Helena Lim Pilih Kumpul Kebo: Takut Kalau Nikah Harta Dibagi-bagi, Rugi Dong

Galih Prasetyo

Senin, 01 April 2024 | 10:25 WIB
Helena Lim Pilih Kumpul Kebo: Takut Kalau Nikah Harta Dibagi-bagi, Rugi Dong
Helena Lim [Instagram]

Suara.com - Wanita yang selama ini dikenal sebagai Crazy Rich Pantai Indah Kapuk (PIK), Helena Lim menjadi salah satu tersangka dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022.

Helena bersama dengan suami Sandra Dewi, Harvey Moeis beserta 14 tersangka lainnya saat ini mendekam di LP Cipinang. Terjeratnya Helena Lim di kasus yang merugikan negara mencapai Rp271 triliun itu membuat publik begitu geram.

Latar belakang Helena Lim pun membuat publik begitu penasaran. Soal siapa dan apa status Helena Lim jadi informasi yang ingin diketahui publik. Helena Lim sempat membeberkan bahwa ia sebenarnya pernah menikah namun bercerai pada 2006.

Baca juga:

Helena mengatakan bahwa mantan suaminya itu dulu sama-sama bekerja di bank di Medan, Sumatera Utara. Meski sudah menyandung status janda cukup lama, Helena Lim menegaskan bahwa ia memang tidak ingin menikah lagi.

"Aku udah cerai 2005, 2006. Orang Medan (mantan suami). Ketemu di tempat kerjaan. Sama-sama (kerja) di bank. Aku pisah udah lama, anak yang paling kecil masih umur 3 tahun," ungkap Helena Lim seperti dikutip, Senin (01/04).

Saat disinggung apakah kelak suata hari ia akan menikah kembali, Helena Lim tegas mengatakan tidak ingin. Ia memilih untuk tinggal bersama tanpa harus ada ikatan resmi alias kumpul kebo.

"Cuma kalau aku disuruh nikah, aku gak mau. Kalau teman masa tua, oke. Maksudnya gini, nikah resmi nggak. Kaya catatan sipil, nggak mau. Cuma buat foto, buat tinggal bareng, oke," ungkap Helena Lim.

Helena kemudian mengaku banyak alasan ia tidak mau menikah lagi. Salah satu hal yang menurutnya paling memberatkan dirinya tak mau menikah lagi karena tak ingin hartanya terbagi-bagi.

"Supaya gak ribet yah, memang apa sih untungnya punya selembar kertas resmi? Kalau ke aku kan udah modern," ungkapnya.

"Kalau nikah sekarang, aku kan udah punya apa-apa. Kalau nikah, nanti aku mau beli apa-apa bingung, nanti (harta) dibagi buat ini itu. Jadi hartanya milik bersama, jadi buat apa," sambung Helena Lim.

Helena Lim Akui Jadi Broker

Helena mengaku bahwa ia awalnya bekerja sebagai marketing di salah satu bank.

Pekerjaan itu ia dapat saat masih tinggal di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Helena juga mengatakan bahwa dari pekerjaan di bank itu menjadi jalan baginya untuk bisa mendapatkan harta berlimpah.

"Aku kerja di bank tahun 1996. Tahu gak gajinya berapa? 450rb tahun 1996. Yah sebenarnya awal aku sukses dari sono. Jadi dengan gaji 450rb, aku kerja gak sampai setahun," ujar Helena Lim kepada Ashanty di kanal Youtube The Hermanyah.

Ia lalu menceritakan di tahun 1997 sebelum terjadi gerakan Reformasi 1998, ada customernya yang memiliki uang deposito sebesar 100.000 dolar AS. Saat tiga bulan akan jatuh tempo, Helena kemudian menghubungi customer tersebut.

Baca juga:

"Ini dolarnya mau jatuh tempo mau diperpanjang gak? terus kata dia, eh jual aja deh," ucap Helena menirukan si customernya tersebut.

Helena yang mengetahui kondisi dolar AS sedang tinggi saat itu dan nilai rupiah melemah melihat tawaran dari customernya itu sebagai peluang untuk bisa mendapatkan uang.

"Dari situ aku awal suksesnya. Waktu itu belum ada treasury, waktu itu aku bingung, bagaimana cairnya. Aku hubungin ke pihak ekspor-impor," jelasnya.

Helena kemudian mendapatkan peluang setelah menghubungi orang kenalannya di bagian ekspor-impor. Diakui oleh Helena, caranya itu sebenarnya tidak boleh namun ia mengatakan namanya peluang sayang untuk dilewatkan.

Singkat cerita, ia akhirnya mendapat keuntungan dari penjualan deposito dolar AS customernya itu. Dikatakan oleh Helena, saat itu ia mendapatkan keuntungan bisa mencapai dua bulan gaji.

Helena juga mengatakan bahwa memang ia sejak 1997 itu sudah menjadi broker dan banyak menawarkan ke customernya untuk menjual dolar yang mereka punya.

"Nah jalan dah otak gw saat itu, lo kalo ada dolar, cari gw, udah jadi broker gw," ungkap Helena.

"Dulu awalnya cuma gaji 450ribu sebulan, setelah itu sehari aku bisa dapat Rp10-15 juta," lanjut Helena.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaesang Pangarep Kaget Tahu Harga OOTD Helene Lim, Padahal Erina Gudono Punya Koleksi Barang Mewah Ini

Kaesang Pangarep Kaget Tahu Harga OOTD Helene Lim, Padahal Erina Gudono Punya Koleksi Barang Mewah Ini

Lifestyle | Senin, 01 April 2024 | 10:23 WIB

Tajir Melintir! Sandra Dewi Ngaku Gak Bisa Nyalakan Kompor: Ini Kepunyaan Harvey Moeis

Tajir Melintir! Sandra Dewi Ngaku Gak Bisa Nyalakan Kompor: Ini Kepunyaan Harvey Moeis

News | Senin, 01 April 2024 | 09:56 WIB

Korupsi Rp271 Triliun, Nilai Denda Harvey Moeis Cuma Setara 5 Tas Hermes Sandra Dewi

Korupsi Rp271 Triliun, Nilai Denda Harvey Moeis Cuma Setara 5 Tas Hermes Sandra Dewi

Lifestyle | Senin, 01 April 2024 | 10:07 WIB

Sosok Ini Bikin Helena Lim Bergelimang Harta: Jadi Broker Sejak 1997 Sehari dapat Rp15 Juta

Sosok Ini Bikin Helena Lim Bergelimang Harta: Jadi Broker Sejak 1997 Sehari dapat Rp15 Juta

News | Senin, 01 April 2024 | 09:21 WIB

Jumlah Pajak Rolls-Royce Sandra Dewi Seharga Avanza Bekas, Kini Nunggak Usai Suami Kena Kasus

Jumlah Pajak Rolls-Royce Sandra Dewi Seharga Avanza Bekas, Kini Nunggak Usai Suami Kena Kasus

Lifestyle | Senin, 01 April 2024 | 09:50 WIB

Terkini

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB