Blak-blakan! Pengusaha Travel Bongkar Praktik Licik Sekolah di Program Study Tour

Galih Prasetyo

Senin, 13 Mei 2024 | 20:28 WIB
Blak-blakan! Pengusaha Travel Bongkar Praktik Licik Sekolah di Program Study Tour
Bus ditumpangi pelajar SMK Lingga Kencana Depok kecelakaan di Subang, Sabtu (11/5/2024). ANTARA/HO

Selain berdampak kepada siswa, kebiasaan tersebut juga akhirnya memengaruhi pengusaha travel untuk menyediakan pelayanan dan fasilitas yang kurang maksimal.

Para pengusaha tour dan travel kini banyak yang berlomba-lomba memasarkan harga paket yang murah, ditambah dengan bonus dengan nominal besar demi bisa membuat pihak sekolah tertarik untuk menggunakan jasa tour dan travel yang ditawarkan.

“Bisa jadi pihak travel terus ditekan untuk menekan harga agar cashback yang didapat kan sekolah banyak, sehingga pihak travel bagi yang tidak kuat itu pasti akan menuruti dan otomatis dia akan mencari akal bagaimana mendapatkan bus yang murah,” jelasnya.

“Awalnya dari permintaan itu akhirnya banyak travel yang tidak hanya cashback uang, tapi juga menyediakan barang elektronik seperti kulkas hingga motor untuk oknum-oknum sekolah," sambungnya.

Menurutnya, praktek kotor itu menyebabkan ekosistem kegiatan wisata di lingkungan sekolah rusak. Semua itu menurut FB berawal dari demand pihak sekolah yang sangat nge-pres di budget.

Hal ini berdampak pada paket-paket wisata, mulai dari tempat penginapan, lokasi wisata hingga transportasi bus menjadi minim.

"Persoalannya kemudian ekosistem yang rusak ini terjadi karena permintaan dengan budget nge-pres menimbulkan hal negatif pada dunia usaha,"

FB menegaskan meski ia mengetahui dan memiliki pengalaman perihal praktik licik sekolah ini,  usaha travelnya tegas menolak mengeluarkan cashback dengan nilai fantastis untuk pertimbangan pihak sekolah.

"Travel kami tidak pernah mau terlibat dalam transaksi yang mengeluarkan cashback fantastis ke pihak sekolah. Karena kami tidak setuju jika biaya wisata terlalu besar dan tidak rasional, kasihan anak-anak (siswa sekolah)," ungkap FB.

Sekolah Negeri Dominasi Praktek Kotor Study Tour

FB yang telah menggeluti usaha tour dan travel selama 12 tahun mengungkap, pemanfaatan keuntungan di balik program study tour paling banyak dilakukan oleh sekolah negeri di wilayah Bekasi dan Depok.

Sekolah negeri diduga menjadi tempat pertama lahirnya praktek kotor di balik program study tour ini. Belakangan, praktek seperti itu juga ikut menyambut di sekolah swasta.

“Pengalaman kami ini terjadi di luar Jakarta ya, kalau Jakarta sudah ada pengawasan ketat terhadap study tour ini terutama sekolah negeri. Nah, di Bekasi, Depok, praktek ini banyak sekali terutama untuk sekolah negeri ya,” ungkapnya.

Belakangan kata FB, praktek kotor di balik program study tour sekolah juga menjamur di sekolah-sekolah swasta.

Baca juga:

FB menjelaskan, keuntungan dari adanya program study tour ini biasanya bakal dinikmati oleh oknum sekolah mulai dari tingkatan kepala sekolah hingga ke pegawai paling bawah.

Setiap tingkat jabatan pun bakal mendapatkan keuntungan yang berbeda-beda.

“Ini yang langsung saya denger dari mereka panitia (study tour), biasanya kalau sekolah negeri ini saya gak mengeneralisir ya, biasanya Kepala Sekolah minimal mendapatkan Rp50 juta, wakil Kepala Sekolah Rp40 juta. wali kelas biasanya Rp1-2 juta, guru-guru lain biasanya dapat Rp500 ribu,” ungkap FB.

FB juga mengungkap, yang lebih buruk di balik program study tour ini juga biasanya ditemukan beberapa sekolah yang bahkan memilki tim travel sendiri.

Petugas memberikan santunan secara simbolis kepada ahli waris korban kecelakaan bus di SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat, Senin (13/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memberikan santunan secara simbolis kepada ahli waris korban kecelakaan bus di SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat, Senin (13/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Hal ini yang biasanya menjadi penyebab para pengusaha jasa travel dan tour sulit masuk untuk bekerja sama dengan pihak sekolah.

“Kadang kita kalah di proses bundlingnya di proses penawaran dengan travel lain, karena kepala sekolah sudah megang atau punya tim travel sendiri itu banyak, sehingga travel lain gak boleh masuk,” ucapnya.

“Mereka punya travel sendiri, itu bisa bayang-bayang dia maksudnya travel buatan dia sendiri atas nama travel padahal yang jalan saudara-saudaranya. Atau memang travel yang sudah punya lisensi tapi dia pegang,” sambung FB.

Solusi dari Lingkaran Setan Program Study Tour

Menurut FB untuk memutus rantai lingkaran setan dalam program study tour sekolah pemerintah perlu memberikan kebijakan yang terbaik untuk segala pihak.

Tidak hanya baik untuk pihak sekolah namun juga tetap menjaga sumber mata pencaharian pihak penyedia jasa tour dan travel.

“Perlu (ada kebijakan dari pemerintah mengatur program study tour). Tapi jangan kemudian seperti membakar satu ladang hanya untuk mencari satu tikus,"

"Jadi memang harus ingat juga bagaimana punekosistem ekonomi harus tetap berjalan, karena penghasilan travel salah satunya juga dari study tour,” ucapnya.

Menurutnya, yang paling utama harus dilakukan pemerintah adanya mengawasi adanya pungutan liar dalam program study tour yang dilakukan oleh pihak sekolah.

“Pengawasan terhadap pungutan-pungutan study tour itu memang harus diawasi, jangan sampai 100 sampai 200 persen gitu,” tandasnya.

Kontributor : Mae Harsa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Kecelakaan Maut Bus SMK Depok, Disdik DKI Larang Acara Perpisahan di Luar Sekolah: Berisiko!

Imbas Kecelakaan Maut Bus SMK Depok, Disdik DKI Larang Acara Perpisahan di Luar Sekolah: Berisiko!

News | Senin, 13 Mei 2024 | 18:29 WIB

Jadi Saksi Kunci Kecelakaan Maut Rombongan SMK Lingga Kencana Depok, Polisi Periksa Kernet Bus Trans Putera Fajar

Jadi Saksi Kunci Kecelakaan Maut Rombongan SMK Lingga Kencana Depok, Polisi Periksa Kernet Bus Trans Putera Fajar

News | Senin, 13 Mei 2024 | 17:34 WIB

Kaesang Pangarep Masuk Bursa Calon Wali Kota Bekasi, Warganet Soroti Pendidikannya

Kaesang Pangarep Masuk Bursa Calon Wali Kota Bekasi, Warganet Soroti Pendidikannya

Video | Senin, 13 Mei 2024 | 13:05 WIB

Keluarga Korban Kecelakaan Bus Lingga Kencana Menerima Santunan

Keluarga Korban Kecelakaan Bus Lingga Kencana Menerima Santunan

Foto | Senin, 13 Mei 2024 | 15:08 WIB

Mencekam! Video Diduga Siswa SMK Lingga Kencana sedang Live saat Kecelakaan

Mencekam! Video Diduga Siswa SMK Lingga Kencana sedang Live saat Kecelakaan

Your Say | Senin, 13 Mei 2024 | 13:03 WIB

Terkini

Bongkar Alasan Geruduk Menteri, SEMA UGM: Mereka Banyak Mengibul dan Khianati Rakyat!

Bongkar Alasan Geruduk Menteri, SEMA UGM: Mereka Banyak Mengibul dan Khianati Rakyat!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:26 WIB

Dipukul dan Dilempar Air saat Diskusi UGM Ricuh, Sudaryono: Kami Tidak Kabur, Malah Duduk di Aspal!

Dipukul dan Dilempar Air saat Diskusi UGM Ricuh, Sudaryono: Kami Tidak Kabur, Malah Duduk di Aspal!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:03 WIB

Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli

Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:39 WIB

Dua Kali Sehari! Modus Obat Batuk dan Kunciran Rambut Dipakai Selundupkan Narkoba ke Rutan Salemba

Dua Kali Sehari! Modus Obat Batuk dan Kunciran Rambut Dipakai Selundupkan Narkoba ke Rutan Salemba

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:05 WIB

Your Jewelry, your story! Temukan Inspirasi Stacking Jewelry ala Shopee

Your Jewelry, your story! Temukan Inspirasi Stacking Jewelry ala Shopee

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB

'Suara Indonesia Penting!' Presiden Palestina Telepon Prabowo, Minta RI Terus Kawal Gaza

'Suara Indonesia Penting!' Presiden Palestina Telepon Prabowo, Minta RI Terus Kawal Gaza

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:32 WIB

China Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Dukung Pembukaan Kembali Selat Hormuz

China Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Dukung Pembukaan Kembali Selat Hormuz

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:24 WIB

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 06:57 WIB

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB