Usai Bos Apple Tim Cook Sambangi Istana, Menkominfo Ingin Boyong CEO Microsoft dan NVidia ke Indonesia

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 17 April 2024 | 10:47 WIB
Usai Bos Apple Tim Cook Sambangi Istana, Menkominfo Ingin Boyong CEO Microsoft dan NVidia ke Indonesia
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi (kanan) dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang turut ikut dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan CEO Apple Tim Cook, Rabu (17/4/2024). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, mengatakan pihaknya bakal terus berupaya menjalin komunikasi dengan raksasa teknologi dunia. Usai kunjungan CEO Apple Tim Cook, Kominfo berencana mendatangkan CEO Microsoft dan NVidia.

Hal ini disampaikan Budi sebelum dirinya hadir dalam pertemuan antara Tim Cook dengan Presiden Jokowi. Keduanya dijadwalkan bertemu di Istana Merdeka, Rabu pagi.

Budi menyampaikan kehadiran bos Apple tersebut tentu dalam rangka investasi. Pembahasan dalam pertemuan di Istana juga berkaitan dengan investasi.

"Apple ini bagian dari bagaimana negara kita menarik investasi dan perhatian bagi ekosistem kemajuan teknologi ke depan. Habis Apple, akhir bulan Satya Nadella, Microsoft. Kita usahain Jensen Huang, NVidia juga ikut ke sini," kata Budi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/4/2024).

"Semua big player IT dunia ada di Indonesia. Ini mencakup industrinya juga," sambung Budi.

Diketahui Budi dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang turut ikut dalam pertemuan antara Jokowi dengan Tim Cook, hari ini.

Selain membahas investasi, Budi menyebut pertemuan dengan Tim Cook juga berkaitan dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

"Pasti dong ini urusan Menperin, TKDN sama Apple," kata Budi di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (17/4/2024).

Sementara itu Agus Gumiwang bicara mengenai TKDN untuk perangkat handphone, komputer, dan tablet (HKT). Ia menegaskan ada aturan yang mewajibkan barang HKT harus mengandung TKDN 35 persen.

baca juga

"Kalau mau jualan HKT harus keluarin TKDN 35% itu aturan yang dikeluarkan pemerintah. Jadi kami dari Kemenperin sangat apresiasi aturan tersebut," kata Agus.

Berkaitan dengan Apple, Agus menyampaikan total produksi handphone dalam negeri pada 2023 sekitar 49 juta. Sedangkan impor produk sebanyak 2,79 juta denga mayoritas produk dari Apple.

"Jadi yang dibuat dalam negeri sekitar 49 juta hampir 50 juta dan impornya hanya 2,79 juta pieces. Dari 2,79 juta pieces itu boleh saya sampaikan 85% adalah Apple produk," kata Agus.

"Oleh sebab itu kepentingan dari Indonesia tetap adalah menciptakan nilai tambahnya di Indonesia. Banyak cara untuk menghitung atau menciptakan nilai tambah banyak cara untuk menghitung TKDN," kata Agus.

Agus mengatakan pendekatan dengan Apple sangat unik. Sebab menghitung TKDN berdasarkan investasi. Ia berujar investasi Apple adalah membangun infrastruktur pendidikan bagi calon-calon developer, yakni Apple Developer Academy.

Agus menyampaikan Apple memiliki kewajiban untuk membangun sejumlah Apple Developer Academy. Hal ini berdasarkan kesepakatan atau perjanjian yang telah dibuat sebelumnya.

"Itu nilai total investasinya sekitar Rp 1,6 triliun dari keempat kota, nanti dari 3+1 nanti di Bali dan tentu nanti ke depannya kami juga ingin bersama-sama dengan Kominfo. Kami akan dalam tanda petik meminta Apple untuk membangun Apple Development Academy lainnya di luar Jawa," kata Agus.

CEO Apple Tim Cook tiba di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Rabu (17/4/2024). (Suara.com/Novian)
CEO Apple Tim Cook tiba di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Rabu (17/4/2024). (Suara.com/Novian)

"Sekarang ada di Batam, ada di Surabaya, ada di Tangsel dan Bali. Kami mau mengarahkan mungkin di Timur satu, di Makassar dan di IKN ya untuk Apple Development Academy. Nah itu cara-cara menghitung TKDN yang mungkin kita tidak boleh kaku tapi investasi masuk," sambung Agus.

Dorong Bikin Pabrik

Sementara itu, ditanya apakah pertemuan Tim Cook dengan Jokowi dalam rangka mendorong Apple membangun pabriknya di Indonesia? Budi dan Agus mengharapkan hal tersebut.

"Oh nanti kalau pabrik, itu juga," kata Budi.

Hal senada disampaikan Agus. Ia berkeinginan untuk mendorong Apple membangun pabriknya di dalam negeri.

"Itu juga yang ingin kami dorong bahwa sebetulnya komponen-komponen HP itu sudah siap ada di Indonesia, baterainya, kabelnya, dan lain-lain. Itu kami akan coba business matching dengan Apple, apakah mereka bisa menggunakan produk-produk dari dalam negeri yang sebetulnya kita sudah siap, sudah siap," tutur Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEO Apple Tim Cook Investasi Rp 1,6 Triliun di Indonesia

CEO Apple Tim Cook Investasi Rp 1,6 Triliun di Indonesia

Tekno | Rabu, 17 April 2024 | 10:25 WIB

Tim Cook Bahas Investasi Bareng Jokowi, Pemerintah Dorong Apple Bangun Pabrik di Indonesia

Tim Cook Bahas Investasi Bareng Jokowi, Pemerintah Dorong Apple Bangun Pabrik di Indonesia

News | Rabu, 17 April 2024 | 10:16 WIB

Kunjungi Istana, Kekayaan Bos Apple Tim Cook Jauh Lebih Jumbo dari Presiden Jokowi: Memang Berapa?

Kunjungi Istana, Kekayaan Bos Apple Tim Cook Jauh Lebih Jumbo dari Presiden Jokowi: Memang Berapa?

Lifestyle | Rabu, 17 April 2024 | 09:40 WIB

Sambangi Istana, Bos Apple Tim Cook Salam Dua Jari Sebelum Bertemu Jokowi Bahas Investasi

Sambangi Istana, Bos Apple Tim Cook Salam Dua Jari Sebelum Bertemu Jokowi Bahas Investasi

News | Rabu, 17 April 2024 | 09:31 WIB

Terkini

Perbedaan Glad2Glow Moisturizer Kemasan Blueberry vs Centella, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Perbedaan Glad2Glow Moisturizer Kemasan Blueberry vs Centella, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:55 WIB

BEI Siap Berikan Insentif Pajak Emiten yang Tercatat

BEI Siap Berikan Insentif Pajak Emiten yang Tercatat

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:55 WIB

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:50 WIB

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

News | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:42 WIB

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

News | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

News | Senin, 02 November 2026 | 12:38 WIB

×