Beban Ganda Korban TPPO: Diperkosa Hingga Hamil, Tak Berani Pulang Bawa Anak

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Minggu, 04 Agustus 2024 | 11:32 WIB
Beban Ganda Korban TPPO: Diperkosa Hingga Hamil, Tak Berani Pulang Bawa Anak
Ilustrasi korban perdagangan orang atau TPPO. [ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/Spt.]

Suara.com - Tenaga kerja wanita (TKW) yang jadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ditambah lagi alami pelecehan seksual dan diperkosa hingga hamil bisa jadi mengalami masalah ganda.

Salah seorang penyintas korban TPPO di Taiwan, Maizidah Salas, mengungkapkan bahwa banyak TKW yang alami peristiwa seperti itu. Mereka sampai kebingungan untuk pulang ke Indonesia karena kondisinya yang hamil atau bahkan sudah melahirkan.

"Dia dilema ketika akan pulang. Bisa jadi perempuan ini statusnya masih punya suami, tetapi malah membawa anak, atau dia masih single dan pulang akan membawa anak," cerita Salas ditemui di kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) beberapa waktu lalu.

Akibat kondisi tersebut, anak hasil perkosaan itu yang kemudian menjadi korban juga. Salas mengungkapkan, tak jarang anak tersebut ditelantarkan bahkan menjadi korban TPPO juga karena ibunya tak sanggup membawanya pulang ke Tanah Air.

"Banyak anak-anak yang menjadi korban TPPO, diberikan ke salah satu yayasan. Atau bahkan terjadi dibuang atau dibunuh, itu bisa terjadi seperti itu. Karena saking bingungnya perempuan ini untuk melanjutkan kehidupan berikutnya," beber Salas.

Sebagai penyintas TPPO di Taiwan yang juga pernah alami pelecehan seksual, menurut Salas, trauma yang terjadi akibat pengalaman pahit itu tidak akan mudah sembuh. Dia sendiri masih mengingat detail dari kejadian yang dialaminya saat jadi pekerja migran di Taiwan pada 2001 sampai 2006.

"Saya mengalaminya itu sejak tahun 2001 ya, pulang 2006. Sampai hari ini ketika bicara TPPO, saya masih ingat betul apa yang terjadi seolah-olah kejadian itu baru kemarin karena itu begitu menyakitkan," ujar Salas.

"Saya pikir masih banyak perempuan-perempuan pekerjaan migran yang mengalami hal yang sama dengan saya," imbuhnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Buka-bukaan Aktor Utama Judi Online, dari Lima Nama hingga Inisial T

Mahfud MD Buka-bukaan Aktor Utama Judi Online, dari Lima Nama hingga Inisial T

News | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 10:39 WIB

Desakan Ekonomi Membuat TKI Rentan Terjerat Perdagangan Orang

Desakan Ekonomi Membuat TKI Rentan Terjerat Perdagangan Orang

Video | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 08:05 WIB

Dilarang Salat, Korban Perdagangan Orang di Taiwan: Majikan Bilang 'Tuhan Kamu di Indonesia, Bukan di Sini

Dilarang Salat, Korban Perdagangan Orang di Taiwan: Majikan Bilang 'Tuhan Kamu di Indonesia, Bukan di Sini

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 16:50 WIB

Indonesia Masih Jadi Sarang Perdagangan Orang, Kasus Tersebar dari Jakarta Sampai Papua

Indonesia Masih Jadi Sarang Perdagangan Orang, Kasus Tersebar dari Jakarta Sampai Papua

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 22:30 WIB

Pura-pura jadi Pembeli, Tim Gabungan Berhasil Selamatkan Gadis di Bawah Umur dari Upaya Perdagangan Orang di San Diego

Pura-pura jadi Pembeli, Tim Gabungan Berhasil Selamatkan Gadis di Bawah Umur dari Upaya Perdagangan Orang di San Diego

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 06:05 WIB

Desakan Ekonomi Jadi Pemicu TKI Mudah Terjebak Perdagangan Orang

Desakan Ekonomi Jadi Pemicu TKI Mudah Terjebak Perdagangan Orang

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 19:39 WIB

Menteri PPPA Ungkap Perdagangan Orang di Luar Negeri Paling Banyak Dialami Pekerja ART

Menteri PPPA Ungkap Perdagangan Orang di Luar Negeri Paling Banyak Dialami Pekerja ART

News | Rabu, 31 Juli 2024 | 19:33 WIB

Terkini

Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Semapat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan

Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Semapat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:01 WIB

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:10 WIB

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

×