Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB
Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara
Publik sempat dikejutkan dengan aksi ribuan aparat kepolisian yang menumpangi armada Kereta Rel Listrik (KRL) saat menggerebek sarang narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu pagi (1/11/2026). (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Polisi menggunakan Kereta Luar Biasa PT KAI Commuter untuk menggerebek narkoba di Tanjung Priok pada Minggu pagi (1/11/2026).
  • Aksi penindakan tersebut menyebabkan tiga perjalanan kereta mengalami keterlambatan empat hingga sembilan belas menit akibat kerumunan warga.
  • Aparat berhasil mengamankan puluhan orang beserta sejumlah barang bukti narkotika, senjata api, dan mesin pencetak ekstasi.

Suara.com - Publik sempat dikejutkan dengan aksi ribuan aparat kepolisian yang menumpangi armada Kereta Rel Listrik (KRL) saat menggerebek sarang narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu pagi (1/11/2026).

Menanggapi sorotan publik terkait penggunaan moda transportasi massal tersebut, PT KAI Commuter menegaskan bahwa rangkaian yang dinaiki aparat merupakan perjalanan Kereta Luar Biasa (KLB) dan bukan kereta reguler berpenumpang umum.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, memberikan klarifikasi resmi pada Senin (2/11/2026).

“Dapat kami sampaikan bahwa perjalanan Commuter Line Jakarta Kota-Tanjungpriok pada hari ini, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 6.25 WIB dengan perjalanan KLB merupakan hasil koordinasi dari pihak Kepolisian kepada KAI Commuter untuk mobilitas hingga ke Tanjungpriok,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com hari ini.

"Perjalanan tersebut tidak berdampak pada perjalanan regular Commuter Line menuju Tanjungpriok," katanya menambahkan.

Personel Brimob Polda Metro Jaya melakukan operasi bersama BNN memburu jaringan narkoba MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). [Suara.com/BNN]
Personel Brimob Polda Metro Jaya melakukan operasi bersama BNN memburu jaringan narkoba MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). [Suara.com/BNN]

Kendati jadwal utama tidak dibatalkan, pihak operator mengakui sempat terjadi perlambatan laju kereta akibat kerumunan massa yang merangsek ke area bantalan rel saat aksi penindakan berlangsung.

“KAI Commuter menyampaikan pemohonan maaf atas ketidaknyamanannya. Terdapat 3 perjalanan Commuter Line Jakarta Kota - Tanjungpriok mengalami keterlambatan 4 - 19 menit yang disebabkan oleh kerumunan warga di rel dalam proses penggerebekan yang dilakukan,” lanjut Karina.

Pemanfaatan moda transportasi berbasis rel oleh aparat penegak hukum tersebut turut dinilai sah oleh pengamat transportasi, Djoko Setijowarno.

“Kan itu untuk penggerebekan kampung narkoba ya, jadi ya sifatnya untuk kepentingan negara dan itu diperbolehkan. Sama halnya seperti ketika digunakan untuk perang, itu juga diperbolehkan karena sifatnya KLB,” jelasnya kepada Suara.com secara terpisah.

baca juga

Djoko menambahkan, pihak berwenang dipastikan telah memperhitungkan pemilihan hari dan jam operasional agar hak mobilitas harian masyarakat tidak terganggu.

“Makanya kan dipilihnya hari Minggu, yang mana jadwal keberangkatan kereta hari Minggu kan tidak sepadat hari-hari biasa. Jadi, yang seperti itu masih diperbolehkan, selama memang untuk kepentingan negara,” kata dia.

Operasi gabungan skala besar tersebut diketahui mengerahkan sekitar 1.800 personel guna mengepung titik transaksi narkotika langsung dari perlintasan rel dan jalur darat secara serentak.

Melalui strategi taktis pemanfaatan KLB, aparat berhasil mengamankan puluhan orang beserta barang bukti narkotika, senjata api, hingga mesin pencetak ekstasi dari permukiman warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:00 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga

Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Terkini

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:42 WIB

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

News | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

News | Senin, 02 November 2026 | 12:38 WIB

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

De Red Bertekad Kalahkan PSM dalam League Cup

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 12:37 WIB

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Cara Pakai Viva Milk Cleanser Cucumber dan Face Tonic untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:32 WIB

Film Pendek Heartbeat Tayang di Netflix, Angkat Isu Depresi dari POV Anak

Film Pendek Heartbeat Tayang di Netflix, Angkat Isu Depresi dari POV Anak

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:30 WIB

Karhutla Bukan Ulah Individu, WALHI: Ini Bencana Struktural

Karhutla Bukan Ulah Individu, WALHI: Ini Bencana Struktural

News | Senin, 02 November 2026 | 12:30 WIB

Tak Lagi Fokus ke Belanda, PSSI Bidik Pemain Keturunan Indonesia di 5 Negara

Tak Lagi Fokus ke Belanda, PSSI Bidik Pemain Keturunan Indonesia di 5 Negara

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:28 WIB

×