Jokowi Pilih Panen Jagung saat Buruh Gelar May Day di Jakarta, Istana: Sudah Dirancang Jauh-jauh Hari

Agung Sandy Lesmana, Rakha Arlyanto

Rabu, 01 Mei 2024 | 14:09 WIB
Jokowi Pilih Panen Jagung saat Buruh Gelar May Day di Jakarta, Istana: Sudah Dirancang Jauh-jauh Hari
Presiden Joko Widodo (kiri) memanen jagung bersama petani saat panen raya jagung di Perhutanan Sosial, Ngimbang, Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/3).

Suara.com - Plt Deputi Protokol dan Pers Media Sekretariat Presiden, Jusuf Permana menjelaskan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berada di Jakarta ketika buruh menggelar aksi May Day 2024 di area Patung Kuda Arjuna, Jakarta Pusat.

Jusuf menerangkan bahwa kunjungan kerja Jokowi ke Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (1/5/2204), sudah dirancang sejak jauh-jauh hari.

"Rencana kunjungan ke Jawa Timur dan NTB sudah dirancang jauh-jauh hari," kata Jusuf kepada wartawan, Rabu.

Baca Juga: Klaim Pemerintah Tetap Sejahterakan Buruh Korban PHK Lewat JKP, KSP: Amanat UU Cipta Kerja

Jusuf mengatakan karena alasan efektivitas dan efisiensi, maka seberes kunjungan kerja di Jawa Timur, Jokowi langsung melanjutkan kunjungan ke NTB.

Baca Juga: Said Iqbal: Outsourcing Adalah Perbudakan Modern, Harus Dihapuskan

"Besok di Lombok Barat, presiden akan meresmikan pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di Provinsi NTB. Kemudian di Kabupaten Sumbawa Barat, presiden akan meresmikan Bendungan Tiu Suntuk," tutur Jusuf.

Massa buruh saat memperingati May Day 2024 di kawasan Patung Kuda, Jakarta. (Suara.com/Faqih)
Massa buruh saat memperingati May Day 2024 di kawasan Patung Kuda, Jakarta. (Suara.com/Faqih)

Lebih lanjut, Jusuf menyampaikan Jokowi juga sudah diagendakan ke Kabupaten Sumbawa untuk meninjau Pasar Seketeng.

"Memberikan bantuan modal kerja kepada para pedagang kecil dan asongan maupun kaki lima," jelas Jusuf.

baca juga

"Di Kecamatan Sumbawa, presiden akan melakukan panen jagung bersama menteri pertanian dan para petani jagung," imbuhnya.

Tak Ada di Istana saat May Day

Seperti diketahui, Jokowi dilaporkan tidak berada di Istana saat massa buruh menggelar aksi May Day 2024 di area Patung Kuda Arjuna, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2024).

Baca Juga: Desak Sederet Tuntutan di Aksi May Day, Partai Buruh: Gila Negeri Ini PHK Bisa Pakai WA, Pengusaha Hitam Jahat!

Dikutip dari laman presidentri.go.id, Jokowi diketahui menikmati tanggal merah hari ini dengan bersepeda di Kota Mataram, NTB. Pukul 06.15 WITA, Jokowi sudah keluar dari hotel tempatnya menginap untuk bersepeda.

Di Mataram, Jokowi asyik gowes melintas di Jalan Jenderal Sudirman hingga ke Jalan Terusan Bung Hatta. Para warga pun menyapa sang presiden.

"Pak Jokowi, Pak Jokowi!," sapa warga kepada Jokowi.

Seusai bersepeda selama 30 menit, Jokowi kemudian menyempatkan diri berfoto bersama masyarakat.

Di hari yang sama, massa buruh memperingati May Day 2024  di Jakarta. Lokasi demo May Day para buru digelar di kawasan Patung Kuda dan Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat. 

Sederet Tuntutan Aksi May Day 2024

Sebelum bergerak ke kawasan Senayan, massa buruh sempat menggelar demonstrasi di Patung Kuda. 

Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyampaikan tuntutan dari para massa buruh yang menggelar May Day. Di antaranya mereka masih mendesak agar Undang-Undang (UU) Cipta Kerja dicabut. 

Presiden Partai Buruh Said Iqbal. [Suara.com/Yaumal]
Presiden Partai Buruh Said Iqbal. [Suara.com/Yaumal]

"Yang pertama Cabut Omnibus Law, Undang-Undang cipta kerja. Yang kedua kami menyebutnya, Hostum. Hos, hapus outsourcing, Tum, tolak upah murah," tegas Said Iqbal saat berorasi di kawasan Patung Kuda. 

Kemudian mereka juga menyampaikan sejumlah tuntutannya penting lainnya, yakni menolak PHK yang dilakukan secara sembarangan. 

"Mudah sekarang orang PHK, pakai WA bisa PHK, gila ini negeri. Jahat sekali pengusaha hitam ini," katanya. 

Kemudian mereka menolak pemberian pesangonnya kecil.

"Istirahat cuti panjang dihapus. Yang ketujuh perlindungan jaminan upah untuk pekerja wanita yang cuti haid dan hamil tidak jelas. Bisa dibayar cuti hamil upahnya atau haid bisa juga tidak dibayar," kata Iqbal  

Lalu mereka juga menolak upaya pemidanaan terhadap buruh, dan meminta agar masuknya tenaga kerja asing dihentikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Partai Buruh Said Iqbal Pertimbangkan Dukung Prabowo Subianto

Presiden Partai Buruh Said Iqbal Pertimbangkan Dukung Prabowo Subianto

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 13:57 WIB

Said Iqbal Respons Ucapan Selamat Hari Buruh Dari Prabowo: Semoga Presiden Baru Anulir UU Ciptaker

Said Iqbal Respons Ucapan Selamat Hari Buruh Dari Prabowo: Semoga Presiden Baru Anulir UU Ciptaker

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 13:39 WIB

Said Iqbal: Outsourcing Adalah Perbudakan Modern, Harus Dihapuskan

Said Iqbal: Outsourcing Adalah Perbudakan Modern, Harus Dihapuskan

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 13:29 WIB

Pesan Jokowi Di Hari Buruh: Setiap Pekerja Adalah Pahlawan Ekonomi

Pesan Jokowi Di Hari Buruh: Setiap Pekerja Adalah Pahlawan Ekonomi

News | Rabu, 01 Mei 2024 | 13:18 WIB

Terkini

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

×