Puluhan Pegawai Kemenparekraf Terlibat Judi Online, Sandiaga: Percuma Ngumpet, Semua Sudah Terpantau

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Selasa, 30 Juli 2024 | 21:45 WIB
Puluhan Pegawai Kemenparekraf Terlibat Judi Online, Sandiaga: Percuma Ngumpet, Semua Sudah Terpantau
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan kalau pegawainya ada yang terindikasi judi online atau judol. Dari hasil penelusuran, ada puluhan pegawai Kemenparekraf yang terjerat judol.

Kemenparekraf mulanya mendapat teguran dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
atas 14 pegawainya yang terindikasi judol. Kemudian Sandi mengungkapkan bahwa ada surat teguran kedua untuk 19 pegawai lainnya yang lakukan hal sama.

"Ternyata (surat kedua) ada 19 (orang) lagi (terindikasi judi online). Jadi percuma ngumpet-ngumpet, karena semua sudah terpantau oleh PPATK," kata Sandiaga lewat keterangannya dalam acara Sosialisasi Larangan Judi Online bagi ASN di lingkungan Kemenparekraf, Selasa (30/7/2024).

Sandiaga memerintahkan puluhan pegawainya yang sudah terjerat judol itu agar segera berhenti. Dia juga mengingatkan untuk tidak termakan atas iming-iming keuntungan besar dari judol.

"Ini merupakan realita, bahwa tidak ada yang mendapatkan keuntungan atau menang dari judi, karena itu hanya sebuah ilusi dan akhirnya kita akan menghadapi kehancuran kalau kita tergiur oleh judi online," ucap Sandiaga.

Menurutnya, ada lima kerugian yang dapat dialami pelaku judol. Pertama, kerugian finansial. Bukan hanya terhadap diri sendiri, tapi juga keluarga dan orang sekitar.

Ilustrasi judi online. [Dok.Antara]
Ilustrasi judi online. [Dok.Antara]

Selain itu, praktik judol juga dapat merusak kesehatan mental dan fisik.

"Ini sudah bisa dipastikan pelakunya akan terganggu kestabilan jiwanya," ujar mantan Wakil Gubernur Jakarta tersebut.

Selanjutnya terganggunya hubungan sosial dengan pasangan, anak, orang tua, dan masyarakat sekitar akibat judol.

baca juga

"Keempat adalah masalah hukum, pejudi akan dihadapkan dengan masalah hukum karena telah melakukan tindak kriminal dan bisa memicu kriminalitas. Banyak yang sudah dikupas bahwa judi online akhirnya berujung kepada kegiatan-kegiatan kriminal," ujar Sandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenparekraf Gelar Pameran AKI 2024 di Magelang: Apresiasi Fesyen, Desain, dan Kuliner Berkualitas

Kemenparekraf Gelar Pameran AKI 2024 di Magelang: Apresiasi Fesyen, Desain, dan Kuliner Berkualitas

Lifestyle | Selasa, 30 Juli 2024 | 19:09 WIB

Sandiaga Skakmat Kemenkeu soal Cukai Tiket Konser: Hitung Dulu, Jangan Asal Gebrak!

Sandiaga Skakmat Kemenkeu soal Cukai Tiket Konser: Hitung Dulu, Jangan Asal Gebrak!

Video | Selasa, 30 Juli 2024 | 12:05 WIB

Geliat Industri E-Sport: Kejurnas Free Fire 2024 di Bandung Pecahkan Rekor

Geliat Industri E-Sport: Kejurnas Free Fire 2024 di Bandung Pecahkan Rekor

Sport | Selasa, 30 Juli 2024 | 13:54 WIB

Sandiaga Dukung Monas Dibuka Sampai Malam Setiap Akhir Pekan

Sandiaga Dukung Monas Dibuka Sampai Malam Setiap Akhir Pekan

News | Selasa, 30 Juli 2024 | 09:53 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB