Sejarah Bakar Tongkang, Tentang Orang Tiongkok Labuhkan Kapalnya di Tanah Kunang-kunang

Eko Faizin

Minggu, 23 Juni 2024 | 06:51 WIB
Sejarah Bakar Tongkang, Tentang Orang Tiongkok Labuhkan Kapalnya di Tanah Kunang-kunang
Tradisi Bakar Tongkang di Bagansiapiapi Rokan Hilir, Sabtu (22/6/2024). [Dok Mediacenter Riau]

Suara.com - Perayaan Bakar Tongkang kembali digelar Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pada Sabtu (22/6/2024). Iven nasional tahun ini, dikabarkan ada 50 ribu wisatawan yang datang.

Sementara kunjungan pelancong ke penginapan, sebanyak 1.800 kamar hotel penuh. Kondisi ini berdampak pula dengan hotel dan penginapan di kabupaten/kota tetangga yang mengalami peningkatan okupansi.

Festival Bakar Tongkang merupakan salah satu acara budaya yang diadakan di Rokan Hilir yang biasanya diadakan setiap tahun dan menjadi salah satu acara yang paling dinanti-nanti warga setempat.

Festival Bakar Tongkang menjadi kegiatan yang sudah menjadi tradisi turun-temurun dilakukan. Hal ini sebagai wujud rasa syukur dan penghormatan kepada dewa-dewa laut atas hasil tangkapan ikan yang melimpah. 

Diketahui, Bagansiapiapi merupakan salah satu daerah dengen potensi hasil laut yang cukup banyak. Selain itu, iven bakar tongkang diadakan untuk mempromosikan pariwisata dan budaya daerah kepada wisatawan yang datang berkunjung.

Sejarah Bakar Tongkang

Menyadur laman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau, tradisi bakar tongkang memiliki kisah yang sangat erat dengan kelompok imigran Tiongkok pertama yang meninggalkan negaranya untuk menetap di Riau di pulau Sumatera. Wilayah ini kemudian dikenal dengan nama Bagansiapiapi pada tahun 1826 silam.

Bakar tongkang artinya membakar kapal (terakhir) tempat mereka berlayar. Dari kisah ini diyakini kalau leluhur Bagansiapiapi merupakan orang Tang- lang generasi Hokkien yang berasal dari Distrik Tong’ an (Tang Ua) di Xiamen, Fujian, di Tiongkok Selatan.

Mereka meninggalkan negaranya dengan kapal yang mempunyai pangkalan datar yang digunakan sebagai alat pengangkat pasir serta mineral yang ditambang skemudian 'tongkang'. 

baca juga

Mulanya, terdapat 3 kapal tongkang dalam ekspedisi ini, namun hanya satu kapal yang menggapai tepi laut Sumatera yakni kelompok yang dinahkodai Ang Mie Kui.

Kapal-kapal tersebut berhasil melabuhkan kapal yang ditumpanginya di tepi laut Riau karena mengikuti hewan kunang-kunang yang berkedip-kedip di tengah malam dan oleh penduduk setempat dikenal dengan nama api-api. 

Sesampainya di tanah tidak berpenghuni yang terdiri dari rawa-rawa, hutan, serta padang rumput, mereka memutuskan buat menetap dan memberinya nama Bagansiapiapi yang bermakna "Tanah Kunang-kunang". Para warga Tiongkok inipun bersumpah tidak akan kembali ke tanah air mereka dengan membakar kapal tongkang tersebut.

Imigran Tiongkok lantas menetap hingga sekarang di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.  Festival bakar tongkang ini dirayakan setiap tahun pada hari ke-16 bulan ke-5 berdasarkan kalender tahunan Tiongkok. Tradisi ini pula yang disebut Go Gek Cap Lak (dari kata Go berarti 5 serta Cap Lak yang berarti ke-16).

Adapun replika kapal yang dibakar dalam festival tersebut bisa mencapai ukuran  8, 5 meter, lebar 1, 7 meter serta berat 400Kg. Kapal ini dibiarkan selama satu malam di Kuil Eng Hok King untuk diberkati.

Setelah itu, replika kapal tongkang diarak keliling kota sebelum akhirnya dibakar. Prosesi bakar Tongkang juga mengaitkan atraksi Tan Ki. 

Festival ini juga diramaikan dengan atraksi keahlian menusuk diri peserta dengan pisau ataupun tombak tajam tapi tidak meninggalkan bekas luka, agak mirip dengan tradisi Tatung di Singkawang di Kalimantan Barat. 

Pada tahap ini, ribuan potongan kertas doa kuning hendak ditemplekan  pada kapal disertai doa-doa dari orang-orang kepada leluhur mereka, sebelum kapal itu akhirnya terbakar. Festival tersebut juga diadakan berbagai kegiatan lain seperti lomba perahu nelayan, pertunjukan seni budaya dan pasar malam. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis di Rumah Duka

Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis di Rumah Duka

Video | Kamis, 24 September 2026 | 19:30 WIB

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:15 WIB

Prabowo Terima Angkatan Laut Italia yang Antar Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Istana

Prabowo Terima Angkatan Laut Italia yang Antar Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Istana

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:17 WIB

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah Sukarman Kru Kapal Jurnalis Hilang Diterbangkan ke Jakarta

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah Sukarman Kru Kapal Jurnalis Hilang Diterbangkan ke Jakarta

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:46 WIB

Ombak Tak Bisa Dikendalikan, Tapi Keselamatan Bisa Dipersiapkan

Ombak Tak Bisa Dikendalikan, Tapi Keselamatan Bisa Dipersiapkan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 13:00 WIB

Jasad ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu

Jasad ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu

Video | Rabu, 23 September 2026 | 15:59 WIB

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:41 WIB

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:42 WIB

Iran Mau Jual Kapal Sitaan AS dan Israel di Selat Hormuz, Duitnya untuk Korban Perang

Iran Mau Jual Kapal Sitaan AS dan Israel di Selat Hormuz, Duitnya untuk Korban Perang

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:25 WIB

Basarnas Temukan Dua Korban KM Virgo, Total Korban Jiwa Capai 15 Orang

Basarnas Temukan Dua Korban KM Virgo, Total Korban Jiwa Capai 15 Orang

Video | Selasa, 22 September 2026 | 17:50 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×