Kontroversi dan Sepak Terjang Kamala Harris, Capres AS Pengganti Joe Biden

M Nurhadi

Senin, 22 Juli 2024 | 17:28 WIB
Kontroversi dan Sepak Terjang Kamala Harris, Capres AS Pengganti Joe Biden
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden AS Kamala Harris pada KTT ASEAN-AS, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (06/09/2023). (Foto: Media Center ASEAN 2023)

Suara.com - Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris menyatakan niatnya untuk menggantikan Joe Biden dalam pencalonan Presiden Amerika Serikat pada pemilu 5 November 2024 mendatang. Kontroversi dan Sepak Terjang Kamala Harris pun disorot karena pencalonannya. Harris akan berjuang agar dirinya dipilih oleh Partai Demokrat sebagai calon presiden menggantikan Biden.

Seperti diketahui, Joe Biden pada Minggu kemarin resmi mengumumkan mundur sebagai calon presiden dari Partai Demokrat untuk pemilihan presiden Amerika Serikat 2024. Pengunduran diri calon petahana itu diumumkan Joe Biden lewan akun X resminya, @JoeBiden. 

"Saya telah memutuskan untuk tidak menerima nominasi tersebut dan memfokuskan seluruh energi saya kepada tugas saya sebagai Presiden selama sisa masa jabatan saya," ujar Biden dilihat pada Senin (22/7/2024).

Biden mengumumkan dukungannya untuk Kamala Harris  (59) yang akan menggantikannya sebagai calon presiden dari Partai Demokrat. "Hari ini saya ingin memberikan dukungan dan dukungan penuh saya agar Kamala menjadi calon partai kita tahun ini," kata Biden dalam pesannya pada X itu.

Kontroversi dan Sepak Terjang Kamala Harris

Sebelum memenangi pemilihan presiden pada 2020, Kamala Harris merupakan pengacara sekaligus senator. Karier politiknya menanjak setelah dia berpasangan dengan Joe Biden mengalahkan calon presiden Partai Republik, Donald Trump. Saat itu Harris memperebutkan kursi wakil presiden bersaing dengan wakil Trump, Mike Pence. 

Kamala Devi Harris lahir di Oakland, California pada tanggal 20 Oktober 1964. Nama Kamala merupakan pemberian oleh ibunya yang memiliki arti “Teratai” sebagai bagian dari budaya India. Kamala juga berarti nama lain untuk dewi Hindu Lakshmi dan pemberdayaan perempuan.

Ia merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Adiknya, Maya berprofesi sebagai advokat yang mengurusi kebijakan publik. Sementara sang ibu, Shymala Gopalan merupakan seorang peneliti kanker sekaligus aktivis hak-hak sipil dari India. Ayahnya, Donald Harris yang merupakan pengajar di Universitas Stanford dan juga ekonom dari Jamaika.

Harris pernah mengenyam pendidikan sarjana Ilmu Politik dan Ekonomi pada tahun 1986 di Howard University, Washington D.C. dan aktif menjadi anggota perkumpulan mahasiswa kulit hitam bernama Alpha Kappa Alpha. Ia juga pernah mengeyam pendidikan di University of California pada tahun 1989 dan memperoleh gelar sarjana hukum. Latar belakang pendidikan inilah yang mengantarkan Harris menapaki karier di bidang hukum dan politik.

baca juga

Karier Kamala Harris secara profesional di dunia hukum tak boleh dianggap remeh. Pada 1990 - 1998, Kamala Harris telah bekerja sebagai seorang wakil jaksa wilayah di Oakland, California. Ia mendapatkan reputasi tinggi setelah sering menuntut kasus kekerasan geng, pelecehan seksual, dan pedagangan narkoba.

Tahun 2004, Harris menjadi jaksa wilayah dan pada 2011 hingga 2017 ia terpilih menjadi seorang Jaksa Agung California ke-32. Dia menjadi orang Afrika-Amerika pertama yang memegang jabatan tersebut. Kariernya kemudian melesat hingga bergabung dengan Partai Demokrat dan menjadi politikus yang menduduki jabatan senator sejak 2017.

Ia juga sempat menjadi jaksa distrik San Francisco. Pada 11 Agustus 2020, Joe Biden memilih Harris sebagai calon Wakil Presiden Amerika Serikat untuk bersaing dengan petahana Presiden Donald Trump dari Partai Republik dan Wakilnya Mike Pence.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joe Biden Mundur Demi Bersatunya Partai Demokrat, Anggota Komite: Kita Tidak Mau Dipimpin Donald Trump

Joe Biden Mundur Demi Bersatunya Partai Demokrat, Anggota Komite: Kita Tidak Mau Dipimpin Donald Trump

News | Senin, 22 Juli 2024 | 15:24 WIB

Donald Trump Sebut Joe Biden Bisa Jadi Presiden Amerika Serikat Karena Kebohongan

Donald Trump Sebut Joe Biden Bisa Jadi Presiden Amerika Serikat Karena Kebohongan

News | Senin, 22 Juli 2024 | 11:13 WIB

Maju di Pilpres AS Gantikan Joe Biden, Kamala Harris: Saya Siap Kalahkan Donald Trump dan Proyek Ekstremnya!

Maju di Pilpres AS Gantikan Joe Biden, Kamala Harris: Saya Siap Kalahkan Donald Trump dan Proyek Ekstremnya!

News | Senin, 22 Juli 2024 | 07:36 WIB

Mark Zuckerberg Puji Semangat Trump Pasca Percobaan Pembunuhan

Mark Zuckerberg Puji Semangat Trump Pasca Percobaan Pembunuhan

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 01:00 WIB

Donald Trump Bahas Hubungannya dengan Kim Jong-un, Sebut Ingin Bertemu Lagi: Dia Merindukan Saya

Donald Trump Bahas Hubungannya dengan Kim Jong-un, Sebut Ingin Bertemu Lagi: Dia Merindukan Saya

News | Minggu, 21 Juli 2024 | 00:00 WIB

Tidak Seperti Elon Musk, Mark Zuckerberg Ogah Mendukung Joe Biden dan Donald Trump?

Tidak Seperti Elon Musk, Mark Zuckerberg Ogah Mendukung Joe Biden dan Donald Trump?

News | Sabtu, 20 Juli 2024 | 11:21 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB