Heru Budi Disindir, PSI Pasang Badan: Anies Cuma Ngomong yang Enak di Telinga Tapi Menjerumuskan Jakarta

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 22 Juli 2024 | 12:37 WIB
Heru Budi Disindir, PSI Pasang Badan: Anies Cuma Ngomong yang Enak di Telinga Tapi Menjerumuskan Jakarta
Tangkapan Layar Video WIlliam Aditya PSI di Indonesia Lawyers Club (YouTube/Indonesia Lawyers Club).

Suara.com - Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI William Aditya Sarana pasang badan membela Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono yang disindir eks Gubernur DKI Anies Baswedan karena menghilangkan bantuan untuk warga Jakarta.

Menurut William, Anies selama menjabat justru telah menjerumuskan Jakarta.

Ia  kemudian membalas sindiran Anies dengan mengatakan bahwa Heru tak pernah menghilangkan program pemberian bantuan sosial (bansos) untuk warga Jakarta. Justru, Heru sedang merapikan datanya agar tersalurkan ke penerima yang tepat.

Sebab, kata William, Anies justru tidak pernah melakukan perapian data seperti yang dilakukan Heru. Akibatnya, banyak penerima yang tak sesuai syarat masih menerima bantuan.

"Pak Heru lagi beres-beres data penerima bantuan yang hancur di Zaman Anies. Banyak orang mampu dapat bantuan di zaman Anies. Program sosial itu untuk warga tidak mampu," ujar William kepada Suara.com, Senin (22/7/2024).

Ketua DPP PSI ini menilai hal ini justru merupakan terobosan yang dilakukan oleh Heru. Sebab, Anies terkesan hanya ingin membuat warga senang tapi data penerima berantakan.

"Heru punya keberanian untuk merapihkan data, sedangkan Anies terjebak dalam populisme," ucapnya.

"Anies hanya sanggup ngomong yang enak di telinga tapi menjerumuskan Jakarta," tambahnya memungkasi.

Anies Baswedan sendiri merupakan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Usai masa jabatannya habis, Gubernur DKI diemban oleh Heru Budi Hartono sebagai Penjabat. Pada Pilkada 2024 mendatang, Anies kembali dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Anies sebelumnya mengkritik soal kinerja Heru Budi yang dianggap menyunat kebijakann yang telah dibuat olehnya.

Ia mengklaim, selama dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI, kondisi Jakarta dalam keadaan baik-baik saja. Masyarakat dinilai merasakan damai dan ketenangan.

Anies juga menyebut hal itu bisa kembali, jika ia kembali menjabat sebagai Gubernur.

“Kami ingin suasana pemerintah provinsi penuh kasih sayang pada warganya. Bukan Pemprov yang pelit, bukan Pemprov yang membatasi manfaat yang diterima warganya,” ucap Anies saat menerima dukungan dari Ormas Bang Japar, di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Doakan Riza Patria Jadi Wali Kota Tangsel dan Tak Mau Lagi 'Amin' Tapi...

Anies Doakan Riza Patria Jadi Wali Kota Tangsel dan Tak Mau Lagi 'Amin' Tapi...

Kotak Suara | Minggu, 21 Juli 2024 | 20:24 WIB

Anies Santai Meski Belum Dapat Rekomendasi PKB-NasDem Maju Pilkada DKI: Deadline Masih Panjang

Anies Santai Meski Belum Dapat Rekomendasi PKB-NasDem Maju Pilkada DKI: Deadline Masih Panjang

Kotak Suara | Minggu, 21 Juli 2024 | 17:39 WIB

Heru Budi Merasa Dikambinghitamkan Soal Kondisi Jakarta, Anies Langsung Beri Respons

Heru Budi Merasa Dikambinghitamkan Soal Kondisi Jakarta, Anies Langsung Beri Respons

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 17:01 WIB

Terkini

Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas

Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:36 WIB

Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata

Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal

AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:32 WIB

Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan

Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB

KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot

KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:17 WIB

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:15 WIB

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:07 WIB

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!

News | Selasa, 28 April 2026 | 15:04 WIB

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:59 WIB