Viral! Aksi Pungli di Bengkalis Terekam Kamera, Pelaku Ciut Saat Tahu Direkam

Muhammad Ilham Baktora

Kamis, 04 Juli 2024 | 21:01 WIB
Viral! Aksi Pungli di Bengkalis Terekam Kamera, Pelaku Ciut Saat Tahu Direkam
Kolase seorang pria oknum preman melakukan aksi pungli di Riau. (Instagram/@memomedsos)

Suara.com - Kasus pungutan liar (pungli) di jalur lintas Rangau, Desa Petani, Kecamatan Bengkalis, Riau viral di media sosial. Seorang pria terciduk memaksa meminta uang jalan kepada sopir truk yang diberhentikan.

Mengutip @memomedsos, Kamis (4/7/2024), seorang pria yang mengendarai motor awalnya memberhentikan truk yang hendak meneruskan perjalanannya. Namun di tengah jalan, muncul seorang pria dan memaksa meminta uang.

"Sebuah video viral di medsos TikTok memperlihatkan aksi pungli seorang pria kepada sopir truk di Jalan Rangau, Desa Petani, Bengkalis, Riau," tulis caption di awal kalimat.

Seorang pria berkaus kerah merah-hitam menggunakan topi awalnya memasang wajah garang untuk meminta uang. Dalihnya ia berencana membantu sopir untuk melintasi jalan berlubang ini dan meminta uang Rp20 ribu.

"Iya terus kok keras ngeras abang minta uang 20. Maksud abang apa minta-minta maksa 20 ribu?" tanya sopir sambil merekam aksi pungli tersebut.

Sadar wajahnya tampil di rekaman handphone, pria tersebut mengubah mimiknya menjadi tenang, sambil mempersilahkan sopir truk melintas.

"Ah lewat aja bang, enggak minta kita bang, enggak ada kita minta duit bang, oke, abang kasih kami ambil, enggak dikasih pun enggak apa," ujar si sopir sambil menyalakan motor dan berbalik arah.

Sedikit terlihat wajah pria tersebut kesal karena batal mendapat uang tambahan dari para sopir truk yang akan melintas.

Aksi gagal oknum pemeras itu pun mendapat tanggapan dari netizen. Tak sedikit yang mengecam tindakannya yang justru ciut setelah direkam sopir truk.

baca juga

"Preman takut diviralin," celetuk netizen.

"Paling benci sama pungli," ujar netizen lainnya ketus.

"Pasti pas diem tuh dia lagi mikir," duga netizen satunya.

"Motor doang NMax, mental pengemis," kata lainnya.

"Kayak lagi nonton lawakan, sumpah," ujar netizen lain.

Kasus pungli di Indonesia nyaris tak pernah selesai, meski sudah viral di sejumlah media sosial. Hal itu diduga kuat tak adanya tindakan tegas dari pihak berwenang.

Tudingan bahwa ada oknum di balik layar yang menjaga aksi pungli oknum preman tersebut pun mencuat. Kendati begitu belum ada bukti konkret terhadap dugaan tersebut.

Terlepas dari bekingan yang diduga menjadi alasan pungli tak bisa diberantas, kasus meminta paksa uang ini seharusnya mulai ditinggalkan masyarakat. Jika pun ada uang yang harus dibayarkan oleh pengendara saat masuk wilayah tertentu, seharusnya dibuat secara legal dan dijabarkan secara rinci aturannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Keliling di Minimarket Bali Ini Tolak Kasar Orang yang Memberi Minum

Pedagang Keliling di Minimarket Bali Ini Tolak Kasar Orang yang Memberi Minum

News | Kamis, 04 Juli 2024 | 13:39 WIB

Viral Istri Ngamuk di Atas Panggung, Dorong dan Pukul Suami Saat Duet dengan Biduan

Viral Istri Ngamuk di Atas Panggung, Dorong dan Pukul Suami Saat Duet dengan Biduan

Lifestyle | Rabu, 03 Juli 2024 | 22:23 WIB

Diduga Curi Kotak Amal, Pria Ini salah Kabur hingga Siap Dibogem Mentah Warga

Diduga Curi Kotak Amal, Pria Ini salah Kabur hingga Siap Dibogem Mentah Warga

News | Rabu, 03 Juli 2024 | 21:40 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×