 41ribu dolar AS.

"Uang itu dari pejabat sepak bola lokal yang ingin Chen menjaga mereka," tulis laporan The Guardian.

Temuan pengadilan juga mengungkap bahwa Chen diduga memanfaatkan sejumlah jabatan publik yang ia emban dari tahun 2010 hingga 2023, termasuk saat menjadi ketua CFA.

baca juga

Buntut dari kasus korupsi sepak bola Cina itu, sejumlah pejabat terkait juga harus dijebloskan ke penjara. Selain Chen, eks wakil sekjen CFA Chen Yongliang dihukum 14 tahun penjara.

Lalu Dong Zheng, eks manajaer operasional Liga Super Cina dihukum 8 tahun penjara. Sebelum Chen, eks ketum PSSI-nya Cina lainnya juga pernah dihukum di kasus suap.

Pada 2012 eks ketum CFA Xie Yalong dan penggantinya Nan Yong masing-masing dijatuhi hukuman 10 tahun penajra karena menerima suap dari jaringan judi terbesar di Cina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Alasan Mengapa Timnas Indonesia Bakal Raih 3 Poin di Kandang Vietnam

3 Alasan Mengapa Timnas Indonesia Bakal Raih 3 Poin di Kandang Vietnam

Your Say | Selasa, 26 Maret 2024 | 17:48 WIB

3 Rekor Manis yang Bisa Dicatatkan Timnas Indonesia Jika Berhasil Menang di Kandang Vietnam

3 Rekor Manis yang Bisa Dicatatkan Timnas Indonesia Jika Berhasil Menang di Kandang Vietnam

Your Say | Selasa, 26 Maret 2024 | 16:10 WIB

38 Pemain Dipanggil Ikuti Seleksi Timnas Putri Indonesia U-17, Berikut Daftarnya

38 Pemain Dipanggil Ikuti Seleksi Timnas Putri Indonesia U-17, Berikut Daftarnya

Bola | Selasa, 26 Maret 2024 | 15:58 WIB

Unggah Video Latihan, Akun Resmi Timnas Indonesia Bikin Para Pendukung Sedikit Lega

Unggah Video Latihan, Akun Resmi Timnas Indonesia Bikin Para Pendukung Sedikit Lega

Your Say | Selasa, 26 Maret 2024 | 10:53 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×