Cuma Kelompok Relawan Tapi Cawe-cawe Pilkada, Begini Alasan Projo

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 12 Juli 2024 | 20:51 WIB
Cuma Kelompok Relawan Tapi Cawe-cawe Pilkada, Begini Alasan Projo
Bendahara Projo Panel Barus saat menyampaikan keterangan kepada media di Kantor DPP Projo, Jakarta, Jumat (12/7/2024). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Kelompok relawan Pro Jokowi (Projo) serius ikut campur alias cawe-cawe dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di berbagai wilayah. Bahkan, Projo membentuk desk pilkada hingga mengeluarkan surat rekomendasi untuk calon kepala daerah.

Bendahara Umum DPP Projo Panel Barus mengakui bahwa langkah tersebut kerap mendapat pertanyaan dari publik. Ia mengaku punya alasan tersendiri, meski bukan partai politik (parpol).

"Iya pasti teman-teman bertanya, ini DPP Projo partai bukan, tapi yang mengurus Pilkada serentaknya serius sekali kan, mungkin ada pertanyaan begitu," ucap Panel di kantor DPP Projo, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2024).

DPP Projo disebutnya merasa perlu mengambil tanggung jawab besar dalam Pilkada 2024. Sebab, pihaknya ingin memastikan kesinambungan program pemerintahan pusat hingga ke daerah.

Apalagi, Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPP Projo memiliki tujuan Indonesia emas 2045.

Panel meyakini dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, maka cita-cita itu akan lebih mudah diraih.

"Kami berharap kepemimpinan di daerah yang terpilih melalui Pilkada ini sejalan dengan visi pemerintah pusat," ujarnya. Kontinuitas harus dijaga. Tanpa itu, Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud," ungkap Panel.

Dia menegaskan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia mendukung kontinuitas program dari era Jokowi. Hal ini terbukti dari kemenangan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pasangan ini mengusung visi-misi yang sejalan dengan program-program Jokowi dan bahkan berniat melanjutkannya.

"Oleh karena itu, dalam Pilkada serentak ini, kami ingin memastikan bahwa kontinuitas ini tetap berlanjut. Itulah yang membuat kami fokus dan serius, merespons momen Pilkada serentak ini dengan sepenuh hati," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Partai KIM 'Perang Saudara' di Pilkada, Projo: Yang Penting Sejalan Pemerintahan Prabowo-Gibran

Partai KIM 'Perang Saudara' di Pilkada, Projo: Yang Penting Sejalan Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Jum'at, 12 Juli 2024 | 19:59 WIB

Aceh sampai Raja Ampat, Ini 8 Nama Calon Kepala Daerah untuk Pilkada 2024 yang Didukung Projo

Aceh sampai Raja Ampat, Ini 8 Nama Calon Kepala Daerah untuk Pilkada 2024 yang Didukung Projo

News | Jum'at, 12 Juli 2024 | 17:13 WIB

Projo Bela Budi Arie yang Didesak Mundur Usai PDN Diretas: Kita Lagi Perang Masak Komandannya Disuruh Kabur

Projo Bela Budi Arie yang Didesak Mundur Usai PDN Diretas: Kita Lagi Perang Masak Komandannya Disuruh Kabur

News | Jum'at, 28 Juni 2024 | 21:10 WIB

Terkini

545 Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Wamendagri Singgung Bantuan Politik Tidak Jelas

545 Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Wamendagri Singgung Bantuan Politik Tidak Jelas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:58 WIB

Jaksa Minta Hakim Tolak Nota Pembelaan Nadiem Makarim

Jaksa Minta Hakim Tolak Nota Pembelaan Nadiem Makarim

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:56 WIB

75 Persen Keluarga RI Pakai Daycare, Menteri PPPA: Banyak yang Tak Berizin dan Berisiko bagi Anak!

75 Persen Keluarga RI Pakai Daycare, Menteri PPPA: Banyak yang Tak Berizin dan Berisiko bagi Anak!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:53 WIB

Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:51 WIB

Marak Kekerasan di Daycare, DPR Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Pengasuhan Anak

Marak Kekerasan di Daycare, DPR Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Pengasuhan Anak

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:43 WIB

Bukan Sekadar Teror, Polisi Didesak Sikat Otak Penyerangan Andrie Yunus!

Bukan Sekadar Teror, Polisi Didesak Sikat Otak Penyerangan Andrie Yunus!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:32 WIB

YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG

YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:23 WIB

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:17 WIB

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Sapa Penerimanya

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Sapa Penerimanya

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:11 WIB

Tak Ada Lagi 'Beda Nasib', Jalan Bopeng di Bawah Flyover UI Kini Mulai Mulus usai Depok Turun Tangan

Tak Ada Lagi 'Beda Nasib', Jalan Bopeng di Bawah Flyover UI Kini Mulai Mulus usai Depok Turun Tangan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:01 WIB