Desakan Ekonomi Jadi Pemicu TKI Mudah Terjebak Perdagangan Orang

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 01 Agustus 2024 | 19:39 WIB
Desakan Ekonomi Jadi Pemicu TKI Mudah Terjebak Perdagangan Orang
Asisten deputi bidang perlindungan Hak Perempuan pekerja dan TPPO, Prijadi Santoso. (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Desakan kebutuhan ekonomi tercatat menjadi faktor utama awal mula seseorang bekerja di luar negeri dan menjadi imigran. Bayangan memiliki gaji besar di luar negeri membuat para pekerja itu jadi tergesa-gesa dalam menjalani proses kerja tersebut.

Asisten deputi bidang perlindungan Hak Perempuan pekerja dan TPPO, Prijadi Santoso, menyampaikan bahwa sikap tersebut justru membuat calon imigran itu rentan terjebak pada tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

"Korban TPPO yang paling banyak tadi masalah ekonomi, kemudian pendidikan. Tapi ekonomi itu paling banyak," kata Prijadi dalam diskusi media di kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Jakarta, Kamis (1/8/2024).

Prijadi melihat kalau faktor ekonomi itu tidak menjadi faktor tunggal. TKI yang terjebak TPPO tersebut kebanyakan perempuan yang terdesak himpitan ekonomi serta masalah keluarga dengan perlakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari pasangan.

"Mereka akhirnya karena ketidaksiapannya secara psikologis dan ekonominya itu yang menyebabkan terjebak dalam TPPO," kata Prijadi.

Selain itu, rendahnya tingkat pendidikan dan pemahaman juga turut menjadi faktor rentan terjebak TPPI. Prijadi menyampaikan bahwa kecenderungan TKI mengharapkan peningkatan kesejahteraan secara instan melalui gaji lebih tinggi di luar negeri

"Mereka hanya modal nekat terus kayaknya ini menarik langsung ikut gitu saja. Jadi ini yang sebenarnya ketika masyarakat atau warga kita yang akan memilih suatu pekerjaan itu benar-benar harus dicek, dipilih betul supaya dia tidak terjadi atau kejebak dalam tindakan perdagangan orang," tuturnya.

Data KPPPA mencatat bahwa ada sebanyak 252 orang dewasa jadi korban TPPO selama 2023. Dalam periode yang sama, anak-anak juga ada yang menjadi korban TPPO sebanyak 206 orang. Angka itu berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) milik Kementerian PPPA.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijebak jadi PSK, Begini Modus Batman dkk Raup Cuan dari Hasil Kirim Puluhan Wanita Indonesia ke Australia

Dijebak jadi PSK, Begini Modus Batman dkk Raup Cuan dari Hasil Kirim Puluhan Wanita Indonesia ke Australia

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 14:39 WIB

Ungkap Sindikat Perdagangan Orang, DFW Indonesia: Pemerintah RI Gagal Tegakkan Hukum di Laut

Ungkap Sindikat Perdagangan Orang, DFW Indonesia: Pemerintah RI Gagal Tegakkan Hukum di Laut

News | Kamis, 18 Juli 2024 | 00:00 WIB

Tega! Remaja di Cengkareng Jual Pacarnya Sendiri Lewat Aplikasi

Tega! Remaja di Cengkareng Jual Pacarnya Sendiri Lewat Aplikasi

News | Kamis, 04 Juli 2024 | 02:00 WIB

Lebih dari Sekadar Gaji Besar, Ini Daya Tarik Bekerja di Luar Negeri bagi Orang Indonesia

Lebih dari Sekadar Gaji Besar, Ini Daya Tarik Bekerja di Luar Negeri bagi Orang Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 14 Juni 2024 | 07:20 WIB

Terkini

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:31 WIB

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

Kalbar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:19 WIB

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Saat Kekuatan Super Bertemu dengan Masalah Finansial: Dilema Kocak Lee Jun-ho di Drama Cashero

Saat Kekuatan Super Bertemu dengan Masalah Finansial: Dilema Kocak Lee Jun-ho di Drama Cashero

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Bolehkah Mencampur Serum Niacinamide dengan Serum Centella Asiatica?

Bolehkah Mencampur Serum Niacinamide dengan Serum Centella Asiatica?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Bukan Cuma Lembaga Keuangan, Luthfi Dorong Ekonomi Syariah Jateng Masuk ke UMKM

Bukan Cuma Lembaga Keuangan, Luthfi Dorong Ekonomi Syariah Jateng Masuk ke UMKM

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mulai Rp50 Ribuan! Rekomendasi Serum Bebas Pewangi agar Jerawat Minggat Tanpa Bikin Kering

Mulai Rp50 Ribuan! Rekomendasi Serum Bebas Pewangi agar Jerawat Minggat Tanpa Bikin Kering

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×