Kronologi Baru Kasus Andrie Yunus: TAUD Ungkap Temuan Botol yang Dibuang Pelaku dari Motor

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Senin, 16 Maret 2026 | 15:41 WIB
Kronologi Baru Kasus Andrie Yunus: TAUD Ungkap Temuan Botol yang Dibuang Pelaku dari Motor
Gambar Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus yang disiram air keras. (Suara.com)
baca 10 detik
  • Tim Advokasi Demokrasi menemukan botol ungu sisa siraman air keras korban Andrie Yunus.
  • Botol bukti penting tersebut telah diserahkan TAUD kepada Resmob Polda Metro Jaya pada Senin (16/3/2026).
  • Penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus melibatkan empat terduga pelaku.

Suara.com - Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menyebut ada kronologi awal dan barang bukti yang belum disampaikan saat konferensi pers, penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Perwakilan TAUD, Airlangga Julio mengatakan, salah satu barang bukti yang belum disebutkan oleh pihak kepolisian yakni botol minum yang digunakan pelaku untuk menyiram air keras kepada Andrie.

Airlangga mengatakan, hingga terakhir kali konferensi pers dilakukan oleh pihak kepolisian, belum disampaikan temuan tentang botol yang digunakan pelaku untuk menyiram Andrie.

“Masih ada barang bukti yang belum disebut di konferensi pers, namun sudah kami berikan kepada tim dari Resmob Polda Metro Jaya,” kata Airlangga, di Kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2026).

"Salah satu barang bukti penting yang juga ingin kami garis bawahi dalam kesempatan ini adalah ditemukannya satu botol yang diduga digunakan untuk menyiram air keras kepada Andrie Yunus,” imbuhnya.

Adapun, botol minum tersebut berwarna ungu, dengan ketebalan yang lebih dibandingkan botol minum air mineral kemasan. Jika diperhatikan melalui kamera pengawas atau CCTV, botol tersebut dibuang oleh pelaku usai melakukan aksinya.

"Botol tersebut berwarna ungu dan mungkin saja itu tumbler karena tebal. Dan kalau kawan-kawan perhatikan di rekaman CCTV, terlihat ada seperti botol yang terbuang dari motor terduga pelaku,” jelasnya.

Semula, botol tersebut belum ditemukan oleh penyidik saat melalukan oleh TKP di lapangan. Namun, berkat bantuan dari masyarakat botol minum tersebut dapat ditemukan dan sudah diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Itu belum ditemukan pada awalnya oleh tim kepolisian, tapi ditemukan oleh saksi di lapangan dan berhasil diamankan, sehingga kami membawa dan membantu saksi tersebut untuk menyerahkan kepada tim dari Resmob Polda Metro Jaya,” ujarnya.

baca juga

Namun, hingga saat ini polisi belum menyampaikan temuan tersebut ke publik. Hal ini dianggap penting untuk disampaikan lantaran bisa menambah bahan penyelidikan.

"Ini belum disebutkan oleh konferensi pers dalam Polda Metro Jaya, dan kami ingin menggarisbawahi bahwa ini penting sekali untuk segera didalami lebih lanjut dan juga dilihat apakah ada tambahan-tambahan dari scientific crime investigation yang bisa dilakukan oleh Polda Metro Jaya untuk botol tersebut,” tandasnya.

Diketahui bersama, Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh OTK.

Akibatnya, Andrie mengalami luka bakar serius, terutama di bagian mata kanan. Andrie disiram air keras sepulangnya dari Kantor YLBHI, usai melakukan siaran podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan penyelidikan, penyiraman terhadap Andrie melibatkan 4 orang.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan dari rekaman CCTV itu terlihat keempat terduga pelaku itu tengah menunggu korban di depan KFC Cikini, Jakarta Pusat.

"Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini," kata Iman dalam konferensi pers, Senin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Advokasi: Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Adalah Percobaan Pembunuhan Berencana

Tim Advokasi: Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Adalah Percobaan Pembunuhan Berencana

News | Senin, 16 Maret 2026 | 15:35 WIB

Mata Kanan Terluka Parah, Begini Kondisi Medis Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Mata Kanan Terluka Parah, Begini Kondisi Medis Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Senin, 16 Maret 2026 | 15:12 WIB

Aktivis Kontras Diserang, Bukti Nyata Kemunduran Demokrasi?

Aktivis Kontras Diserang, Bukti Nyata Kemunduran Demokrasi?

Your Say | Senin, 16 Maret 2026 | 14:58 WIB

Terkini

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:41 WIB

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Cara Ampuh Bersihkan Jamur Kaca Spion Mobil dengan Bahan Sederhana

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 15:39 WIB

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

Kasus Nelayan Aceh Ditangkap di Thailand: 13 Bebas, 5 Masih Ditahan

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:38 WIB

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 15:37 WIB

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

Menteri Diktisaintek Ungkap Dampak Kemiskinan: Anak Sulit Dapat Pendidikan, Pilihan Kerja Terbatas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:35 WIB

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

Helikopter Milik Stasiun TV Jatuh di Los Angeles, 3 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

ESDM Ungkap Alasan RKAB BYAN Belum Terbit, Masih Dievaluasi

ESDM Ungkap Alasan RKAB BYAN Belum Terbit, Masih Dievaluasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:27 WIB

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:26 WIB

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:22 WIB

×