Indonesia dan Korea Bidang Air Teken MoU Sebagai Upaya Penurunan Non-Revenue Water

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Senin, 20 Mei 2024 | 15:33 WIB
Indonesia dan Korea Bidang Air Teken MoU Sebagai Upaya Penurunan Non-Revenue Water
MoU Indonesia-Korea bidang Air Sebagai Upaya Penurunan Non-Revenue Water. (Dok: PUPR)

Suara.com - Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti menghadiri pertemuan dengan Korea Water Partnership dalam rangka Action Plan for International Collaboration on Non-Revenue Water (NRW) Improvement melalui penandatanganan MoU, pada Minggu (19/5/2024).

Turut hadir pada acara tersebut Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Herry Trisaputra Zuna, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Abram Elsajaya Barus.

 Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti. (Dok: Kementerian PUPR)
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti. (Dok: Kementerian PUPR)

Pada kesempatan itu, Direktur Jenderal Cipta Karya menyampaikan bahwa pada tahun 2024 Indonesia menargetkan 100% akses air minum layak (termasuk 15% akses air minum aman) yang nantinya dapat menyediakan air hingga ke 10 juta sambungan rumah. Selain itu juga menargetkan 30% populasi dapat terakses dengan air minum perpipaan dan 100% PDAM berkinerja ‘sehat’. Untuk kondisi NRW juga ditargetkan mengalami penurunan menjadi 25%.

“Target-target tersebut tentunya bukan hal yang mudah, namun saya berharap dengan adanya sinergi dan kolaborasi baik dari Pemerintah Pusat, Pemda, BUMD Air Minum, pihak swasta dan tentunya masyarakat,” ujar Diana Kusumastuti. 

Pada tahun 2023, sebanyak 393 PDAM telah melayani lebih dari 15 juta sambungan rumah dengan kapasitas terpasang lebih dari 237ribu liter/detik. Meskipun demikian, masih terdapat gap antara tingkat NRW sebesar 8,9% dari kondisi saat ini sebesar 33,9% terhadap target 25%. NRW atau Kehilangan Air merupakan sendiri merupakan kondisi dimana air yang sudah diproduksi namun tidak sampai ke konsumen.

(Dok: Kementerian PUPR)
pertemuan dengan Korea Water Partnership dalam rangka Action Plan for International Collaboration on Non-Revenue Water (NRW) Improvement melalui penandatanganan MoU, pada Minggu (19/5/2024). (Dok: Kementerian PUPR)

Untuk menurunkan tingkat NRW hingga 25% pada 2024, telah dilaksanakan beberapa program Performance-Based Grant Programs (Program Hibah Berbasis Kinerja) yang bekerja sama dengan mitra pembangunan pada beberapa proyek di Magelang, Sukoharjo, Banyumas, Wonosobo, Brebes di Jawa Tengah, Pesisir Selatan di Sumatera Barat, Sleman di Yogyakarta, dan Bekasi, Jawa Barat.

Disamping itu, BUMD air minum di Indonesia juga menjalankan program untuk menurunkan tingkat NRW melalui kerja sama dengan badan usaha (B2B) seperti yang dilakukan oleh Perumdam Tirta Bhagasasi di Kab. Bekasi melalui kegiatan pemeliharaan jaringan distribusi dan penurunan tingkat kehilangan air.

MoU Indonesia-Korea bidang Air Sebagai Upaya Penurunan Non-Revenue Water. (Dok: PUPR)
MoU Indonesia-Korea bidang Air Sebagai Upaya Penurunan Non-Revenue Water. (Dok: PUPR)

Diana Kusumastuti kembali menekankan perlunya melanjutkan program-program penurunan NRW, membangun kolaborasi, dan berkomitmen untuk pengelolaan air yang berkelanjutan guna memastikan pasokan air yang andal dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri dan Wamen Kabinet Indonesia Maju Foto Bareng Elon Musk di Seremoni World Water Forum 2024

Menteri dan Wamen Kabinet Indonesia Maju Foto Bareng Elon Musk di Seremoni World Water Forum 2024

Bisnis | Senin, 20 Mei 2024 | 14:29 WIB

Sebut Pertemuan Jokowi dan Puan saat WWF di Bali Berlangsung Mesra, Gerindra: Sudah Seharusnya Begitu

Sebut Pertemuan Jokowi dan Puan saat WWF di Bali Berlangsung Mesra, Gerindra: Sudah Seharusnya Begitu

News | Senin, 20 Mei 2024 | 13:34 WIB

PLN Indonesia Power Siapkan Pasokan Listrik Andal untuk Dukung Kesuksesan KTT WWF di Bali

PLN Indonesia Power Siapkan Pasokan Listrik Andal untuk Dukung Kesuksesan KTT WWF di Bali

Bisnis | Senin, 20 Mei 2024 | 13:26 WIB

Adu Gaya dan Pesona Han So Hee vs YoonA di Festival Film Cannes

Adu Gaya dan Pesona Han So Hee vs YoonA di Festival Film Cannes

Entertainment | Senin, 20 Mei 2024 | 13:08 WIB

4 Trik yang Digunakan Do Da Hae untuk Menipu di Drakor The Atypical Family, Apa Saja?

4 Trik yang Digunakan Do Da Hae untuk Menipu di Drakor The Atypical Family, Apa Saja?

Your Say | Senin, 20 Mei 2024 | 14:25 WIB

Spoiler Drama Korea 'Lovely Runner' Episode 13: Kejutan Ulang Tahun Im Sol

Spoiler Drama Korea 'Lovely Runner' Episode 13: Kejutan Ulang Tahun Im Sol

Your Say | Senin, 20 Mei 2024 | 13:00 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×