Viral Video Pria Sadis Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Diciduk, Netizen Murka: Kebiri Manusia Tak Punya Nurani!

Riki Chandra

Rabu, 17 April 2024 | 11:16 WIB
Viral Video Pria Sadis Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Diciduk, Netizen Murka: Kebiri Manusia Tak Punya Nurani!
Tampang pelaku pembunuhan dan pemerkosa gadis 13 tahun. [Dok.Istimewa]

Suara.com - Video penangkapan pria sadis pelaku pembunuhan dan penculikan hingga pemerkosa gadis 13 tahun di Minahasa, Sulawesi Utara, viral di media sosial Twitter (X). Netizen pun ramai-ramai meminta pelaku tersebut dihukum berat.

Video detik-detik pelaku diciduk itu diunggah oleh akun X @txtviral45. Dalam video itu, pelaku tampak diturunkan dari atas kapal. Seseorang lantas memukul pelaku saat sampai di daratan.

"Pelaku penculikan & pembunuhan serta pemerkosaan gadis 13 tahun di Minahasa akhirnya ditangkap POLISI. Korban sudah dilaporkan hilang ke polisi sejak tgl 4 maret & pelaku baru ditangkap setelah jenazah korban ditemukan tinggal tulang," tulis akun @txtviral45 dikutip pada Rabu (17/4/2024).

Video tersebut jelas membuat netizen murka. Namun, mereka juga menyentil polisi yang dianggap lambat menangani kasus besar tersebut hingga akhirnya mayat ditemukan tinggal tulang.

"Buat bapak yg berkaos garis abu2 makasih udah mewakili netijen," kata
@anaive__ mengomentari seseorang yang memukul pelaku.

"Hajar habisin !!!" kata @guecogil.

"Kebiri asal2an lah, polisi kerjanya apasih nunggu viral sama orang mati dlu," kata @fauzialkautsar.

"Proses mayat menjadi sisa tulang itu 8 sampai 10 tahun loh kok bisa ya secepat itu sisa tulang," tulis @klontangterus.

"Biadab. Udah bau tanah bukannya tobat malah makin makin! Lomba mirip setan juga setannya yang juara 2 ini mah," komentar @atikafiaaa.

"HUKMAN MATI PLSSS! Manusia biadab laknat," kata @masterbl_.

"Orang gila gapunya hati nurani, babi. Ketika manusia lebih hina dari bata binatang," cuit @rainheartttt.

"Manusia bangsad ini seharusnya di mutilasi aja tangan kaki dan titid'y dan seluruh pelaku sejenis lain'y,,,predator seperti seharusnya di cabut seluruh Hak Azasi Manusianya karena kelakuan juga bukan manusia," kata @Hazada9.


Diketahui, dalam pemberitaan media massa disebutkan bahwa polisi menangkap pria berinsial DP (53), buronan yang tega memperkosa dan membunuh gadis 13 tahun di Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (15/4/2024).

Korban pembunuhan merupakan anak dari kekasihnya sendiri. Penangkapan pelaku di atas kapal pun viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol May Diana Sitepu mengatakan, pengungkapan kasus pembunuhan ini berawal dari penemuan kerangka manusia di perkebunan Desa Koha Induk, Minahasa, Sulawesi Utara pada Sabtu (13/4/2024).

Sebelumnya, polisi mendapat informasi bocah perempuan berinisial E (13) hilang sejak 4 Maret 2024. Korban hilang bersamaan dengan peristiwa penganiayaan yang dialami ibunya atau kekasih pelaku.

Ibu korban lalu melapor ke polisi telah menjadi korban KDRT dan anaknya dibawa lari pelaku DP. Hasil pemeriksaan, polisi memburu DP dan menangkapnya di Kabupaten Sitaro.

Hasil interogasi, pelaku DP mengaku awalnya cekcok dan menganiaya ibu korban yang merupakan pacarnya. Kemudian dia mengetahui bila kekasinya tersebut melaporkannya ke polisi.

Pelaku DP kemudian membawa anak dari kekasihnya yakni korban ke perkebunan Desa Koha Induk. Dalam perkebunan tersebut, dia memperkosa korban dua kali lalu memukul kepalanya.

Seusai diperkosa, korban berusaha menyelamatkan diri dengan mengatakan akan melaporkan perbuatan pelaku kepada kakak dan ibunya. Pelaku DP marah dan menebas leher korban sebanyak tiga kali hingga tewas lalu meninggalkan mayat di perkebunan.

Mayat inilah yang ditemukan warga dalam kondisi sudah menjadi kerangka. Dari temuan kerangka ini polisi bergerak cepat menangkap pelaku.

Atas perbuataannya, pelaku DP dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan Pasal 81 ayat 1, UU Nomor 17 Tahun 2016 serta Pasal 80 ayat 3 UU Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darah Dibalas Darah! Keluarga Korban Murka, Pembunuh Sadis di Serang Cuma Dituntut 10 Tahun

Darah Dibalas Darah! Keluarga Korban Murka, Pembunuh Sadis di Serang Cuma Dituntut 10 Tahun

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 23:08 WIB

Throwback Crime Story: Hilangnya Nyawa Gadis Baduy

Throwback Crime Story: Hilangnya Nyawa Gadis Baduy

Video | Selasa, 07 Maret 2023 | 11:00 WIB

Terkini

Lipstik Wardah Glasting Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warnanya untuk Wanita Indonesia

Lipstik Wardah Glasting Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warnanya untuk Wanita Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:36 WIB

Tak Cuma Hiburan, BagaimanaSeni Bisa Jadi Jalan untuk Menggerakkan Aksi Iklim

Tak Cuma Hiburan, BagaimanaSeni Bisa Jadi Jalan untuk Menggerakkan Aksi Iklim

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:33 WIB

MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X

MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 12:33 WIB

Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon

Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 12:30 WIB

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:30 WIB

Jangan Sembarangan, Ban Mobil Listrik Ternyata Perlu Perhatian Khusus

Jangan Sembarangan, Ban Mobil Listrik Ternyata Perlu Perhatian Khusus

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 12:28 WIB

Dari Tenun hingga Songket, Pertamina Siap Hadirkan Produk Unggulan UMK di Kriyanusa 2026

Dari Tenun hingga Songket, Pertamina Siap Hadirkan Produk Unggulan UMK di Kriyanusa 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 12:21 WIB

Apakah Benar Akan Ada Pemadaman Internet Selama 3 Hari? Ini Penjelasan Komdigi

Apakah Benar Akan Ada Pemadaman Internet Selama 3 Hari? Ini Penjelasan Komdigi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:16 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer Fungal Acne Safe Lokal, Bebas Minyak dan Redakan Gatal

3 Rekomendasi Moisturizer Fungal Acne Safe Lokal, Bebas Minyak dan Redakan Gatal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:12 WIB

Muncul Daratan Seluas 32,8 Hektare Dekat Anak Krakatau: Pulau Baru?

Muncul Daratan Seluas 32,8 Hektare Dekat Anak Krakatau: Pulau Baru?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:09 WIB

×