Ngaku Tak Izin ke Pemilik saat Bawa Kabur Motor, Alasan Kocak Terduga Pencuri Ini Berakhir Bogem Mentah

Muhammad Ilham Baktora

Jum'at, 07 Juni 2024 | 16:37 WIB
Ngaku Tak Izin ke Pemilik saat Bawa Kabur Motor, Alasan Kocak Terduga Pencuri Ini Berakhir Bogem Mentah
Kolase pelaku pencurian motor diamuk warga di Sokokulon, Margorejo, Pati, Jawa Tengah. (Twitter/@txtviral45)

Suara.com - Alasan kocak seorang terduga pencuri yang membawa kabur sebuah motor viral di media sosial. Niatnya mengelabui warga dan polisi, pria tersebut mendapat bogem mentah ketika diamankan ke mobil polisi untuk diserahkan ke Polsek.

Mengutip akun X, @txtviral45, Kamis (7/6/2024) peristiwa itu diketahui terjadi di Kecamatan Margorejo, Pati, Jawa Tengah. Terdapat dua video yang dibagikan oleh akun tersebut.

"Saya bukan maling pak, cuma bawa sepeda motor orang, tapi tidak bilang ke pemiliknya. Terduga maling motor babak belur dihajar warga di Sokokulon, Margorejo, Pati, Jawa Tengah, Jumat (7/6/2024)," sebut caption video.

Dalam video pelaku yang diinterogasi menggunakan bahasa Jawa mengaku bahwa ia memang membawa motor tersebut. Motor yang ia bawa milik pria bernama Teguh. Warga yang menginterogasi pun, berniat menelepon pemilik motor yang dimaksud karena memiliki nomor telpon yang disebutkan pelaku.

Namun pelaku tersebut memberitahu ke warga, memang dia waktu membawa motor tidak izin dulu ke pemiliknya. Bahkan pelaku berusaha meyakinkan warga bahwa ia membawa motor tidak jauh-jauh.

Alasan tersebut pun tak bisa diterima warga. Kuat dugaan, pelaku berbohong dan mencoba membela diri agar tidak ditangkap. Sayang dalih dan cara berkilahnya tak diterima, ia pun digelandang oleh polisi.

Saat detik-detik diangkut ke mobil polisi, pelaku pun menjadi sasaran amukan warga. Bahkan beberapa warga berhasil melayangkan bogem mentah ke kepala pelaku yang sudah berada di mobil polisi.

Kasus curanmor ini pun menarik perhatian netizen. Pasalnya cara pelaku membuat alasan dianggap jenaka, di mana menganalogikan seorang pencuri yang ketika ditangkap karena mencuri kambing, membuat dalih bahwa ia hanya menemukan tali tambang.

Saat menarik dan membawa tali tambang tersebut, justru ada kambing yang terikat diujungnya. Sementara pencuri itu bersikeras tak berniat membawa kambing, hanya membawa tali.

baca juga

Peristiwa tersebut sudah diserahkan ke pihak berwenang. Pelaku diduga kuat melancarkan aksinya dengan sadar dan alasan yang ia buat tidak benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Mualaf Setelah Dijebak, Angelina Sondakh Dalami Islam dengan Cara Ini

Jadi Mualaf Setelah Dijebak, Angelina Sondakh Dalami Islam dengan Cara Ini

Entertainment | Kamis, 06 Juni 2024 | 14:40 WIB

Rp 700 Ribu Harga Alat Antibegal Sepeda Motor, Pemdes OKU Luncurkan Inovasi Ekonomis

Rp 700 Ribu Harga Alat Antibegal Sepeda Motor, Pemdes OKU Luncurkan Inovasi Ekonomis

Bisnis | Sabtu, 01 Juni 2024 | 10:24 WIB

Terbongkar! Modus Komplotan Pembeli Motor Kredit Belum Lunas Hendak Kirim 80 Unit Ke Vietnam

Terbongkar! Modus Komplotan Pembeli Motor Kredit Belum Lunas Hendak Kirim 80 Unit Ke Vietnam

News | Rabu, 22 Mei 2024 | 03:55 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×