Meraih Suara Terbanyak
Pada gelaran Pileg 2024, Anita kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.
Kala itu Anita maju di Dapil NTT 2 yang meliputi Kabupaten Kupang, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Rote, Ndao serta Kota Kupang.
Dalam kontestasi tersebut, Anita harus bersaing dengan sejumlah tokoh penting diantaranya anak dari Setya Novanto yakni Gavriel P. Novanto serta Victor Laiskodat.
Pada pertarungan di Dapil NTT 2, Anita Jacoba Gah tampil sebagai peraih suara terbanyak yakni dengan 131.396 suara dan memastikan diri lolos ke Senayan.
Pernah Marahi Nadiem Gegara Tepuk Tangan PBB
Sebelum ramai disorot usai gebrak meja di hadapan Mendikbud Ristek, Anita ternyata pernah marah di hadapan Nadiem.
Momen itu terjadi ketika Komisi X dan Kemendikbud Ristek menggelar rapat kerja pada 2022 silam.
Ketika itu Anita menyorot soal 400 orang yang hadir sebagai tim bayangan di Kemendikbud Ristek.
"Anda boleh bangga ditepuk tangan PBB tapi kami tidak, kami tidak bangga sama sekali," katanya Senin (26/9/2022).

Lebih lanjut, kemarahan Anita makin menjadi ketika menyinggung soal pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK.
Ia menyebut banyak diantara guru yang menangis menyikapi keputusan tersebut lantaran tak sedikit yang gajinya kerap dibayar telat.
"Guru berteriak kami sudah lulus passing grade segala macam tapi dimana gaji kami? Kamu sudah tidak bekerja lagi, anak kami mau makan apa," kata Anita menyampaikan keluh kesah para guru di hadapan Nadiem.
Anita pun meminta agar Nadiem membuka mata mengenai persoalan pendidikan di Indonesia yang masih pelik.
Bila hal itu bisa diselesaikan baru, Nadiem pantas mendapat tepuk tangan dari rakyat Indonesia.
"Kemudian kami dengar di PBB anda dengan bangganya ada 400 tim bayangan, kenapa masih banyak ketertinggalan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar)? Dan 400 tim bayangan itu apa kebanggannya? Coba jelaskan mengapa kita harus bangga dengan anda pak Menteri?" cecarnya.
Semprot Nadiem untuk Kedua Kalinya
Terkini, Anita kembali murka di hadapan Nadiem Makarim.
Penyulutnya gegara alokasi anggaran pendidikan yang urung merata dan tak tepat sasaran.
"Kenapa saya katakan tidak digunakan dengan baik karena sampai hari ini pak Menteri berulang kali saya katakan bahwa masih banyak persoalan terhadap realisasi anggaran dan penyerapan APBN ke daerah," ungkapnya, Kamis (6/6/2024).
Lebih lanjut, Anita kemudian menyorot perihal pengelolaan dana Program Indonesia Pintar yang kini jadi perhatian KPK.
Ia menyebut Kemendikbud Ristek malah tampak kebakaran jenggot ketika turun rekomendasi dari KPK mengenai hal tersebut.
"Kami tak pernah didengar ya kan? Akhirnya sekarang KPK memberikan rekomendasi baru seakan-akan Kemendikbud Ristek kebakaran jenggot," kata Anita.
Tak sampai di situ, Anita juga menyayangkan perihal usulan wakil rakyat yang justru diverifikasi oleh Dinas Pendidikan.
"Jadi kalau mau diverifikasi harusnya kementerian melakukan verifikasi terhadap dinas, dinas melakukan verifikasi terhadap sekolah, hasil verifikasi itu baru diberikan ke kami. Itu jangan dibolak balik bahkan saya minta bapak ibu pimpinan kita biarkan rekomendasi KPK periksa apa yang ada di Kemendikbud Ristek," ujar Anita.
"Saya marah Pak Menteri untuk kesekian kalinya karena memang ini kenyataannya di lapangan, jangan dong kita dibikin seperti anak kecil kok apa yang diusulkan diverifikasi dinas pendidikan, anda sebagai menteri mau ngga diverifikasi oleh dinas? jangan aneh-aneh lah," tegasnya.