Pangeran Harry Bongkar Tradisi Kerajaan Berusia 64 Tahun yang Mengejutkan

Andi Ahmad S | Suara.com

Kamis, 18 Juli 2024 | 03:29 WIB
Pangeran Harry Bongkar Tradisi Kerajaan Berusia 64 Tahun yang Mengejutkan
Pangeran Harry (Instagram/@sussexroyal)

Suara.com - Baru-baru ini publik digemparkan dengan kabar dari negeri London atau Inggris usai Pangeran Harry dan Meghan Markle memberikan kejutan.

Kabar mengejutkan itu lantaran Pangeran Harry dan Meghan Markle disebut sangan menyimpang dengan tradisi. Mereka telah telah mengubah nama keluarga anak-anak mereka. Baru-baru ini, pasangan tersebut meluncurkan situs barunya, sussex.com, di mana banyak orang memperhatikan perubahan tersebut, Mirror melaporkan.

Putri Lilibet dan Pangeran Archie kini menggunakan nama keluarga Sussex, bukan Mountbatten-Windsors.

Pada tahun 1960, Mountbatten-Windsor ditetapkan oleh Penasihat Pribadi, penasihat resmi mendiang Ratu Elizabeth II.

Nama keluarga diterapkan pada keturunan laki-laki Elizabeth II dan Pangeran Philip.

Sebuah sumber mengatakan kepada The Times bahwa realitas di balik situs baru Harry dan Meghan adalah "sangat sederhana - ini adalah pusat pekerjaan yang dilakukan keluarga Sussex dan mencerminkan fakta bahwa keluarga tersebut, sejak penobatan Raja, memiliki nama keluarga yang sama untuk pertama kalinya. "

Sumber tersebut mencatat bahwa ini adalah "masalah besar bagi keluarga mana pun".

“Ini mewakili penyatuan mereka dan ini merupakan momen yang membanggakan,” tambah sumber itu.

Sementara itu, keputusan pasangan tersebut untuk menggunakan gelar kerajaan yang diberikan kepada anak-anak mereka agak "mengejutkan", karena banyak yang menuduh mereka membual tentang hubungan mereka dengan keluarga Kerajaan Inggris.

Setelah Anda membuka situs web, beranda menyambut pengguna ke situs resmi "Kantor Pangeran Harry & Meghan, Duke & Duchess of Sussex".

Selain itu, ia juga dilengkapi lambang khusus yang dirancang khusus untuk Meghan.

Situs web ini juga menawarkan biografi rinci untuk masing-masing dari mereka -- Harry dan Meghan -- secara terpisah.

"Pangeran Harry tinggal di California bersama istrinya Meghan, dan kedua anak mereka Pangeran Archie dan Putri Lilibet," demikian bunyi biografi Harry.

Menyebut anak-anak mereka sebagai 'Pangeran' dan 'Putri' telah menimbulkan "kejutan", kata seorang sumber kepada Mirror.

Archie dan Lilibet tidak diberikan gelar tersebut pada saat lahir karena saat itu mereka bukan cucu raja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pusat Perbelanjaan di China Terbakar, 6 Orang Tewas

Pusat Perbelanjaan di China Terbakar, 6 Orang Tewas

News | Kamis, 18 Juli 2024 | 01:42 WIB

Penampakan Api Berkobar di Pusat Perbelanjaan Tiongkok, Sejumlah Orang Masih Terjebak

Penampakan Api Berkobar di Pusat Perbelanjaan Tiongkok, Sejumlah Orang Masih Terjebak

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 22:05 WIB

Tragedi Maut di Peru, Bus Jatuh ke Jurang, 26 Orang Tewas

Tragedi Maut di Peru, Bus Jatuh ke Jurang, 26 Orang Tewas

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 21:49 WIB

Terkini

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:15 WIB

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:08 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme Negara, Rakyat Tolak 'Sandiwara' Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Dirut KAI Pastikan Tak Ada Pegawai Jadi Korban dalam Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:51 WIB

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

Saksi Mata Kecelakaan KRL Bekasi ke Media Asing: Semua Terjadi Sekejap Mata

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:50 WIB

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:43 WIB

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:37 WIB

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan

News | Selasa, 28 April 2026 | 08:35 WIB